Olahraga

November: Terpilihnya Iwan Bule, Pengeroyokan Suporter, dan Gelar Hamilton


November: Terpilihnya Iwan Bule, Pengeroyokan Suporter, dan Gelar Hamilton
Mochamad Iriawan saat menghadiri Kongres Luar Biasa PSSI di Hotel Shangri-La di Jakarta, Sabtu (2/11). (ANTARA/Sigid Kurniawan)

AKURAT.CO, Terpilihnya Mochamad Iriawan menjadi Ketua Umum (Ketum) PSSI menjadi momen paling menyita perhatian penikmat sepakbola tanah air pada awal November lalu. Iwan Bule terpilih Lewat Kongres Luar Biasa (KLB) yang berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu unggul mutlak dalam penghitungan suara. Ia mampu mengalahkan dua calon ketua umum lainnya, yakni Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono.

Iwan Bule meraih 82 suara dari 85 voters, sementara Rahim Soekasah dan Arif Putra Wicaksono tidak mendapat suara. Adapun tiga suara lainnya abstaon saat berlangsungnya pemilihan.

Timnas U-19 Melaju ke Piala Asia 2020

Kemenangan Iwan Bule diikuti dengan keberhasilan Tim Nasional Indonesia U-19 memastikan tampil di Piala Asia U-19 2020. Hasil tersebut didapat setelah menahan imbang Korea Utara 1-1 dalam laga pamungkas Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Korea Utara unggul lebih dulu lewat gol Kim Kwang Chong pada menit ke-40. Sementara, skuat Garuda Muda - julukan Timnas Indonesia U-19 - baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua, tepatnya lewat eksekusi penalti Amiruddin Bagus Kahfi pada menit ke-61.

November: Terpilihnya Iwan Bule, Pengeroyokan Suporter, dan Gelar Hamilton - Foto 1
Timnas Indonesia U-19 Lolos Kualifikasi AFC U-19 2. AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo.

Dengan hasil tersebut, Indonesia memuncaki klasemen Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19 2020 dengan raihan tujuh poin dari tiga laga. Tim besutan Fakhri Husaini itu berhak lolos ke Piala Asia U-19 yang akan berlangsung di Uzbekistan, pada 14-31 Oktober 2020 mendatang.

Afridza Munandar dan Alfin Lestaluhu Tutup Usia

Kesuksesan Timnas Indonesia U-19 diikuti kabar duka setelah meninggalnya dua atlet muda Indonesia, yaitu pembalap muda Indonesia, Afridza Munandar, dan pemain Timnas Indonesia U-16, Alfin Lestaluhu.

Berdasarkan hasil autopsi Polisi Diraja Malaysia (PDRM), Afridza dinyatakan meninggal dunia setelah mendapat cedera di bagian kepala saat terlibar kecelakaan di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Sementara, Alfin meninggal karena sakit encephilitis yang dideritanya. Encephilitis adalah penyakit yang menyerang organ otak sehingga mengalami pembengkakan akibat infeksi atau gangguan sistem imun. Infeksi tersebut bisa disebabkan akibat bakteri atau virus.

Simon McMenemy Out

Selain itu, Timnas Indonesia senior juga mendapat sorotan tersendiri. Pasalnya, PSSI resmi mendepak Simon McMenemy dari kursi kepelatihan. Keputusam tersebut diambil lewat rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang berlangsung di Kantor PSSI, Sudirman, Jakarta Pusat.

Kemungkinan besar dipecatnya McMenemy akibat kegagalan skuat Merah Putih di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022. Indonesia menelan empat kekalahan berturut-turut  dari Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Uni Emirat Arab.

Pengeroyokan Suporter Indonesia di Malaysia

Selain itu ada juga suporter Timnas Indonesia yang menjadi korban pemukulan oleh pendukung Malaysia. Kerusuhan yang terjadi di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, ramai dibicarakan di media sosial.

November: Terpilihnya Iwan Bule, Pengeroyokan Suporter, dan Gelar Hamilton - Foto 2
Malaysia vs Indonesia. REUTERS/Lim Huey Teng.

Seorang pendukung Indonesia bernama Fuad yang menjadi korban mengaku mengalami kejadian tersebut beberapa jam sebelum laga dimulai. Fuad mengungkapkan bahwa suporter Malaysia memang melakukan sweeping terhadap suporter Indonesia yang ingin menyaksikan laga tersebut.

Dalam kejadian tersebut, Fuad yang menjadi korban bersama rekannya, Yofan, kehilangan telepon genggam, dompet, hingga paspor. Sementara, Yofan kehilangan sejumlah uang.

Lewis Hamilton Kunci Gelar Juara Keenam

Di ajang balap, pembalap Formula 1 (F1) dari tim Mercedes, Lewis Hamilton, sukses menyabet gelar juara dunia di Grand Prix Amerika Serikat. Gelar tersebut sekaligus menjadi titel juara dunia keenam milik pembalap asal Inggris tersebut.

Sebenarnya, Hamilton finis di posisi kedua dalam balapan yang berlangsung di Circuit Of The Amercas, Austin, Amerika Serikat. Namun, dengan balapan yang hanya menyisakan dua seri lagi, perolehan dari Hamilton sudah dipastikan tak terkejar.

November: Terpilihnya Iwan Bule, Pengeroyokan Suporter, dan Gelar Hamilton - Foto 3
Lewis Hamilton. REUTERS/Hamad I Mohammed.

Saat itu, Hamilton kokoh di puncak klasemen pembalap dengan koleksi 413 poin. Unggul 87 poin dari rekan setimnya, Valtteri Bottas, yang keluar sebagai pemenang GP Amerika Serikat 2019.

Stefanos Tsitsipas Juarai ATP Finals 2019

Sementara itu di tenis, atlet asal Yunani, Stefanos Tsitsipas, meraih gelar terbesar dalam kariernya dengan menjuarai ATP Finals 2019. Kepastian itu didapat setelah mengalahkan petenis Austria, Dominic Thiem, dengan skor 6-7(6), 6-2, 7-6(4).

Dengan usianya yang saat itu masih 21 tahun lebih tiga bulan, Tsitsipas menjadi salah satu juara ATP Final termuda. Di atas Tsitsipas, ada petenis asal Australia, Lleyton Hewitt, yang menjuarai ATP Final saat berusia 20 tahun pada 2001 silam di kampung halamannya.

Di sisi lain, ATP Final tahun ini juga menjadi keempat kalinya secara berturut-turut di mana petenis debutan turnamen itu keluar sebagai pemenangnya. Sebelumnya, gelar juara diraih oleh Andy Murray (2016), Grigor Dimitrov (2017), dan Alexander Zverev (2018).[]