News

Ngeri! Kebakaran Klub Malam Thailand, 13 Tewas dan Warga Berlarian dengan Baju Terbakar

Otoritas Thailand longgar terhadap peraturan kesehatan dan keselamatan, terutama di banyak bar dan klub malam.


Ngeri! Kebakaran Klub Malam Thailand,  13 Tewas dan Warga Berlarian dengan Baju Terbakar
Petugas pemadam kebakaran bekerja untuk memadamkan api di klub malam Mountain B di distrik Sattahip di provinsi Chonburi, Thailand. (AFP)

AKURAT.CO Sedikitnya 13 orang telah dinyatakan tewas dan 40 lainnya terluka dalam sebuah kebakaran klub malam di Thailand.

Kebakaran itu terjadi pada Jumat (5/8) sekitar pukul 1.00 pagi waktu setempat, di mana api melalap klub bernama Mountain B. Tempat hiburan malam ini terletak di distrik Sattahip, provinsi Chonburi, sekitar 150 kilometer selatan Bangkok.

Seorang pejabat dari Layanan Penyelamatan Sawang Rojanathammasathan mengungkap laporan itu kepada AFP tanpa menyebut nama. 

baca juga:

Situasi panik saat kebakaran juga terekam dalam video yang diposting oleh badan penyelamat tersebut. Dalam rekaman itu, orang-orang terlihat putus asa, mencoba kabur dari klub yang terbakar. Mereka berteriak dengan pakaian yang terbakar dan dengan latar belakang api yang berkobar.

Rekaman juga telah tersebar di media sosial, menunjukkan pemandangan warga yang berlarian dengan gumpalan api dan asap membumbung dari klub yang terbakar. 

Menurut layanan tersebut, busa peredam suara akustik telah menyebabkan api menyebar lebih cepat. Busa yang mudah terbakar itu telah dipasang di dinding-dinding klub. Petugas pemadam kebakaran dilaporkan sampai membutuhkan lebih dari tiga jam untuk mengendalikan kobaran api.

Sementara itu, korban tewas terdiri dari empat perempuan dan sembilan laki-laki. Jasad mereka kebanyakan ditemukan dalam kerumunan di dekat pintu masuk dan di kamar mandi. Menurut dinas penyelamat tersebut, tubuh para korban dalam kondisi terbakar parah.

Diyakini bahwa semua korban adalah warga negara Thailand.

"Tidak ada kematian terkait dengan orang asing," kata Letnan Kolonel Polisi Boonsong Yingyong dari kantor polisi Phlu Ta Luang, yang mengawasi daerah kebakaran terjadi. Keterangan ini disampaikannya melalui telepon dengan AFP.

Kekhawatiran telah lama muncul tentang pendekatan Thailand yang longgar terhadap peraturan kesehatan dan keselamatan, terutama di banyak bar dan klub malam.

Api besar pernah meletus di pesta Malam Tahun Baru di klub Santika yang megah di Bangkok pada 2009. Insiden ini menewaskan 67 orang dan melukai lebih dari 200 orang.

Pemilik Santika kemudian dibui tiga tahun penjara. Ia dinyatakan bersalah atas kebakaran itu, yang dimulai ketika kembang api dilepaskan di tengah pertunjukkan panggung band rock bernama Burn.

Insiden serupa terjadi pada 2012, di mana kebakaran melanda sebuah klub di pulau Phuket, magnet bagi turis asing. Insiden itu menewaskan empat orang, dengan kebakaran dipicu oleh korsleting listrik, seperti dilaporkan NDTV. []