Olahraga

NOC Indonesia Gelorakan Semangat Kebersamaan untuk Bangun Olahraga Tanah Air

NOC Indonesia Gelorakan Semangat Kebersamaan untuk Bangun Olahraga Tanah Air
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari saat memimpin Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) secara virtual di Jakarta, Senin (8/6/2020) (ANTARA/HO/KOI)

AKURAT.CO - Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyuarakan semangat kebersamaan dalam membangun olahraga Indonesia menjadi lebih kuat.

Pria yang karib disapa Okto menjelaskan, persatuan menjadi kunci bagi Indonesia menghadapi situasi yang terjadi saat ini. Terlebih, Presiden RI Joko Widodo berkomitmen untuk mengusut tuntas insiden yang terjadi di Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober lalu. 

"Pemerintah sangat concern dengan apa yang terjadi, sehingga kita sebagai stakeholder olahraga, semoga kita semua bisa dipersatukan. Jangan berikan ruang sedikit pun untuk kita dipecah belah," kata Okto.

baca juga:

Komitmen tinggi ditunjukkan pemerintah dalam mengusut tuntas apa yang sedang terjadi. Presiden Joko Widodo juga telah bertemu keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, menyambangi langsung korban luka-luka, serta membentuk tim independen pencari fakta yang diketuai Menko polhukam Makhfud MD dan Menpora Zainudin Amali sebagai wakil.

Presiden Joko Widodo juga telah berkomunikasi dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino dan menugaskan Erick Thohir,  satu-satunya anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC) atau IOC Member dari Indonesia, untuk bertemu langsung dengan Infantino di Doha, Rabu (05/10).

Dua hari sebelumnya, Erick yang pernah menjabat sebagai Ketua NOC Indonesia periode 2015-2019 juga menyempatkan diri bertemu Presiden IOC Thomas Bach di Swiss.

"Olahraga Indonesia di mata dunia tengah menguat, baik dari sisi prestasi hingga kepercayaan yang diberikan dunia kepada kita untuk menjadi tuan rumah event internasional," jelas Okto.

"Ini harus kita pertahankan dan perkuat lagi. Saya berterima kasih atas dukungan yang diberikan oleh keluarga besar olahraga internasional, dan saya yakin kita bersama bisa menghadapi semua ini."

Sebagai informasi, olahraga Indonesia tengah dalam masa berduka. Setidaknya ad 131 orang meninggal dunia pada Tragedi Kanjuruhan pasca laga Liga 1 Indonesia antara Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (01/10) lalu.[]