Entertainment

Ngobrol Bareng Gus Miftah, Vanessa Angel Buka-bukaan Soal Kontroversi dan Asmara

Vanessa dan Bibi menceritakan keadaannya ketika akan melahirkan anak pertamanya, Gala Sky Ardiansyah


Ngobrol Bareng Gus Miftah, Vanessa Angel Buka-bukaan Soal Kontroversi dan Asmara
Vanessa Angel di Ngobrol Bareng Gus Miftah

AKURAT.CO Sosok artis Vanessa Angel beberapa waktu lalu menjadi sorotan publik. Wanita kelahiran Jakarta, 21 Desember 1991 ini merupakan bintang sinetron dan model Tanah Air. Sinetron 'Cinta Intan' pada tahun 2008 menjadi kesempatan perdananya mencicipi karier sebagai pemain sinetron. Tak hanya sinetron, Vanessa juga cukup banyak membintangi FTV.

Kisah cinta Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah suaminya melalui banyak ujian. Dari kasus prostitusi online hingga kini keduanya diamankan bersama terkait penyalahgunaan psikotropika. Hingga akhirnya pada akhir tahun 2019 mereka berdua dipersatukan dalam pernikahan.

Vanessa dan Bibi menceritakan keadaannya ketika akan melahirkan anak pertamanya, Gala Sky Ardiansyah.

“Pas aku melahirkan, trus langsung dipisahkan. Aduh rasanya gabisa diungkapkan. Tiba-tiba bisa merawat anak sampe segini nih, melow aku kalo lihat anak" ungkap penuh haru Vanessa kepada Gus Miftah.

Kemudian Gus Miftah berpesan kepada Vanessa dan Bibi, “pernikahan bukan tentang berpikiran sama, melainkan berpikir bersama-sama”.

Mulai dari kontroversi hingga asmara Vanessa Angel, obrolan selama satu jam menjadi semakin panas sebab ada banyak fakta yang akhirnya terkuak mengenai pernikahan pasangan yang semula tidak diresatui, naik-turunnya perekonomian keluarga, hingga jejak langkah kontroversi kehidupan Vanessa Angel selama bergelut di dunia hiburan.

Saksikan Ngobrol Bareng Gus Miftah bersama Vanessa Angel dan Bibi Ardiansayah malam ini (Jumat, 11 Juni 2021) pukul 21.00 WIB hanya di stasiun televisi iNews. Program ini juga dapat diikuti melalui laman www.rctiplus.com dan aplikasi RCTI+.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu