image
Login / Sign Up

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Hervin Saputra

Antoine Griezmann

Image

Antoine Griezmann sedang berada dalam masa terbaiknya sebagai pesepakbola dengan memenangi Liga Europa bersama Atletico Madrid dan Piala Dunia Rusia 2018 bersama Prancis. | REUTERS/Charles Platiau

AKURAT.CO,Memutuskan bertahan di Atletico Madrid adalah kabar terbaik bagi suporter tentang Antoine Griezmann di musim panas ini. Keputusan itu diwarnai dengan sukses besar Griezmann merebut gelar Piala Dunia Rusia 2018 bersama Prancis plus memenangi Liga Europa dan Piala Super Eropa 2018 untuk Atletico.

Pada 17 September 2018, salah satu media olahraga terkemuka Spanyol, AS, memuat wawancara dengan pemain yang memulai karirnya di klub asal Basque, Real Sociedad, itu.

Dalam kesempatan ini, Griezman berbicara tentang masa ketika ia disiuli suporter Atletico, bagaimana Fernando Torres mendukungnya, Diego Costa yang memperbaiki penampilannya, serta kedudukannya yang disejajarkan dengan pemain sekelas Lionel Messi serta Cristiano Ronaldo. Berikut petikannya:

baca juga:

Anda memulai musim baru dan sepertinya saat ini adalah momen terbaik dalam karir Anda, berada di puncak setelah memenangi gelar bersama Atletico Madrid dan menaklukkan Piala Dunia bersama Prancis.

Ya, itu benar. Karena saya menikmati sepakbola saya, sepakbola rekan setim dan pelatih yang saya punya, di klub dan tim nasional… Saya beruntung dan saya berharap bisa terus seperti ini.

Ketika Anda meninggalkan negara Anda di usia 13 tahun ke San Sebastian (markas Real Sociedad), apakah Anda membayangkan semua yang terjadi dalam hidup Anda sebagai seorang pesepakbola profesional?

Impian saya selalu untuk memenangi gelar. Piala Dunia adalah impian sejak saya masih kecil. Saya hidup di tahun 98 dan ingin menjadi pemain sepakbola dan bermain untuk tim saya dan memenangi Piala Dunia.

Lalu, ketika Anda tiba di sebuah klub, Anda ingin memenangi gelar dan ketika saya tiba di Atletico target saya adalah memenangi salah satunya dan kami mampu melakukannya. Pertama dengan menaklukkan Liga Europa dan kemudian Piala Super Eropa.

Antoine Griezmann dan Kylian Mbappe bersama trofi Piala Dunia dalam laga Liga UEFA Nations League versus Belanda, 9 September silam. REUTERS/Charles Platiau.

Dalam beberapa waktu terakhir ada beberapa kontroversi karena Anda tidak menjadi nominasi Pemain Terbaik Dunia dan banyak orang yang terlibat dengan sepakbola menganggap ada ketidakadilan terhadap Anda. Bagaimana Anda menghadapi hal ini?

Kami tidak bisa melakukan apa-apa. Itu adalah penghargaan FIFA dan adalah hal memalukan jika tak ada juara Piala Dunia dinominasikan. Kami melakukan Piala Dunia yang hebat dan seluruh skuat layak mendapat penghargaan: (Kylian) Mbappe, (Raphael) Varane, (N’Golo) Kante, meskipun tak banyak yang menyebut mereka bermain di Piala Dunia yang hebat, atau saya sendiri…

Tapi, memang seperti. Menurut saya Ballon D’Or memiliki gengsi yang lebih, lebih banyak sejarah. Saya memiliki itu di kepala saya dan ada tiga bulan untuk memberikan semuanya dan kemudian kita lihat apa yang terjadi.

Tetapi , apakah Anda terkejut karena tidak berada dalam jajaran kandidat Pemain Terbaik tahun ini?

Seperti yang sudah saya katakan, saya tidak berada dalam daftar nominasi, tapi juga tidak ada pemain Prancis lainnya. Kami melakukan turnamen yang hebat di Piala Dunia Rusia, tetapi begitulah adanya (nominasi Ballon D’Or). Menurut saya kami tidak perlu mundur dan harus melihat ke depan.

Anda adalah juara dunia bersama Prancis dan Liga Europa serta Piala Super Eropa, tetapi setahun yang lalu pemandangannya tidak sama. Bagaimana Anda saat  itu?

