Rahmah

Niat Puasa Dzulhijah, Tarwiyah, dan Arafah Lengkap beserta Artinya

Tujuh hari pertama dinamakan puasa sunnah Dzulhijah, tanggal 8 dinamakan puasa Tarwiyah, dan tanggal 9 dinamakan puasa Arafah


Niat Puasa Dzulhijah, Tarwiyah, dan Arafah Lengkap beserta Artinya
Ilustrasi berpuasa (pinterest.com)

AKURAT.CO Pada sembilan hari pertama di bullan Dzulhijah umat muslim disunnahkan untuk melakukan puasa. Puasa ini terbagi menjadi tiga, yaitu; tujuh hari pertama dinamakan puasa sunnah Dzulhijah, tanggal 8 dinamakan puasa Tarwiyah, dan tanggal 9 dinamakan puasa Arafah.

Dalam salah satu hadisnya, Rasulllah menjelaskan tentang anjuran dan keutamaan melaksanakan puasa ini,

  مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيْهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

baca juga:

Artinya: “Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar” (HR At-Trmidzi). 

Niat puasa

Dilansir NU Online, tata cara niat puasa sunnah ini sama dengan puasa pada umumna, yiatu dilakukan pada malam hari, dengan batas antara waktu terbenamnya matahari sampai terbit fajar. Berikut adalah lafal niatnya:  

1. Niat puasa dari tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah

Sumber: NU Online