Olahraga

Oktober: Piala Dunia U-20, Rekor Simone Biles, dan Hisyam Tolle


Oktober: Piala Dunia U-20, Rekor Simone Biles, dan Hisyam Tolle
Stadion Manahan, Solo, akan menjadi salah satu venue Piala Dunia U-20 yang akan digelar di Indonesia. (ANTARA/Maulana Surya)

AKURAT.CO, Awal Oktober ditandai dengan Tottenham Hotspur yang terpaksa menerima kekalahan telak 2-7 dari Bayern Muenchen pada pertandingan kedua fase grup Liga Champions 2019-2020 di Stadion Tottenham Hotspur, London. Media Inggris menyebut kekalahan Spurs pada 2 Oktober itu adalah kekalahan terbesar sepanjang 137 tahun.

Hasil negatif yang diterima The Lilywhites – julukan Spurs – pada musim ini membuat posisi pelatih Mauricio Pochettino tidak aman. Pada akhirnya, Pochettino dipecat dari kursi kepelatihan selang satu bulan kemudian dan perannya diganti oleh Jose Mourinho hingga detik ini.

Selain itu, sebuah rekor tercipta pada Kejuaraan Dunia Atletik 2019 di Doha, Qatar, pada hari yang sama. Atlet asal Inggris, Dina Asher-Smith, sukses menjadi yang tercepat di nomor lari 200 meter putri.

Ia mampu mencatatkan waktu 21,88 detik. Keberhasilannya itu menjadikan Asher-Smith jadi perempuan Inggris pertama yang meraih medali emas di nomor sprint.

Dua hari berselang, Dalilah Muhammad juga berhasil memecahkan rekor dunia dalam kejuaraan tersebut. Atlet asal Amerika Serikat itu menorehkan rekor dunia di nomor lari gawang 400 meter putri dengan mengalahkan kompatriotnya, Sydney McLaughlin.

Dalam perlombaan yang berlangsung di Stadion Khalifa, Doha, Dalilah menyabet medali emas dengan catatan waktu 52,16 detik. Hasil tersebut membuatnya memperbaiki rekor dunia atas namanya sendiri yang sebelumnya membukukan waktu 52,20 detik.

Di cabang tenis, petenis asal Serbia, Novak Djokovic, berhasil meraih gelar Jepang Terbuka 2019 pada 6 Oktober. Keberhasilan itu diraih Djokovic setelah mengalahkan John Millman dengan skor 6-3 dan 6-2 di babak final.

Ini merupakan gelar ke-76 Djokovic sepanjang kariernya di ATP Tour. Ajang tersebut juga menjadi debut petenis 32 tahun usai mengalami cedera bahu sejak September lalu saat tampil di babak keempat AS Terbuka 2019.

Pada hari yang sama, Naomi Osaka juga berhasil mengikuti jejak Djokovic menjadi juara. Petenis dari Jepang itu sukses menyabet trofi China Terbuka 2019 pasca menumbangkan tunggal putri nomor satu dunia, Ashleigh Barty, dalam liga tiga set (3-6, 6-3, dan 6-2).

Di Tanah Air, pasangan ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto sukses merengkuh gelar di ajang Indonesia Masters 2019. Siti/Ribka mengalahkan kompatriotnya, Della Destiara Haris/Rizki Amelia Pradipta, dalam laga dua set langsung dengan skor 23-21 dan 21-15.

Seminggu kemudian, giliran pasangan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin naik podium di Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior 2019 di Kazan, Rusia. Leo/Daniel menang dari wakil China, Di Zi Jian/Wang Chang dengan skor 21-19 dan 21-18.

Oktober: Piala Dunia U-20, Rekor Simone Biles, dan Hisyam Tolle - Foto 1
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. PBSI.


Dua wakil Indonesia pun tak mau kalah dengan wakil lainnya yang sudah jadi juara di Indonesia Masters dan Kejuaraan Dunia Bulutangkis Junior. Pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti dan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo meraih gelar di Denmark Terbuka 2019 pada 20 Oktober.