Itu (adalah momen) yang sangat buruk. Saya tidak tahu. Saya melihat semuanya salah. Saya berpikir itu adalah kesalahan orang lain dan saya tidak merasa baik. Ketika saya tidak baik di luar lapangan, saya bisa lebih buruk di dalam (lapangan).

Tetapi dengan bantuan Cholo (sapaan Diego Simeone), rekan-rekan saya, (Diego) Godin, bersama mereka saya habiskan banyak waktu, bantuan istri saya… kami bisa mengatasinya. Lalu Diego Costa tiba, yang menolong saya di lapangan dan banyak berkembang dari Januari hingga saat ini.

Diego Costa-Griezmann adalah duet impian oleh sebagian besar fan Atletico dan pada akhirnya fan ingin melihatnya di lapangan.

Itu benar bahwa saya perlu mengenal lebih baik pergerakannya (Costa) di lapangan, meskipun saya bisa melakukannya dan itu akan lebih mudah. Tapi bukanlah masalah untuk melihat gawang di mana dia atau saya bisa mencetak gol. Tidak ada masalah dengan hal itu.

Antoine Griezmann bersama Diego Costa dalam salah satu laga Atletico Madrid. REUTERS/Jon Nazca.

Kami tidak tahu apakah ilusi bermain bersama Diego Costa bisa mempengaruhi masa saat ini di mana Anda akan bertahan di Atletico…

Tentu saja, ilusi dalam hal itu memang ada, karena saya melihat bahwa saya banyak berkembang sejak dia datang. Dia membuat saya berkembang dan membawa saya ke puncak. Ini juga membantu Anda untuk terus (di Atletico).

Apa momen yang membuat Anda memutuskan menjadi pemain yang membawa Anda berada di Atletico saat ini?

Di akhir November atau Desember, saya mencapai puncak statistik di mana saya mencetak lebih sedikit gol dan menyumbang lebih sedikit assist. Mungkina karena ketika saya berusia 13 atau 14 tahun itu adalah ketika saya di masa terburuk, karena hari-hari semakin singkat dan saya merindukan keluarga saya. Saya buruk dan tidak bahagia.

Mungkin saat ini saya tidak memperhatikannya karena saya punya keluarga di sisi saya. Tapi, menurut saya kehadiran Diego Costa adalah kunci semuanya. Dan pada hari libur, saya melakukan banyak hal baik. Pada akhirnya saya bisa mengatasinya.

Sejumlah kritikus dan ahli percaya bahwa Anda telah menjadi pesepakbola terbaik di dunia. Apakah Anda memikirkan hal itu?

Ada beberapa cara berbeda untuk menonton sepakbola. Sudah jelas saya pemain yang berbeda dari Cristiano (Ronaldo), (Lionel) Messi, Neymar, atau (Kylian) Mbappe.

Saya berada di puncak tetapi saya bisa berkembang. Saya berusaha menjadi selengkap yang saya bisa. Saya tidak akan mencetak 50 gol, tapi saya berusaha untuk membantu serangan dan bekerja untuk tim.

Lionel Messi dan Antoine Griezmann dalam sebuah laga. ISTIMEWA.

Seorang Griezmann telah menyaksikan banyak rekor di Atletico: semakin berkembang, semakin terlibat di lapangan tengah, turun dalam semua permainan untuk menahan lawan… semua ini, apa yang diminta Cholo?

Dia meminta saya untuk berada di antara garis (tengah) dan tidak turun terlalu jauh. Tapi terkadang saya melihat tim butuh jeda dan saya akan turun. Jika tim butuh kedalaman dengan sebuah umpan atau pergerakan, saya akan memberikannya. Ketika saya melihat seluruh rekan setim saya bertahan, saya tidak bisa diam dan bilang saya tetap (di posisi) dan mereka memberikan saya bola. Saya lebih suka memberikan bantuan untuk kebaikan tim.

Tapi, Anda akan setuju dengan kami bahwa tidak normal melihat seorang pemain dengan kategori Anda banyak berlari mengorbankan dirinya untuk kebaikan tim…

Tapi ketika Anda melihat apa yang dilakukan rekan setim.. El Cholo memiliki tim yang seperti itu. Setiap orang bekerja untuk rekannya dan Anda tidak punya pilihan selain membantu.

