News

Ngeri! 50 Mayat Warga Ethiopia Mengambang hingga Sungai Sudan, Diduga Lari dari Perang

Dari mayat-mayat itu, beberapa di antaranya ditemukan dengan luka tembak atau tangan terikat


Ngeri! 50 Mayat Warga Ethiopia Mengambang hingga Sungai Sudan, Diduga Lari dari Perang
Sungai Tekeze yang juga dikenal sebagai Sungai Setit, mengalir di antara wilayah Tigray di Eithopia dan negara tetangga Sudan ( El Tayeb Siddig/Reuters)

AKURAT.CO Sedikitnya 50 mayat telah ditemukan mengambang di sungai antar negara Sudan dan Ethiopia selama seminggu terakhir. Dari mayat-mayat itu, beberapa di antaranya ditemukan dengan luka tembak atau tangan terikat, sebagaimana diungkap oleh seorang pejabat anonim Sudan pada Senin (2/8) waktu setempat. 

Hingga kini, belum diketahui secara jelas identitas atau penyebab meninggalnya orang-orang tersebut. Namun, pejabat itu mengatakan bahwa para korban tampaknya adalah orang-orang yang melarikan diri dari perang di wilayah Tigray, Ethiopia. 

Pejabat itu juga mengaku tengah mengadakan penyelidikan forensik guna menentukan penyebab pasti kematian para korban. 

Keterangan soal penemuan mayat di sungai ini juga telah diamini oleh dua petugas kesehatan Ethiopia di komunitas Hamdayet yang berada di perbatasan Sudan. Mereka membenarkan bahwa mayat-mayat itu telah ditemukan di sungai Setit, yang dikenal di Ethiopia sebagai Tekeze.

Sungai Tekeze mengalir melalui beberapa daerah yang paling bermasalah dari konflik sembilan bulan di Tigray. Dalam konflik ini, etnis Tigray menuduh pasukan Ethiopia dan sekutu melakukan kekejaman saat memerangi pasukan Tigray.

Tewodros Tefera adalah salah satu petugas kesehatan yang ikut bersaksi. Ia adalah seorang ahli bedah yang juga kabur ke Sudan dari kota Humera yang berada di Tigray.

Tefera mengatakan bahwa pada Senin, ada dua mayat yang ditemukan. Satu adalah seorang pria dengan kondisi tangan terikat. Sedangkan satunya adalah seorang wanita dengan luka pada bagian dada. 

Rekan-rekan pengungsi Tefera juga telah mengubur setidaknya 10 mayat lainnya.

Tefera kemudian membagikan sejumlah video sebagai bukti keterangannya soal penemuan mayat. Kepada Associated Press (AP) misalnya, ia memberi sebuah video di mana seorang pria menyiapkan kain kafan untuk jasad yang telungkup di sungai. Lalu kepada Reuters, Tefera membagikan dua video yang menunjukkan warga menggali hingga mengubur mayat-mayat yang terdampar.