Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Hamilton: Tidak Rasis Belum Cukup, Anda Harus Menjadi Anti-Rasis

Hervin Saputra

Lewis Hamilton

Hamilton: Tidak Rasis Belum Cukup, Anda Harus Menjadi Anti-Rasis

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, sesaat sebelum balapan di Sirkuit Nuerburgring di Nurburg, Jerman, Minggu (11/10. | REUTERS/Bryn Lennon

AKURAT.CO, Sulit menghindari aspek politik rasial ketika menghadapi sejarah yang ditorehkan oleh pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, selepas ia menyamai rekor tujuh gelar juara dunia Formula One (F1) Michael Schumacher di Grand Prix Turki 2020 di Sirkuit Istanbul Park, Istanbul, akhir pekan lalu.

Gelar juara tersebut seakan menjadi pukulan telak bagi politik rasial yang dilawan Hamilton sebagai satu-satunya pembalap kulit hitam di lintasan Formula One (F1). Pengemudi berkebangsaan Inggris itu tampil melawan rasisme sekaligus membuktikan sukses bersejarah dalam pekerjaan utamanya sebagai pembalap.

“Tidak cukup hanya dengan menjadi tidak rasis,” kata Hamilton dalan sebuah wawancara dengan The Guardian. “Anda harus menjadi anti-rasis. Anda harus melawan rasisme dan mendukung gerakan-gerakannya.”

baca juga:

Yang membedakan Hamilton dengan sejumlah atlet kulit hitam lainnya yang juga melawan rasisme seperti LeBron James di NBA dan Raheem Sterling di Liga Primer Inggris adalah dia berdiri sendiri di industri F1. Hamilton tegak dalam gelombang Black Lives Matter di industri yang disebutnya didominasi kulit putih.

“Saya berada di cabang olahraga dengan dominasi kulit putih dan, sebagaimana Anda ketahui, Anda harus sangat, sangat berhati-hati dengan bagaimana Anda melakukan pendekatan terhadap (isu rasial), apa yang Anda katakan, karena di sebagian besar waktu orang-orang akan melawan ucapan Anda,” kata Hamilton.

Salah satu tegangan dominasi kulit putih yang mesti dihadapi Hamilton adalah ketika F1 menyertakan aksi simbolik berlutut sebelum balapan di beberapa seri musim ini. Hamilton, satu-satunya pembalap berkulit hitam, mengaku rekan sesama pembalap masih tidak mengerti dengan makna aksi berlutut tersebut.

“Ada beberapa pembalap yang bekerja bersama saya yang awalnya melakukan aksi berlutut dan mereka seperti (bilang), ‘Untuk berapa lama saya harus melakukan ini?’ Dan itu adalah pertanyaan penting bagi mereka, karena jelas itu menunjukkan kurangnya pemahaman,” kata Hamilton.

Menanggapi hal tersebut, pembalap berusia 35 tahun yang menjalani debut pada 2007 itu mengatakan bahwa aksi perlawanan terhadap rasisme dengan menggunakan platform F1 harus dilakukan terus-menerus. Pada saat bersamaan, Hamilton mengaku dalam beberapa hal terkadang perubahan yang diharapkannya tidak bergerak.

“Sangat simbolis untuk terus menggunakan platform (F1) dan menggunakan pesan (anti rasisme) itu. Dan penting untuk terus melakukannya, untuk tetap sadar, karena sebaliknya hal ini bisa mati dengan tenang dan kembali ke bagaimana (situasinya) di masa lalu. Jadi saya tidak melihat ini berubah terkadang,” kata Hamilton.[]

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

Scuderia Ferrari

Leclerc Dianggap Bisa Patahkan Dominasi Hamilton Jika Kendarai Mobil yang Tepat

Image

Olahraga

Formula 1 2021

Verstappen Beberkan Kunci Dominasi Mercedes Sejak 2014

Image

Olahraga

Charles Leclerc

Alami Gejala Ringan, Leclerc Positif COVID-19

Image

Olahraga

Formula 1 2021

Ferrari Tidak Menyesal Gagal Dapatkan Tanda Tangan Hamilton

Image

Olahraga

Mercedes

Hamilton Minta Gaji Selangit, Mercedes Buka Peluang Rekrut Russell

Image

Olahraga

Formula 1 2021

Belum Bergulir, Pembalap F1 Sudah Ada yang Postif COVID-19

Image

Olahraga

Kaleidoskop 2020

Desember: Batalnya Piala Dunia U-20 dan Hamilton Positif COVID-19

Image

Olahraga

Lewis Hamilton

Malam Ini, Hamilton Bakal Dinobatkan sebagai "Sir"

Image

Olahraga

Lewis Hamilton

Prestasi di Tahun 2020 Buat Hamilton Dianugrahi Gelar Ksatria oleh Ratu Inggris

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Manchester City

Guardiola Tegaskan City Tidak akan Aktif di Bursa Transfer

Guardiola yakin dengan skuat-nya saat ini.