Dalam beberapa pertandingan, itu mungkin akan membuat Anda lebih lelah dan Anda tidak akan turun dari arena Anda untuk bertahan, tapi Anda akan “membantu” media. Sebagai tambahan, dengan (pelatih keburagan Atletico) Prof Ortega kami bisa mengatasi situasi apapun.

Anda pernah mengatakan bahwa dalam peristiwa tertentu Anda ingin duduk satu “meja” di mana Messi dan Ronaldo makan. Apakah Anda sudah duduk di meja itu?

Ya, menurut saya begitu. Dan saya tahu ada pemain lain yang akan datang. Apa yang ada di atas meja adalah citra bahwa saya bisa menikmati apa yang ada di meja itu. Tapi saya juga tahu bahwa saya bisa lebih baik. Saya ingin berkembang, saya ingin menang dan saya ingin terus seperti ini, bermain dengan cara ini.

Ketika saya bicara dengan Anda, Anda tidak bisa berhenti membicarakan tentang perkembangan. Apa yang menurut Anda bisa Anda kembangkan? Dalam hal apakah?

Dalam hal membaca permainan, serangan… dalam umpan, dalam kembali ke gawang rival. Saya tahu saya bisa mencetak lebih banyak gol, memberikan lebih banyak umpan dan bertahan lebih baik… Itu meminta kerja untuk berkembang.

Diego Simeone dan Antoine Griezmann usai laga Atletico Madrid versus Eibar, akhir pekan lalu. REUTERS/Sergio Perez.

Kita akan membicarakan topik yang mungkin Anda tidak terlalu suka. Sebagian fan Atletico bisa memahami bahwa Anda bertahan di klub karena uang. Apa alasan utama Anda? Apa yang Anda katakan kepada penggemar yang berpikir seperti ini?

Saya tidak bertahan karena alasan itu, karena uang bukanlah hal penting bagi saya. Saya bertahan karena mereka ingin lebih dari saya, di mana mereka memberikan lebih banyak cinta, banyak cinta…

Saya bisa benar-benar mengacaukan apa yang terjadi dalam laga terakhir di Stadion Wanda Metropolitano (merujuk pada pertandingan menghadapi Eibar musim lalu di mana di akhir laga sebagian fan Atletico menyiuli Griezmann yang diisukan bakal hengkang ke Barcelona) dan citranya bisa terlihat.

Saya juga memahami fan karena mereka mengatakan banyak hal. Saya tidak bicara karena saya ingin fokus di lapangan dan pada akhirnya semua menjadi hal yang tidak diinginkan siapapun. Semuanya jadi pelajaran, saya adalah yang pertama (belajar).  Tapi bertahan karena uang? Tak pernah.

Jika mau, saya bisa pergi ke China, saya akan pergi ke sana jika saya ingin mendapatkan lebih. Saya senang di Atletico, saya punya seorang pelatih yang mencintai saya dan memberikan saya kepercayaan diri dan saya punya rekan setim yang memercayai saya.

Dan di belakang semua itu ada suasana yang saya tahu mencintai saya dan saya melihatnya di laga pertama musim ini di kandang kami.

Salah satu yang paling mendukung Anda di momen membingungkan itu adalah Fernando Torres. Apa yang dia katakan di hari ketika Anda disiuli suporter?

Fernando bilang kepada saya untuk menikmati (pertandingan), kalem, bahwa tidak ada yang terjadi, bahwa mereka ingin saya bertahan dan mereka mencintai saya. Dia adalah pendukung besar bagi saya, dia memberikan saran kecil, tetapi sangat penting.

Apakah Anda membayangkan bahwa Anda akan mendapat penghormatan di Atletico seperti yang didapatkan Fernando Torres dalam pertandingan melawan Eibar?

Ya, tapi saya harus memberikan banyak untuk itu. Apa yang terjadi dengan Fernando luar biasa. Beberapa klub melakukan itu untuk para pemain mereka. Akan menjadi sangat indah tetapi saat itu adalah saatnya untuk menang di lapangan.

Kita membicarakan pemain yang emblematik, seperti El Nino (julukan Torres), dengan penghormatan yang diterimanya, tetapi Anda sudah berada di musim kelima dengan entitas Rojiblanco (julukan Atletico). Apakah Anda sudah mulai merasa bahwa klub ini adalah milik Anda?

