Lifestyle

Nggak Cocok Pakai retinol, Coba 4 Alternatif Berikut Ini

Jika kamu sangat reaktif terhadap retinol, memiliki kulit sensitif, hamil atau menyusui, ada banyak zat atau kandungan lain yang bisa dicoba


Nggak Cocok Pakai retinol, Coba 4 Alternatif Berikut Ini
Ilustrasi retinol- Alternatif retinol (Freepik)

AKURAT.CO  Skincare dengan kandungan retinol sedang ramai dibicarakan karena kemampuannya menembus stratum korneum dan dermis kulit.

Oleh sebab itu, retinol mampu mencegah penuaan dini hingga membantu mengatasi jerawat. 

Melansir Medical News Today, retinol adalah sejenis retinoid, kelas obat yang berasal dari vitamin A. Ahli biasanya menyarankan untuk memperkenalkan retinol kepada kulit secara perlahan.

baca juga:

Kamu juga harus memerhatikan aturan pemakaian hingga kandungan retinol yang ada dalam produk. 

Itulah sebabnya, meskipun memiliki manfaat, penggunaan retinol tidak boleh sembarangan. Retinol berpotensi untuk membuat kulir mengalami iritasi, kemerahan, serta pengelupasan. Selain itu, retinol juga tidak bleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui. 

"Retinol menyebabkan peningkatan pergantian sel kulit. Proses ini berarti bahwa sel-sel kulit baru muncul ke permukaan kulit,  kadang-kadang sebelum sepenuhnya siap. Ini dapat menyebabkan iritasi dalam bentuk kemerahan, kekeringan atau pengelupasan, ' jelas Dr Rabia Malik, seorang Dokter Estetika, dikutip AKURAT.CO, Selasa (5/7/2022). 

Kadi jika kamu sangat reaktif terhadap retinol, memiliki kulit sensitif, hamil atau menyusui, cobalah kandungan lain yang sudah terbukti bermanfaat untuk kulit.

Berikut ini adalah beberapa bahan yang memiliki efek serupa seperti retinol. 

Bakuchiol

Bakuchiol adalah alternatif retinol yang paling terkenal. Bakuchiol berasal dari biji tanaman Babchi yang mampu merangsang regenerasi sel-sel kulit.

Sama seperti retinol, Bakuchiol akan merangsang produksi kolagen, meratakan warna kulit, memperbaiki tampilan garis-garis halus dan mengurangi peradangan.

Niasinamida

Selain retinol, niasinamida juga sudah cukup terkenal dan sering digunakan sebagai kandungan skincare.

Namun umumnya kulit lebih mampu mentolerir niasinamida dibandingkan retinol. 

Niacinamide merupakan salah satu bentuk vitamin B3 yang terbukti dapat merangsang kolagen.

Asam amino

Asam amino juga dikenal sebagai peptida. Ini dikenal untuk mengurangi tanda-tanda penuaan dan melindungi dari kerusakan akibat radikal bebas.

"Kompleks asam amino yang telah ditunjukkan dalam penelitian dapat merangsang kolagen dan mengurangi munculnya garis-garis dalam waktu dua minggu,' jelas Dr Malik.

Minyak biji mawar

Minyak biji mawar  adalah salah satu alternatif terbaik untuk retinol.

Minyak biji mawar penuh dengan vitamin A alami dan yang mendorong pergantian dan regenerasi sel kulit yang cepat tanpa mengeringkan atau membuat kulit mengelupas.