Rahmah

Niat Ingin Mencelakai Rasullullah SAW, Dua Sahabat Ini Justru Memeluk Islam, Begini Kisahnya

Suatu hari, kaum musyrik pergi ke rumah Abu Jahal untuk melakukan dialog dalam menyikapi dakwah Rasulullah SAW. 


Niat Ingin Mencelakai Rasullullah SAW, Dua Sahabat Ini Justru Memeluk Islam, Begini Kisahnya
Ilustrasi Sahabat Nabi (orami)

AKURAT.CO Pada awal dakwah di Makkah, Rasulullah SAW mendapat perlawanan yang tidak tanggung-tanggung dari berbagai pihak. Hingga pada suatu hari, kaum musyrik pergi ke rumah Abu Jahal untuk melakukan dialog dalam menyikapi dakwah Rasulullah SAW. 

Kala itu, Thoriq ash Sholidalani masuk ke rumah Abu Jahal dan berkata, "Jika kalian ingin membunuh Muhammad, itu sangat mudah, asal kalian setuju dengan kata-kataku..!!"

"Bagaimana caranya, Thoriq?" Tanya mereka.

"Ketika Muhammad sedang duduk bersandar di dinding Ka'bah, salah satu dari kalian naik ke atas Ka'bah dan meluncurkan batu besar ke tempat duduknya, pasti dia akan mati seketika..!!" Tegas Thoriq.

Perkataan Thoriq sepertinya mendapat respon positif dari kaum musyrik. Kemudian salah seorang dari mereka, yaitu Syihab berkata, "Jika diijinkan, biarkanlah aku yang meluncurkan batu itu dari atas Ka'bah…!!"

Setelah melakukan sedikit perundingan, Akhirnya para pemuka Quraisy menyetujui rencana yang akan diusulkan Thariq. Begitu juga dengan Syihab yang akan meluncurkan serangan batu itu kepada Rasulullah SAW.

Seperti biasanya, waktu itu, Rasulallah SAW sedang duduk bersandar di dinding Ka'bah. Hal tersebut membuat para kaum Quraisy yang telah menunggu kesempatan itu segera melaksanakan rencananya. Kemudian Syihab menaiki Ka'bah pada sisi yang lain dengan membawa sebuah batu besar yang telah disiapkannya. Thoriq ash-Sholidalani dan beberapa pemuka Quraisy bertugas mengamati dari kejauhan.

Setelah berada tepat di atas Rasulullah SAW, Syihab menjatuhkan batu besar itu ke arah kepala Nabi SAW. Tetapi tiba-tiba saja dinding Ka'bah bergeser dan muncul batu lain dari dinding tersebut yang membelokkan arah jatuhnya batu besar yang dijatuhkan Syihab. 

Batu tersebut jatuh di pelataran Ka'bah, dimana jaraknya cukup jauh dari tempat Rasulullah SAW bersandar, sehingga beliau selamat. Setelah itu dinding Ka'bah merapat kembali seperti semula. 

Syihab yang melihat kejadian itu seakan tak percaya, ia hanya mengucak matanya setelah menyaksikan peristiwa menakjubkan tersebut. Syihab segera turun  menghampiri Rasulullah SAW dan mengucapkan dua kalimat syahadat. Thoriq ash Sholidalani yang juga terperanjat melihat peristiwa tersebut, dengan cepat menghampiri Rasulullah SAW lalu menyusul Syihab memeluk Islam. Subhanallah. []