Image
Olahraga
Thailand Terbuka 2021

Tidak ada yang Gugur, 6 Wakil Indonesia Melangkah ke Babak Kedua

Adnan/Mychelle menjadi wakil Indonesia terakhir yang lolos pada hari pertama gelaran Thailand Terbuka 2021 jilid II.

Image
Olahraga
Torino

Pecat Giampaolo, Torino Langsung Tunjuk Nicola Sebagai Pelatih Anyar

Torino saat ini masih berjuang keluar dari zona degradasi.

Image
Olahraga
Thailand Terbuka 2021

Kerap Kalah di Set Pertama, Daniel: Itu Bukan Bagian dari Taktik

Leo/Daniel harus melewati laga rubber set dalam setiap kemenangan mereka di Bangkok.

Image
Olahraga
Liga 1 Indonesia 2020

PSSI: Semoga Vaksin Bisa Mengurangi Penularan COVID-19 & Kompetisi Kembali Bergulr

"Semoga vaksinasi sukses membuat tingkat penularan COVID-19 melandai sehingga liga bisa diputar lagi," ujar Ahmad

Image
Olahraga
Nicolo Zaniolo

Tak Alami Gejala, Pemain Muda Roma Ini Positif COVID-19

"Saya merasa baik-baik saja, saya tidak mengalami gejala apapun, namun tentu saja saya mulai menjalani karantina," katanya.

Image
Olahraga
Thailand Terbuka 2021

Greysia/Apriyani dan Leo/Daniel Susul 3 Wakil Indonesia ke Babak Kedua

Mereka adalah Shesar, Anthony dan Gregoria, di mana ketiganya tampil pada nomor tunggal.

Image
Olahraga
Real Madrid

Alcoyano vs Madrid: Tanpa Ramos, Zidane Jajal Empat Bek Baru

Ramos tidak dibawa ketika terbang ke markas Alcoyano.

Image
Olahraga
Thailand Terbuka 2021

Tiga Tunggal Indonesia Amankan Tiket Babak Kedua

Dua pada nomor tunggal putra, dan satu pada nomor tunggal putri

Image
Olahraga
Scuderia Ferrari

Leclerc Dianggap Bisa Patahkan Dominasi Hamilton Jika Kendarai Mobil yang Tepat

Ferrari sebenarnya berpeluang untuk dapatkan jasa Hamilton pada musim ini.

terpopuler

  1. Ditahan di Rutan Bareskrim, Kondisi Kesehatan Ustaz Maaher Memperihatinkan

  2. Ketahui Penyebab Gangguan Kesehatan Mental Pada Hubungan Suami-Istri

  3. Kasus Ultah Sean Gelael, Polisi: Tamu Undangan Jalani Prokes, Ada Swab Antigen

  4. Tunduk pada Anies, Marullah: Saya Tidak Bisa Melakukan Apa-apa Kecuali Perintah Gubernur

  5. M2 World Championship: Tim Myanmar dan Filipina Melaju Mulus ke Playoff

  6. Resep Sup Ayam ala Pak Min Klaten, Nikmat dan Sedap!

  7. Kisah Abu Nawas Ketika Menolak Menjadi Pejabat

  8. Hasil Penelitian Ungkap Smartwatch Mampu Deteksi Gejala Awal Covid-19

  9. 5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

  10. Keuangan Lampu Kuning, Saatnya Libra dan Sagitarius Injak Rem

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Image
Muhammad Husen Db, M.Pd

Transformasi Episode Dalam Dimensi Merdeka Belajar

Image
ARLI ADITYA PARIKESIT

Dilema Kebebasan Pendapat dan Pengendalian Transmisi Virus SARS-CoV-2

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Image
News

Covid-19 Tembus 3.500 Kasus Per Hari, DKI Gagal Terapkan Program 3T?

Image
News

Vaksinasi Bisa Putus Mata Rantai Penularan Covid-19 di DKI Jakarta?

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot

Image
News

Wafat di Hari Jumat, Ini 5 Fakta Penting Habib Ali bin Abdurrahman Assegaf