Tech

NPC Bagikan Inspirasi dan Semangat Atlet Paralimpik Putri Indonesia Lewat Facebook

Melalui Halaman resminya di Facebook, NPC Indonesia secara rutin membagikan kabar terkini dari atlet paralimpik binaannya


NPC Bagikan Inspirasi dan Semangat Atlet Paralimpik Putri Indonesia Lewat Facebook
Logo Facebook pada Facebook Cafe di Filosofi Kopi Melawai Jakarta, Jumat (13/9/2019) (AKURAT.CO / Rizki Sandi S)

AKURAT.CO, Baru-baru ini, kabar gembira datang dari atlet paralimpik Indonesia. Timnas Para Badminton berhasil membawa pulang 2 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu dalam ajang Dubai Para Badminton International 2021.

Tahun 2019 yang lalu, seorang atlet para-atletik asal Boyolali berhasil memecahkan rekor dunia di nomor 100 meter putri hanya dalam waktu 14,72 detik. Inilah segelintir kisah dan semangat juang yang inspiratif dari dunia paralimpik yang menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih kemenangan.

Keterbatasan fisik kerap menjadi salah satu kondisi yang membuat para difabel menjadi kehilangan kepercayaan diri untuk berkembang dan berkontribusi di dalam komunitas. Melihat hal ini, Komite Paralimpik Nasional (National Paralympic Committee/NPC) Indonesia berupaya untuk mengajak mereka yang memiliki disabilitas untuk mengasah kapabilitas di bidang olahraga dan mencetak prestasi demi mengharumkan nama bangsa.

Melalui Halaman resminya di Facebook, NPC Indonesia secara rutin membagikan kabar terkini dari atlet paralimpik binaannya, termasuk kegiatan saat latihan, aktivitas jelang olimpiade, hingga prestasi-prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini ditujukan untuk memberikan motivasi dan inspirasi bagi para difabel bahwa mereka bisa berprestasi, membangun dukungan yang positif dari komunitas, dan juga berinteraksi dengan para penggemar. 

“Melalui platform media sosial seperti Facebook, kami ingin berbagi ke lebih banyak orang tentang kegigihan atlet-atlet paralimpik perempuan dalam mengasah diri dan mengukir prestasi. Kami berharap dapat menjaga dan menularkan api semangat para atlet ini, serta membangun komunitas yang lebih kuat untuk mendukung eksistensi paralimpik,” ujar Senny Marbun, Ketua Umum NPC Indonesia.

Upaya memajukan olahraga disabilitas di Indonesia dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Tak hanya berfokus untuk meningkatkan prestasi para atlet, NPC Indonesia melihat bahwa kesadaran masyarakat terhadap paralimpik juga perlu ditingkatkan.

Komunitas difabel sering dipandang sebelah mata, dan dianggap tidak dapat berprestasi seperti atlet lainnya. NPC Indonesia berupaya untuk mengikis stigma tersebut, serta mengubah pandangan orang terhadap kemampuan seorang penyandang disabilitas.

Dalam serial video “Kenalan Dengan”, NPC Indonesia menghadirkan enam figur atlet paralimpik perempuan dari berbagai cabang olahraga untuk berbagi cerita tentang keseharian serta persiapan mereka demi berlaga di Paralimpiade Tokyo 2021 mendatang. Salah satu atlet para menembak, Hanik Puji Astuti mengatakan, menjalani peran sebagai atlet paralimpik rasanya serupa dengan menjadi abdi negara.

“Menjadi atlet membuat saya bisa turut membela negara, bertemu teman-teman baru, dan menambah wawasan,” ucap Hanik. Dalam video tersebut pula, Leani Ratri Oktila dari para badminton mengatakan, saat latihan atau pergi bertanding, bendera Merah Putih tak pernah absen ia bawa. “Bendera menjadi salah satu sumber semangat saya ketika latihan atau bertanding. Saya menjadi terpacu untuk berlatih lebih giat agar mampu memenangkan pertandingan,” kata Leani.

Ketika orang-orang saling terhubung melalui interaksi yang bermakna, mereka mampu menciptakan hal-hal yang luar biasa. Sejalan dengan semangat olahraga yang membawa orang menjadi lebih dekat dan menciptakan kebersamaan, Facebook hadir di Indonesia untuk memberdayakan orang-orang dan organisasi seperti NPC Indonesia untuk mengambil manfaat dari kekuatan teknologi digital dan memampukan mereka membangun komunitas, menciptakan dampak positif, serta menjadi lebih maju di dalam seluruh aspek kehidupannya.

Azhar Ilyas

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu