News

Nyaris Penuh! Ketersediaan Tempat Tidur di RS Rujukan COVID-19 DKI Tembus 90 Persen 

Ketersedian tempat tidur di 106 rumah sakit rujukan COVID-19 DKI Jakarta kian menipis


Nyaris Penuh! Ketersediaan Tempat Tidur di RS Rujukan COVID-19 DKI Tembus 90 Persen 
Petugas melakukan pengambilan cairan dari hidung dan mulut untuk tes swab Antigen bagi para perwira dan anggota TNI serta Wartawan yang akan ikut dalam kapal KRI Semarang, di Pelabuhan Tanjung Priuk, Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ketersedian tempat tidur di 106 rumah sakit rujukan COVID-19 di Provinsi DKI Jakarta kian menipis seiring ledakan kasus yang terus meroket selama beberapa pekan terakhir ini.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku hingga saat ini jumlah tempat tidur di seluruh rumah sakit sudah terisi hingga 90 persen. Ariza tidak menyebut total tempat tidur yang ada sekarang ini.

"Tempat tidur sampai 90 persen," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (22/6/2021).

Tidak hanya tempat tidur di ruang isolasi biasa, di ruang ICU di seluruh rumah sakit rujukan itu juga ikut menipis. Sampai sekarang keterisiannya sudah mencapai 81 persen.

Ariza mengaku, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya melakukan penambahan fasilitas kesehatan agar pasien dari penyakit menular ini dapat tertangani dengan baik.

"ICU 81 persen, kami terus melakukan penambahan TT (tempat tidur). Dan ruang ICU, jadi bu kadis juga sudah menyampaikan kepada pak Gubernur Dan pak Menteri Kita upayakan Dan Rusun di Nagrak sudah diisi," ucapnya.

DKI Siapkan 9.000 Tempat Tidur dari Rusun Hingga GOR 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambahkan 9.000 tempat tidur bagi pasien COVID-19 menyusul ledakan corona DKI yang semakin menggila sekarang ini.

Sebanyak 9.000 tempat tidur itu tersebar di berbagai fasilitas milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai dari gedung sekolah, wisma hingga Gelanggang Olahraga Remaja (GOR).

Semua fasilitas itu tidak dibuka secara serentak, tempat-tempat itu dibuka bertahap sesuai kebutuhan, salah satu tempat yang sedang dipersiapkan untuk dipakai adalah rumah susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara yang diproyeksikan dapat menampung 2.500 pasien di lima tower.

"Totalnya kurang lebih 9 ribu lebih tempat tidur yang kita siapkan," kata Ariza.

Adapun penetapan tempat isolasi baru  ini telah  tertuang dalam  keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 675 Tahun 2021 yang dikeluarkan Gubernur Anies  Baswedan beberapa waktu lalu, berikut  daftar lokasi isolasi yang disiapkan:

Tahap I (kapasitas 607 orang):

- Graha Wisata TMII

- Graha Wisata Ragunan

- Hotel Grand Mansion Menteng

- Pusdiklat Gulkarmat Ciracas

- Masjid Raya KH. Hasyim Ashari

Tahap II (kapasitas 6.648 orang):

- Rusun Nagrak Cilincing

- Rusun Pasar Rumput Manggarai

- SMPN 285 Pulau Untung Jawa

- SMKN 61 Pulau Tidung

- SMPN 288 Pulau Panggang

- SDN 01 Pulau Kelapa

- PKBM Pulau Harapan

Tahap III (kapasitas 994 orang)

- Balai Kesenian Kbn Melati

- GOR Rawamangun

- GOR Senen

- GOR Johar Baru

- GOR Kemakmuran Petojo Utara Gambir

- GOR Kecamatan Tanah Abang

- GOR Kecamatan Kemayoran

- GOR Kecamatan Tambora

- GOR Kecamatan Kecamatan Petamburan

- GOR Kecamatan Kebon Jeruk

- GOR Kecamatan Cilandak

- GOR Kecamatan Mampang Prapatan

- GOR Kecamatan Tebet

- GOR Pancoran

- GOR Kecamatan Pasar Minggu

- Wisma Atlet Raden Inten

- GOR Ciracas/PKP

- GOR Cengkareng

- GOR Setu

Lokasi penginapan untuk tenaga kesehatan (kapasitas 835 orang):

- SMK 27 Sawah Besar

-SMK 57 Pasar Minggu

- SMK 24 Cipayung

- Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi DKI Jakarta

- Gedung PKK Melati Jaya Pusat Pengkajian dan Pengembangan Islam Jakarta.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co