Ekonomi

Obligasi dan Sukuk Sepanjang 2021 Sentuh Rp78, 58 Triliun

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 79 emisi dari 50 perusahaan


Obligasi dan Sukuk Sepanjang 2021 Sentuh Rp78, 58 Triliun
Ilustrasi - Obligasi (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 79 emisi dari 50 perusahaan. Tercatat senilai Rp78,58 triliun.

" Sampai dengan saat ini total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 482 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp425,60 triliun dan US$47,5 juta, diterbitkan oleh 126 perusahaan tercatat, " ujar P. H. Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gusti Agung Alit Nityaryana melalui keterangan resmi di Jakarta, Minggu (24/10/2021).

Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 141 seri dengan nilai nominal Rp4.437,58 triliun dan US$400,00 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp5,39 triliun.

Sekadar informasi, pada pekan ini tepatnya Kamis (21/10), PT Sinas Mas Agro Resources and Technology Tbk menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap II Tahun 2021 yang resmi dicatatkan di BEI dengan nominal sebesar Rp2.500.000.000.000,-. PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat idA+ (Single A Plus) untuk Obligasi ini. PT Bank Mega Tbk bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini.

Total emisi obligasi dan sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2021 adalah 78 emisi dari 49 perusahaan tercatat senilai Rp76,08 triliun. Total emisi obligasi serta sukuk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) sampai dengan saat ini berjumlah 485 emisi menghimpun nilai nominal outstanding sebesar Rp426,02 triliun dan US$47,5 juta diterbitkan oleh 126 perusahaan tercatat.

" Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 140 seri dengan nilai nominal Rp4.443,96 triliun dan US$400,00 juta, " ujar Sekretaris Perusahaan BEI Yulianto Aji Sadono melalui keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (2/10/2021).

Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 10 emisi senilai Rp5,39 triliun.

Pergerakan pasar selama periode 18-22 Oktober 2021 menunjukkan data perdagangan yang fluktuatif. Nilai kapitalisasi bursa pada pekan ini mencatatkan peningkatan sebesar 0,19 persen menjadi sebesar Rp8.150,384 triliun dari angka Rp8.134,679 triliun pada pekan sebelumnya.[]