Lifestyle

Nikmatnya Asam Pedas Tempoyak, Kuliner Khas Kalbar dari Durian Fermentasi

Pedas asam tempoyak adalah makanan asal daerah Ketapang dan Pontianak, Kalimantan Barat.


Nikmatnya Asam Pedas Tempoyak, Kuliner Khas Kalbar dari Durian Fermentasi
Pedas asam tempuyak (BORNEO24.COM)

AKURAT.CO, Pedas asam tempoyak adalah makanan asal daerah Ketapang dan Pontianak, Kalimantan Barat. Makanan ini terbuat dari ikan yang dimasak dengan bumbu pedas dan tempoyak. Sensasi asam, manis, asin, dan pedas akan didapatkan dari hidangan berbumbu tempoyak ini. 

Hidangan pedas asam tempoyak biasanya menggunakan ikan segar yang memiliki tekstur daging yang tebal, seperti ikan patin atau angsam. Ikan tersebut kemudian diberi bumbu uleg, yang terdiri dari kunyit, serai, jahe dan lengkuas. Untuk menambah cita rasa unik dan aroma sedap, ditambahkan tempoyak.

Berikut AKURAT.CO uraikan cara memasak pedas asam tempoyak, Rabu, (27/10/2021): 

Bahan-bahan:

  • 300 gram ikan patin.
  • 300 gram tempoyak.
  • 1 ruas serai.
  • 3 cm lengkuas.
  • Garam secukupnya.

Bumbu halus: 

  • 3 cm kunyit.
  • Cabe merah.
  • Cabe rawit.
  • 2 siung bawang merah.

Cara membuat:

  1. Didihkan satu liter air.
  2. Masukkan tempoyak, aduk-aduk hingga tercampur sempurna.
  3. Masukkan ikan.
  4. Tambahkan bumbu halus, serai, lengkuas, dan garam secukupnya.
  5. Masak ikan matang hingga air sedikit menyusut.

Pedas asam tempoyak siap dinikmati. Asam pedas tempoyak cocok disantap dengan nasi putih hangat. 

Berdasarkan sejarah dalam Hikayat Abdullah, tempoyak merupakan makanan khas bangsa Terengganu, yakni suku asli Melayu. Masyarakat Melayu menggunakan tempoyak sebagai bumbu andalan, baik masakan sehari-hari maupun di momen khusus, seperti hajatan dan pesta pernikahan.

Di Indonesia sendiri, Suku Melayu berada di Kalimantan dan Sumatera. Oleh sebab itu, masakan dengan bahan tempoyak juga ada di beberapa daerah di Sumatera.

Di Palembang sendiri, tempoyak dimasak dengan campuran daging ayam. Sementara di Lampung, tempoyak menjadi campuran untuk sambal atau bahan dalam hidangan seruit.

Adapun tempoyak adalah daging buah durian yang difermentasi dengan garam. Cara membuat olahan durian ini tidak terlalu sulit. Pertama, persiapkan durian matang dan garam secukupnya. Pisahkan daging durian dari bijinya, kemudian masukkan dalam toples dan tambahkan garam. Tutup rapat toples dan simpan dalam suhu ruangan. Bisa juga dimasukkan ke dalam kulkas, tetapi fermentasi akan berjalan lebih lambat. Proses fermentasi dilakukan selama tiga hingga lima hari untuk mendapatkan tingkat keasaman yang pas. 

Tempoyak sebenarnya dapat dikonsumsi secara langsung. Namun, banyak yang tidak tahan dengan aroma dan keasamannya. Itulah sebabnya tempoyak lebih sering dijadikan bumbu masakan.[]