Praveen/Melati menang atas duet China, Wang Yi Lyu/Huang Dong Ping, dengan skor 21-18, 18-21, dan 21-19. Marcus/Kevin berhasil memenangi pertarungan all Indonesian final kontra Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan 21-14 dan 21-13.

Tak sampai di sana, kedua wakil tersebut kembali berjaya di Prancis Terbuka 2019. Pada 27 Oktober, Praveen/Melati mengalahkan Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong dari China  melalui pertanding rubber set (22-24, 21-16, dan 21-12). Sedangkan The Minions - julukan Marcus/Kevin – menaklukkan wakil India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, dalam laga dua set langsung (21-18 dan 21-16).

Dari luar lapangan, Raja Sapta Oktohari terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2019-2023 dalam Kongres KOI di Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, 9 Oktober.

Raja Sapta Oktohari menggantikan Erick Thohir yang masa jabatannya sebagai Ketum KOI periode 2015-2019 telah berakhir. Erick memberi pesan kepada Okto agar bisa mendorong pemerintah untuk merevisi Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN).

Sementara itu, pesenam asal Amerika Serikat, Simone Biles mencatat rekor dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2019 di Stuttgart, Jerman, 4-13 Oktober. Kesuksesan Biles menyabet lima medali emas di kejuaraan tersebut membuatnya kini mengoleksi 25 medali.

Oktober: Piala Dunia U-20, Rekor Simone Biles, dan Hisyam Tolle - Foto 2
Simone Biles. REUTERS/Wolfgang Rattay.

Biles mengumpulkan 25 medali dengan rincian 19 emas, tiga perak, dan tiga perunggu. Juara olimpiade empat kali tersebut berhasil melampaui rekor milik pesenam putra asal Belarusia, Vitaly Scherbo, dengan 23 medali. Ia menjadi pemilik medali terbanyak sejak kejuaraan itu pertama kali digelar di Antwerp, Belgia, pada 1903 silam.  

Kembali ke sepak bola, Tim Nasional Indonesia senior gagal meraih kemenangan di dua pertandingan pada bulan Oktober dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia. Kala melawat ke Uni Emirat Arab di Stadion Al Maktoum, Dubai, skuat Garuda – julukan Timnas Indonesia – takluk dengan skor telak 0-5 pada 10 Oktober.

Lima hari kemudian, Indonesia harus mengakui ketangguhan Vietnam. Tampil di depan pendukung sendiri di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, tim asuhan yang kala itu masih diasuh Simon McMenemy kalah dengan kedudukan akhir 1-3.

Namun, nasib juniornya di Tim Nasional Indonesia U-19 sedikit lebih baik dari seniornya. Dalam Timnas U-19 mampu meraih kemenangan atas China dengan skor 3-1 di pertemuan pertama laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, 17 Oktober.

Sayang pada pertemuan kedua di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 20 Oktober, Garuda Nusantara - julukan Timnas Indonesia U-19 dipaksa menyerah 1-3 dari tim Negeri Tirai Bambu – julukan China – tersebut.

Dari luar negeri, aksi rasisme mewarnai pertandingan lanjutan Grup A Kualifikasi Piala Eropa 2020 antara Bulgaria dan Inggris di Stadion Nasional Vasil Levski, Sofia, 14 Oktober.

Bek The Three Lions - julukan Inggris – Tyronne Mings mendapat cemoohan rasial dari suporter Bulgaria pada menit 27 dalam laga yang berkesudahan 6-0 untuk Inggris. Wasit langsung menghentikan laga.

Oktober: Piala Dunia U-20, Rekor Simone Biles, dan Hisyam Tolle - Foto 3
Tim Nasional Inggris. REUTERS.


Buntut dari kejadian itu adalah mundurnya Presiden Federasi Sepak Bola Bulgaria (BFS), Borislav Mihaylov, dari jabatannya. Perdana Menteri Bulgaria, Boyko Borisov, dikabarkan mendesak Mihaylov untuk mundur.

