Entertainment

Nikita Mirzani Beri Sindiran Menohok Kepada Nindy Ayunda

Nindy Ayunda tengah menghadapi kasus dugaan penyekapan yang dilakukannya kepada mantan supirnya, Sulaiman.


Nikita Mirzani Beri Sindiran Menohok Kepada Nindy Ayunda
Potret gaya sporty Nikita Mirzani (Instagram/nikitamirzanimawardi_172)

AKURAT.CO, Nikita Mirzani kembali menyindir Nindy Ayunda. Melalui instastory instagram pribadinya, Niki sapaan Nikita Mirzani menyindir pernyataan Nindy Ayunda yang memilih diam untuk melawan orang bodoh.

Nikita Mirzani Beri Sindiran Menohok Kepada Nindy Ayunda - Foto 1
Nikita Mirzani menyindir pernyataan Nindy Ayunda yang memilih diam saat melawan orang bodoh. (instagram/nikitamirzanimawardi_172)

“Kalau Nindy Ayunda bilang melawan orang bodoh dengan diam, karena lo bukan orang pintar. Elo orang jahat," tulis Nikita Mirzani di instastory instagram pribadinya yang ditulis Selasa (5/7).

“Kalau gue mendiamkan perbuatan jahat terutama kejahatan elo merampas kemerdekaan orang lain apalagi sampai memfasilitasi dan gue diam, berarti gue sama jahatnya sama elu," lanjutnya.

baca juga:

Kekasih John Hopkins itu mengaku bingung dengan orang yang masih mendukung Nindy Ayunda.

“Dan utk org2 yg msh support org jahat seperti Nindy berarti kalian sama jahatnya sama Nindy,” tuturnya.

Perempuan 36 tahun tersebut mengklaim bahwa Nindy Ayunda tidak berani melawannya.

“Kalau elu melawan gw emang harus diam karena elu ga smp otaknya utk melawan gue dgn cara yg bener,” ungkapnya.

“Btw Nindy kalau lu pinter, nyekap orang gak berakhir di kantor polisi dwong, berakhir dengan silaturahmi,” tutupnya.

Sebelumnya, Nindy Ayunda dilaporkan oleh Rini Diana, istri Sulaiman, ke Polres Metro Jakarta Selatan pada 15 Februari 2021 lalu.

Kasus pun berlanjut, diketahui Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Polres Metro Jakarta Selatan.

Sulaiman menjalani pemeriksaan Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (04/07). Sulaiman datang didampingi istri, Rini Diana dan kuasa hukumnya, Fahmi Bachmid.

Dia diperiksa terkait dengan dugaan penyekapan dan penculikan yang dilakukan oleh Nindy. Pemeriksaan sendiri berlangsung sekitar sembilan jam lamanya.

Fahmi menuturkan pihak penyidik mencoba untuk mendalami persoalan dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan yang terperinci. Kurang lebih ada 30 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.

"Kurang lebih tadi ada 30 pertanyaan terperinci yang ditujukan oleh penyidik, detik, hari, jam, itu digali gimana kejadian ini. Termasuk efek dan akibat yang menimpa Sulaiman itu seperti apa," ujar Fahmi Bachmid ditemui usai pemeriksaan, baru-baru ini.

Dalam kesempatan itu, Sulaiman menceritakan kejadian kurang menyenangkan yang dialami. Kejadian berlangsung pada bulan Februari tahun lalu.[]