Entertainment

Nikita Mirzani Bantah Rumor Ferdy Sambo Adalah Backingannya

Nikita Mirzani diketahui ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan pencemaran nama baik Dito Mahendra

Nikita Mirzani Bantah Rumor Ferdy Sambo Adalah Backingannya

AKURAT.CO, Nikita Mirzani angkat suara usai beredarnya rumor bahwa Ferdy Sambo adalah backingannya.  

Hal itu terlihat pada saat penangkapan Nikita Mirzani yang terjadi beberapa lalu tepat saat Ferdy Sambo dinonaktifkan sebagai Kadiv Propam.

Melalui akun Instagram sang putra, @azkaraqillamawardi_al, Nikita mengaku tak habis pikir dirinya ikut terseret kasus Ferdy Sambo.

baca juga:

“Kenal (Ferdy Sambo) juga enggak, ketemu juga kagak pernah," ujar Niki sapaan Nikita Mirzani dikutip dari akun @rumpi_gosip, Minggu (14/8).

Perempuan yang kerap disapa Nyai itu menjelaskan bahwa laporannya ke Propam Mabes Polri tak ada hubungannya dengan Ferdy Sambo.

"Kalo waktu itu gue mengadukan kasus gue, Polisi Serang ke Propam, memang harus ke Propam. Gue sebagai warga Indonesia yang baik, tidak dapat keadilan, ya gue minta keadilan. Ke mana? Ya ke Propam," katanya.

"Memang pernah gue sebutin, 'terima kasih Bapak Ferdy Sambo?' Enggak pernah. Gue cuma sebutin, 'terima kasih bapak-bapak di Propam karena sudah menerima laporan saya',” sambungnya.

Ibu tiga anak itu kemudian berdalih bahwa backingannya memang berinisial FS. Namun FS yang dimaksud adalah Fitri Salhuteru yang merupakan sahabat karibnya.

"Kenapa jadi gue dibawa-bawa dibilang Ferdy Sambo backing gue? Eh, FS itu Fitri Salhuteru yang backing gue sampai dia menutup matanya. Nggak ada backing yang lain," jelasnya.

Mantan kekasih John Hopkins itu kemudian menyebut bahwa tak miliki backingan lain selain Fitri Salhuteru.

"Selain Fitri Salhuteru, backingan gue jin iprit noh yang suka mangkal di jembatan. Udahlah peace aja," tandasnya.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menetapkan Ferdy Sambo sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J. 

Selain Ferdy Sambo, tim khusus juga menetapkan tiga tersangka lainnya yaitu Kuwat Ma'ruf, Bharada Richard Elizer, dan Bripka Ricky Rizal. 

Keempat tersangka dikenakan Pasal 340 Sub 338 Jo Pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, pidana penjara seumur hidup atau penjara paling lama 20 tahun.

Ferdy Sambo juga disebut sudah mengakui sebagai dalang utama dari pembunuhan Brigadir J.[]