Pada 19 Oktober, Indonesia mendapatkan kabar bahagia dari olahraga panjat tebing. Aries Susanti Rahayu berhasil meraih emas dalam ajang Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) yang dihelat di Xiamen, China.

Di kategori speed, Aries sukses mengalahkan pemanjat tuan rumah Yi Ling Song dengan membukukan waktu 6,995 detik. Sedangkan Yi Ling Song hanya mampu mencatatkan waktu 9,032 detik.

Catatan Aries tersebut sekaligus memecahkan rekor dengan sukses finish di bawah tujuh detik. Tak hanya itu, atlet asal Grobogan, Jawa Tengah ini juga mampu melewati pencapaian Yi Ling Song yang sebelumnya mencatatkan waktu 7,101 detik.

Pada 21 Oktober, kericuhan kembali terjadi dalam sepak bola Indonesia. Laga PSIM Yogyakarta melawan Persis Solo dalam Liga 2 Indonesia 2019 di Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Yogyakarta berakhir ricuh.

Pertandingan ini memang sangat krusial bagi kedua tim. Pasalnya, laga terakhir ini merupakan peluang bagi PSIM dan Persis untuk meraih tiket 8 besar Liga 2 Indonesia.

Kericuhan dalam pertandingan bertajuk Derbi Mataram itu terjadi berawal dari antarpemain. Pemain Persis diduga mengulur waktu hingga para pemain PSIM dan Persis terlibat adu mulut.


Tak dinyana, bek PSIM, Achmad Hisyam Tolle, melancarkan tendangan kungfu ke arah Persis Solo yang diduga bernama M Shulton. Ia juga melakukan intimidasi kepada wartawan yang berada di area lapangan. Atas aksinya itu, Komisi Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman larangan bermain sepak bola selama lima tahun.

Selain itu, bulan Oktober merupakan bulan yang sibuk bagi Komite Pemilihan (KP) PSSI untuk menyaring nama-nama yang akan menjadi calon Ketua Umum PSSI. Pada 23 Oktober, Komite Pemilihan akhirnya mengumumkan daftar calon tetap ketum, wakil ketum, dan anggota komite eksekutif (Exco) untuk periode 2019 sampai 2023.

Nama-nama calon ketum terdiri dari sebelas calon, sementara calon waketum terdiri dari 15 orang. Untuk calon anggota Exco, total ada 71 orang yang akan bertarung di Kongres PSSI yang digelar pada 2 November demi memperebutkan 12 kursi.

Pada hari yang sama, teka-teki siapa yang menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga akhirnya terjawab sudah. Presiden Joko Widodo mengumumkan bahwa Menpora di kabinet Indonesia Maju adalah Zainudin Amali.

Zainudin menggantikan Menpora sebelumnya Imam Nahrawi yang tersandung kasus korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia. Imam ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Satu hari kemudian, Indonesia menerima berita menggembirakan. FIFA memilih Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang setelah menyingkirkan Peru, Brasil, dan tiga negara Timur Tengah seperti Bahrain, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Ini merupakan pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah ajang tersebut. Selain itu, ini adalah penampilan kedua Merah Putih di Piala Dunia U-20 setelah sebelumnya tampil di Jepang pada 1979 silam. Prestasi terbaik Indonesia adalah mencapai fase grup.

Di Kejuaraan Futsal AFF 2019, Indonesia sukses mencapai babak final setelah sukses menjadi juara Grup B. Di semifinal, pasukan Kensuke Takahashi itu mengalahkan Myanmar dengan skor 4-3.

Akan tetapi, pada 27 Oktober, Indonesia gagal mematahkan dominasi Thailand di ajang tersebut usai kalah telak 0-5. Hasil itu membuat Gajah Putih – julukan negara Thailand – menambah koleksi gelarnya menjadi 15.[]