Ya, bahkan anak perempuan saya merasakan itu. Di manapun dia melihat lambang Atletico, dia akan mengenalnya. Letakkan seribu lambang di atas meja dan dia hanya akan melihat Atletico. Dia merasa seperti di rumah. Dan saya sangat menikmatinya.

Dengan Prancis saya melakukan pertandingan di Piala Dunia sebagaimana di Atletico. Saya merasa lebih nyaman dengan sistem ini dan kami memenangi Piala Dunia dengan bermain seperti ini. Di samping itu, saya peduli bahwa klub harus meningkat. Di level pencitraan, saya ingin klub tumbuh dan ini penting bagi saya.

Apa momen spesial di mana Anda merasa bahwa Anda adalah salah satu fan Atletico?

Itu ketika, sebagai contoh, mereka menyambut Anda dan mereka menyanyi untuk Anda di stadion dan itu masuk ke dalam hati Anda. Atau ketika mereka menyiuli Anda seperti laga terakhir musim lalu dan itu masuk ke dalam hati Anda dan Anda bilang: “Sial, saya mendapatkan kasih sayang untuk sepakbola dan klub ini”.

Jika itu menyakitkan, itu karena Anda merasakan sesuatu. Jika Anda tidak peduli, Anda bisa pergi dan bilang “sampai ketemu lagi”. Saya mengacaukan banyak hal dan di sana saya melihat bahwa saya punya sesuatu untuk klub ini.

Mari berbicara tentang peristiwa yang sudah berlalu. Cara Anda menyatakan bahwa Anda tetap di Atletico sangat menyentuh. Di film dokumenter La Decision, di mana Anda menjelaskan, selangkah demi selangkah, Anda merasa bahwa setiap momen membuat Anda bertahan di Madrid. Apakah Anda menyesali bulan-bulan yang telah berlalu itu?

Tidak. Saya tahu akan ada komentar baik dan buruk karena itu adalah sesuatu yang baru. Tetapi itu adalah sesuatu yang ingin saya berikan dan tunjukkan bahwa itu tidak semudah memilih “permen karet”: saya ingin yang ini atau yang satunya lagi.

Tidak seperti itu. Itu sangat penting, itu adalah keputusan untuk masa depan Anda. Anda tidak hanya melihat pada satu tahun, Anda berpikir selama empat atau lima (tahun), Anda menghargai masa depan Anda, yang merupakan sesuatu yang sangat penting.

Akhirnya Anda bilang tidak kepada Barcelona, dengan alasan bermain bersama Messi dan tokoh Barca yang lain dan itu adalah keputusan yang membuat Anda hebat, bahwa itu adalah sesuatu yang hanya sedikit pemain bisa melakukannya..

Tapi itu juga memberikan kebesaran untuk klub, untuk Cholo, untuk rekan setim saya… Jika mereka buruk, saya pergi. Tapi saya punya kepercayaan diri untuk Cholo, untuk klub dan seluruh rekan setim saya.

Saya ingin membantu mereka tumbuh dan saya percaya mereka akan membuat saya tumbuh. Kami memberikan banyak hal satu sama lain dan semuanya sangat positif jadi klub bisa lebih tinggi lagi.

Suporter Atletico Madrid. REUTERS/Sergio Perez.

Suporter Atletico bisa marah dan melakukan siulan di Wanda Metropolitano, karena mereka percaya bahwa pemain mereka bisa bermain lebih baik. Bagaimana Atletico menghadapi perdebatan ini?

Klub tahu bahwa setiap pemain yang datang akan memberikan semuanya untuk belajar bertahan. Tapi, benar bahwa klub telah membuat usaha menyerang yang hebat, dengan pemain seperti Lemar, Geson, Kalinic, Rodrigo, para pesepakbola yang bermain lebih dari sekadar mendapatkan bola…

Kami tahu kami bisa dan kami bisa berkembang dari sisi serangan.. Pelatih dan klub ingin berkembang di sisi itu, tapi juga benar bahwa kami harus terus mempertahankan dasar (permainan) bertahan.

