Olahraga

NOC Indonesia Segera Rumuskan Literasi Olahraga Nasional

Secara garis besar naskah ini menggambarkan olahraga Indonesia dari berbagai perspektif


NOC Indonesia Segera Rumuskan Literasi Olahraga Nasional
Sekjen NOC Indonesia Ferry Kono (kanan) berbincang dengan Direktur Balai Pustaka Dewananda Wardana (dua kiri) dalam pertemuan yang membahas literasi olahraga Indonesia di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta, Kamis (23/09). (Dok NOC Indonesia)

AKURAT.CO, Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menggandeng Balai Pustaka untuk merancang literatur olahraga Indonesia. Rencana ini diharapkan dapat menjadi legacy, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Olympic Movement yang menjadi nilai dan semangat Olimpiade.

Sekretaris Jenderal NOC Indonesia, Ferry J Kono masih merahasiakan secara detail proyek tersebut. Namun, secara garis besar naskah ini menggambarkan olahraga Indonesia dari berbagai perspektif, mulai dari tingkat nasional hingga Internasional.

“Literatur olahraga di Indonesia minim sehingga NOC Indonesia merasa perlu menyusun naskah keolahragaan yang diharapkan dapat menjadi legacy,” kata Ferry usai bertemu Direktur Balai Pustaka, Dewananda Wardana di Kantor NOC Indonesia, Kamis (23/09).

“Naskah ini tak sekadar mengangkat kajian subjektif semata, tetapi juga berbagai aspek, baik sejarah, Olympic Charter (Piagam Olimpiade), hingga hal-hal lain agar literatur ini dapat menjadi pedoman serta rujukan bagi semua, baik praktisi hingga akademisi.”

Ferry menambahkan, literatur yang tengah dirancang bersama Balai Pustaka ini juga akan menjangkau generasi milenial. Hal ini diharapkan dapat memberi gairah bagi generasi muda untuk terjun sebagai atlet.

Selain itu, lanjut Ferry, literasi ini mampu menjadi upaya NOC Indonesia dalam menanamkan budaya dan nilai-nilai Olimpiade sejak usia dini. 

“Seperti apa produknya, kita tunggu saja. Namun, harapan NOC Indonesia adalah ingin membuat anak-anak ini menyukai olahraga. Dari situ, ia akan memiliki keinginan menjadi atlet yang memiliki cita-cita besar, yakni berkompetisi dan naik di podium tertinggi di Olimpiade,” ujar Ferry.