News

Polisi Tahan Bripda Randy Bagus, Politikus Demokrat: Layak Dipidana!

Polisi Tahan Bripda Randy Bagus, Politikus Demokrat: Layak Dipidana!
Politikus Partai Demokrat Imelda Sari (depan). (Twitter/@isari68)

AKURAT.CO, Kasus Novia Widyasari Rahayu menjadi sorotan publik. Bagaimana tidak, gadis berusia 23 tahun itu nekat mengakhiri hidupnya secara tragis dengan menenggak racun di samping makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur lantaran dipicu kisah asmara. 

Diketahui sebelum bunuh diri, Novia dipaksa untuk menggugurkan janinnya oleh kekasihnya yaitu Bripda Randy Bagus (21) yang saat itu betugas di Polres Pasuruan.

Kasus Novia Widyasari Rahayu ini mendapat sorotan dari politikus Partai Demokrat, Imelda Sari. Ia menyatakan jika oknum polisi tersebut layak dipidana.

baca juga:

Imelda Sari menyatakan oknum polisi tersebut telah membuat seorang anak perempuan, Novia Widyasari, merasa putus asa dan memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri di samping makam sang ayah.

Selain itu, Imelda Sari pun menyinggung mimpi dari Novia Widyasari yang berangan-angan ingin menjadi seorang guru kelak, seperti yang tercatat dalam beberapa tulisan buah pemikirannya, yang kini viral di media sosial.

"Layak dipidana, karena telah membuat satu orang anak perempuan kehilangan nyawa, putus asa serta hilangnya harapan dan mimpi besarnya sebagai calon guru," katanya dikutip AKURAT.CO dari akun Twitter @isari68 pada Minggu (5/12/2021).

Diketahui, polisi telah menahan dan memproses oknum polisi dengan pangkat Bripda, Randy Bagus.

Diduga oknum polisi tersebut telah dengan sengaja menyuruh Novia Widyasari untuk melakukan aborsi hingga dua kali dan berujung depresi.

Wakapolda Jawa Timur Brigjen Slamet Hadi S mengungkapkan Bripda Rendy dan korban berpacaran sejak tahun 2019.