Dalam laga kontra Rayo Vallecano, di mana Anda menang tipis, tim tidak menunjukkan potensi serangan yang membuat stadion balik menuduh cara tim bermain…

Ada pertandingan di mana hal-hal menjadi rumit dalam 20-30 menit. Kemudian Anda harus bertahan dan kuat di belakang, jauh di belakang. Pada pertandingan kontra Rayo kami tidak melakukan pertandingan yang bagus, semua orang melihatnya, kami melihatnya, dan kami menyadari bahwa itu bukanlah harinya kami memiliki bola. Dalam latihan kami tahu bahwa kami harus berkembang bersama bola. Kami semua berusaha lebih baik.[]

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

Liga Champions 2018-2019

Diego Simeone Puji Peran Penting Griezmann

Image

Olahraga

Antoine Griezmann

Bursa Transfer Masa Depan Saya Akan Jelas Sebelum Piala Dunia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Chelsea 1-0 Manchester United

Babak I: Rudiger Bawa Chelsea Ungguli MU

Chelsea sementara unggul dari Manchester United dengan skor 1-0.

Image
Olahraga
Real Madrid 0-2 Levante

Babak I: Kejutan, Madrid Tertinggal Dua Gol dari Levante

Padahal Madrid bermain di kandang sendiri.

Image
Olahraga
Piala Asia U-19 2018

Tumbangkan Malaysia, Arab Saudi U-19 Puncaki Klasemen Grup D

Arab Saudi menyudahi perlawanan Malaysia dengan skor 2-1.

Image
Olahraga
Chelsea vs Manchester United

Formasi Chelsea vs MU: Morata Adu Tajam dengan Lukaku

Kedua tim sama-sama menurunkan formasi 4-3-3.

Image
Olahraga
Arema FC 3-1 Bali United

Tekuk Bali, Singo Edan Tinggalkan Zona Degradasi

Arema mampu memperbaiki klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2018.

Image
Olahraga
Denmark Terbuka 2018

Menangi "Perang Saudara", The Minions Menapak Final

The Minions tinggal menantikan pemenang antara Takeshi Kamura/Keigo Sonoda versus Marcus Ellis/Chris Langridge.

Image
Olahraga
Denmark Terbuka 2018

Langkah Owi/Butet Terhenti di Semifinal

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir kalah dalam laga tiga set berdurasi 50 menit.

Image
Olahraga
Neymar Jr da Silva

Mengejutkan, Nyemar Putuskan Berpisah dengan Marquezine

Neymar dan Marquezine putuskan untuk berpisah setelah enam tahun bersama.

Image
Olahraga
Liga Serie A Italia 2018-2019

Allegri Komentari Performa Mengejutkan Bomber Maut Genoa

Bomber maut Genoa saat ini memimpin daftas top skor Liga Serie A Italia.

Image
Olahraga
Persib Bandung vs Persebaya Surabaya

Gomez: Tiga Poin Harga Mati Lawan Persebaya

"Semua pemain terlihat begitu bersemangat untuk kembali merebut posisi kesatu klasemen," ujar Gomez.

trending topics

terpopuler

  1. Pasukan Oranye Serahkan Rp26 Juta ke Gubernur Anies, Buat Apa?

  2. Usai Debat di Televisi, Misbakhun Minta Tv One Seleksi Pembicara

  3. Soroti Kepemimpinan Anies, Pengamat: Jangan Berjanji Kalau Tidak Bisa Dijangkau

  4. Polda Jatim: Kami Tidak Terpancing dengan Pernyataan Ahmad Dhani

  5. Putin: ISIS Culik 700 Orang dan Eksekusi 10 Orang Tiap Hari

  6. 10 Potret Kebersamaan Lydia Kandou dan Jamal Mirdad Meski Telah Lama Berpisah

  7. Yordania Taklukkan Vietnam, Irak Ditahan Thailand

  8. Waduk di Jakbar, Dinormalisasi Ahok, Dikembangkan Anies

  9. PSSI Jawab Kritikan Pelatih Qatar U-19 soal Rumput SUGBK

  10. Disindir Anies Baswedan, Djarot: Gitu Saja Dibawa ke Hati

fokus

Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia

kolom

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Ekonomi

Cerita Ketut Suarjana 

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Mimpi Munsiah yang Buta untuk Pendidikan Anaknya

Image
Ekonomi

Semringah Produsen Minuman Herbal Indonesia Merangsek Pasar Korea