Lifestyle

Cicip Nikmat dan Bergizinya Tinutuan, Bubur Asli Manado

Tinutuan pada dasarnya adalah bubur nasi yang dimasak dengan beragam sayuran. Ini lebih dikenal sebagai Bubur Manado.


Cicip Nikmat dan Bergizinya Tinutuan, Bubur Asli Manado
Tinutuan alias Bubur Manado (WIKIPEDIA)

AKURAT.CO, Bukan hanya alam yang indah, Sulawesi Utara juga mempunyai kuliner yang sangat populer, yaitu Tinutuan atau yang lebih dikenal sebagai bubur Manado.

Sesuai namanya, bubur ini memang berasal Manado, namun sering juga dikaitkan dengan Minahasa. Biasanya ditemukan di menu sarapan, Tinutuan sendiri telah menjadi ikon Kota Manado. Saking populernya, Manado kadang-kadang disebut sebagai Kota Tinutuan. 

Dalam bahasa Manado, tinutuan berarti campur aduk, yang sesuai dengan tampilan bubur ini. Ada pula sumber lainnya yang menyebutkan tinutuan berasal dari kata "tuutu" yang berarti nasi atau bubur. 

Sama seperti asal namanya, sejarah Tinutuan sendiri masih belum terlalu jelas. Dilansir AKURAT.CO dari berbagai sumber, Tinutuan dipercaya berasal dari kreativitas rakyat Manado yang saat pada masa penjajahan Belanda hidup penuh kemiskinan.

Lantaran kesulitan menemukan bahan pangan, rakyat mencoba untuk membuat hidangan sederhana menggunakan bahan makanan yang bisa mereka peroleh di pekarangan rumah atau kebun, seperti labu, ubi, kangkung, dan dicampur dengan nasi. 

Terlepas dari sejarahnya, bubur ini mulai populer di Manado sejak 1970, sementara yang lain menyebutnya pada tahun 1981.

Nikmat dan Bergizinya Tinutuan Ini Resep Bubur Manado yang Populer - Foto 1
Tinutuan alias Bubur Manado  Taste Atlas

Ya, Tinutuan pada dasarnya adalah bubur nasi yang dimasak dengan beragam sayuran. Umumnya, sayur yang digunakan adalah bayam, kangkung, labu, singkong, dan jagung tetapi sayuran lain juga dapat digunakan. Sayuran ini dibumbui dengan bawang putih, lemongrass, daun teluk, jahe dan garam.

Bubur biasanya dilengkapi dengan sambal tomat dan ricaroa, bawang goreng renyah, kemangi. Tinutuan bubur juga disajikan dengan ikan asin maupun tahu goreng, dan kadang-kadang dilengkapi dengan mie tambahan.

Soal rasa, kamu tentu tidak perlu meragukannya. Tinutuan memiliki cita rasa yang unik dari rasa gurih dan pedas, dan juga ada sensasi segar. Tak hanya itu saja, bubur ini juga kaya nutrisi, mengingat bahan-bahan yang digunakan mengandung vitamin, mineral, dan serat.

Ini adalah makanan tanpa daging alias vegetarian, tetapi pada acara-acara khusus terkadang ditambahkan daging. 

Tidak sulit untuk membuat bubur ini. Jika kamu ingin membuatnya sendiri di rumah, berikut AKURAT.CO uraikan resepnya: 

Bahan-bahan: 

  • 200 gram beras, cuci bersih dan tiriskan.
  • 150 gram bayam.
  • 100 gram kangkung.
  • 100 gram ubi merah, potong dadu kecil-kecil.
  • 200 gram jagung manis rebus kemudian disisir.
  • 500 gram labu kuning yang tua, potong kecil.
  • 1 batang serai, memarkan.
  • 20 lembar daun kemangi.
  • Bawang putih secukupnya.
  • Air secukupnya.
  • Garam secukupnya.

Pelengkap:

  • ikan asin goreng, secukupnya.
  • Sambal rawit merah.

Cara membuat:

  • Beras, bahan utama, pertama kali direbus dan dibumbui dengan bawang putih, serai dan garam.
  • Ketika nasi sekitar setengah dimasak, tambahkan potongan ubi merah, diikuti oleh jagung dan labu kuning.
  • Setelah semua bahan menjadi cukup lunak, sayuran lain dapat ditambahkan.
  • Lanjutkan memasak sampai tekstur mengental, dan semua bahan benar-benar dimasak, tetapi pastikan untuk tidak terlalu matang.
  • Tambahkan iakn asin dan sambal

Adapun indikator yang jelas dari bubur ini dimasak sempurna adalah ketika warna kuning labu, ubi dan jagung telah menyatu dengan warna nasi.

Mari makan tinutuan![]