News

Novel Baswedan Muncul di YouTube, Video Pertama Langsung Banjir Penonton

Novel berharap melalui kanal YouTube dirinya bisa membantu mengedukasi masyarakat mengenai isu anti korupsi


Novel Baswedan Muncul di YouTube, Video Pertama Langsung Banjir Penonton
Mantan Penyidik KPK Novel Baswedan (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan punya kebiasaan baru. Ia mulai melakoni dunia baru yakni menjadi YouTuber. Kanal YouTube-nya bernama "Channel Resmi Novel Baswedan".

Konten pertama telah diunggah 22 jam yang lalu. Pantauan redaksi, hingga pukul 15.30 WIB sore tadi video sudah ditonton 10 ribu kali dengan subscriber hampir 5 ribu.

Novel berharap melalui YouTube dirinya bisa membantu mengedukasi masyarakat mengenai isu anti korupsi dan penegakan hukum.

"Saya perkenalkan channel resmi Novel Baswedan, semoga bisa menjadi media untuk edukasi dan informasi mengenai isu anti korupsi, penegakan hukum, keadilan dan diskusi lain yang membangun semangat dan konsistensi," kata Novel seperti dikutip dari YouTube-nya, Jumat (15/10/2021).

Lebih jauh Novel mengatakan bahwa hal penting yang ingin disampaikannya adalah bahwa pemberantasan korupsi harus terus berjalan meski matanya telah dibutakan.

"Kalian boleh membutakan mata saya tapi perjuangan memberantas korupsi harus tetap berjalan karena hukum tidak pernah buta," kata Novel dalam pembuka videonya.

Dalam video itu, Novel juga menjelaskan maksud dan tujuannya membuat kanal YouTube pribadi. Ia mengatakan kanal YouTube tersebut akan menjadi media berbagi pengalaman, dan berdiskusi terkait isu pemberantasan korupsi.

Dalam video tersebut, Novel menyampaikan channel YouTube resmi miliknya akan banyak membicarakan terkait permasalahan antikorupsi. Dia mengaku ingin publik bisa lebih masif dan memberikan dukungan terhadap masalah antikorupsi.

“Isu antikorupsi isu yang sangat penting. Karena ketika bicara kemajuan negara, hampir selalu ada masalah korupsi disana. Begitu juga dengan masalah penegakkan hukum, bayangkan ketika penegakkan hukum banyak terjadi korupsi maka ada ketidakadilan, ada pelanggaran HAM dan itu sering kali mengganggu kita,” ucap Novel.

Dia menyampaikan, video-video yang akan diunggah dalam channelnya akan banyak membahas terkait antikorupsi, investigasi, dan integritas. Wadah ini diharapkan bisa bermanfaat dan mengedukasi publik.

Dia mengaku setelah tidak lagi bekerja di KPK menjadi orang yang bebas sehingga tidak lagi terikat dengan aturan-aturan etik yang ada di KPK.

“Sehingga saya berbicara dalam forum-forum yang lebih bebas dan semoga saja itu bisa membantu membawa kemanfaatan,” papar Novel.

Novel kemudian menyinggung kemungkinan akan mengundang tamu yang berintegritas untuk berbagi pengalaman di kanal YouTubenya.

"Saya ingin berbagi dengan banyak hal, terutama hal berhubungan anti korupsi, berhubungan dengan pengalaman saya, pengetahuan, dan tentunya sharing dengan orang lain yang punya komitmen dan integritas," ujar Novel.

Sebagaimana diketahui, tidak hanya Novel yang memulai aktivitas barunya setelah tidak lagi menjadi pegawai KPK. Sebanyak 57 mantan pegawai KPK yang juga dipecat dengan dalih tidak memenuhi asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK), mengisi hari-harinya dengan cara yang baru.

Juliandi Tigor Simanjuntak atau akrab disapa Bang Tigor salah satunya. Setelah dipecat dari KPK ia beralih profesi menjadi penjual nasi goreng gerobakan.

Bang Tigor membuka usaha nasi gorengnya di depan sebuah kios bengkel milik saudaranya. Ia juga hanya memakai sebuah gerobak kecil, alat masak dan tempat makan seadanya.

Lewat brand 'Nasi Goreng KS Rempah', Bang Tigor setiap hari sibuk dengan wajan, sutil dan bahan untuk meracik nasi goreng. Sepiring nasgor buatan Bang Tigor dijual Rp 10 ribu.[]