Ekonomi

Nilai Transaksi Rp13,52 Triliun, IHSG Harus Memble Lagi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak berdaya hingga akhir perdagangan Kamis (17/6/2021)


Nilai Transaksi Rp13,52 Triliun, IHSG Harus Memble Lagi
Ilustrasi - Bursa Efek (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup tak berdaya hingga akhir perdagangan Kamis (17/6/2021). IHSG melemah 0,17% atau 10,12 poin ke 6.068,45.

Ada 179 saham naik, 327 saham melemah dan 144 saham stagnan. Total volume transaksi bursa mencapai 27,75 miliar saham dengan nilai transaksi Rp13,52 triliun.

Investor asing mencatat net buy Rp181,05 miliar di pasar reguler dan net sell Rp632,84 miliar di seluruh pasar. 

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers LQ45 meliputi saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) 5,84%, saham PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 2,88%, saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR) 2,63%.

Sedangkan, saham-saham-saham yang terjebak dalam deretan top losers diantaranya saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) -5,46%, saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) -4,53%, saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) -4,50%.

Sebelumnya, IHSG juga berakhir merah pada penutupan perdagangan sesi I. Mengutip RTI, IHSG turun 0,22% atau 13,165 poin ke level 6.065,403.

Tercatat 165 saham naik, 309 saham turun, dan 157 saham stagnan. Total volume 15 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp7 triliun.

Investor asing melakukan aksi net buy Rp63,884 miliar di pasar reguler dan Rp58,456 miliar keseluruhan market.

Adapun IHSG juga dibukamelemah pada perdagangan tadi pagi. Mengutip RTI pukul 09.05 WIB, IHSG terkoreksi 0,58% atau 35,022 poin ke level 6.043,546.

Tercatat 222 saham turun, 101 saham naik, dan 171 saham stagnan. Total volume perdagangan 1,26 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp728 miliar.

Hingga jelang pukul 10:00 WIB, IHSG masih berada pada kisaran level 6.067,662.

Sekadar informasi, secara teknikal pergerakan IHSG diprediksi menutup gap yang terbentuk pada pekan lalu dan tertahan pada support moving average 5 hari dengan potensi mencoba menguat diperdagangan selanjutnya. 

Sementara itu, untuk laju IHSG indikator stochastic dan RSI menjenuh dengan MACD yang bergerak pada kondisi overvalue. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi menguat dengan support resistance 6.050-6.131.

Denny Iswanto

https://akurat.co