Olahraga

NOC Indonesia Berkomitmen Dukung Pemulihan Cedera Lifter Citra Febrianti

Citra memutuskan pensiun pada dua tahun setelahnya, tak lama usai bertanding di Asian Games Incheon 2014 karena cedera tulang lumbal (ekor).


NOC Indonesia Berkomitmen Dukung Pemulihan Cedera Lifter Citra Febrianti
Lifter Citra Febrianti, bertemu dengan Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari dan Sekretaris Jenderal KOI, Ferry J Kono untuk membahas soal medali perak Olimpiade London 2012 miliknya di Kantor NOC Indonesia, Rabu (6/7). (Akurat.co/Dimas Ramadhan)

AKURAT.CO, Komite Olimpiade Indonesia (KOI)/NOC Indonesia berjanji bakal memberikan dukungan penuh kepada Citra Febrianti untuk memulihkan cederanya yang didapat saat menjadi atlet angkat besi nasional.

Citra merupakan lifter nasional yang pernah membanggakn Indonesia. Ia sudah berlangganan meraih medali, termasuk perak di Olimpiade London 2002.

Namun, Citra memutuskan pensiun pada dua tahun setelahnya, tak lama usai bertanding di Asian Games Incheon 2014. Cedera tulang lumbal (ekor) yang parah jadi penyebab utama wanita asal Lampung itu menghentikan kariernya sebagai lifter nasional.

baca juga:

Usut punya usut, cedera yang dialami Citra sudah berkepanjangan. Ia pun mengaku kesulitan untuk memulihkan cederanya lantaran kesulitan ekonomi.

Mengetahui hal itu, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari turut prihatin. Dia pun menegaskan siap membantu Citra untuk mendapatkan bantuan dari stakeholder olahraga yang bersangkutan dan cedera sang atlet bisa pulih.

"Saya bilang, hasil dari rapat kita, walaupun ini di luar konteks, tapi hari ini juga, ke luar dari Kantor ini, Citra harus segera di MRI, paling tidak kita tahu permasalahannya dimana, setelah itu kita akan komunikasi dengan semua pihak yang dukung," kata Okto, sapaan Raja Sapta Oktohari usai bertemu dengan Citra di Kantor NOC Indonesia, Jakarta, Rabu (6/7). 

"Tapi sekali lagi KOI secara maksimal akan berusaha dan berupaya untuk memberikan yang terbaik untuk para atltet. Jadi jangan sungkan-sungkan untuk semua stakeholder, kita semuanya sama, datang kesini dulu nanti kita bicara kita carikan solusinya."

Citra sendiri mengaku sebenarnya enggan meminta bantuan. Namun, himpitan ekonomi yang dialami, ia pun berharap besar kepada KOI dan stakeholder terkait agar mendapatkan bantuan sebagai penanganan medis dari cederanya, yang diakui sudah dialami sejak usia 12 tahun namun makin parah karena menjadi lifter.

"Mudah-mudahan sih ada bantuan,  kalau memang idak bermasalah dan menyangkut masa depan, saya tidak akan minta tolong, tapi memang benar-benar saya tidak ada biaya juga," terang Citra.

"Cedera saya ini semakin lama semakin saya tidak bisa tahan, makanya minta tolong."

Sebagai informasi, Citra Febrianti adalah peraih medali perak di Olimpiade London 2012 kelas 53Kg putri, meski menduduki peringkat empat. Medali tersebut ia dapatkan setelah IOC mendiskualifikasi peraih medali emas Zulfiya Chinshanlo asal Kazakhstan serta peraih perunggu Cristina Lovu wakil dari Moldova.

Kedua peraih medali tersebut terbukti positif menggunakan doping berdasarkan klasifikasi baru Federasi Angkat Besi Internasional (IWF).[]