Olahraga

Ngannou vs Gane: Dulu Latih Tanding, Malam Ini Baku Hantam

Bertempat di Annaheim, Amerika Serikat, Sabtu (22/1) atau Minggu pagi WIB, Francis Ngannou, akan menempuh pertandingan ke-20 sepanjang kariernya.


Ngannou vs Gane: Dulu Latih Tanding, Malam Ini Baku Hantam
Francis Ngannou (kiri) akan berusaha mempertahankan gelarnya menghadapi Cyril Gane di Annaheim, Amerika Serikat, Sabtu (22/1). ()

AKURAT.CO, Seni beladiri campuran dunia akan menggelar pertarungan terbesar di awal tahun lewat laga perebutan gelar juara dunia kelas berat antara Francis Ngannou versus Cyril Gane. Ngannou, 35 tahun, akan bertanding dengan status sebagai juara bertahan.

Bertempat di Honda Center, Annaheim, Amerika Serikat, Sabtu (22/1) atau Minggu pagi WIB, Ngannou akan menempuh pertandingan ke-20 sepanjang kariernya. Menghadapi Gane juga akan menjadi laga pertamanya mempertahankan gelar sejak merebut sabuk dari Stipe Miocic pada Maret tahun lalu.

Hal lain yang menjadi bumbu dalam pertarungan ini adalah Ngannou dan Gane pernah berlatih di sasana yang sama. Beberapa hari menjelang pertarungan, viral di media sosial video ketika Ngannou dan Gane melakukan latih tanding yang diperkirakan direkam tiga tahun lalu.

baca juga:

Ngannou dikabarkan merasa terganggu dengan cuplikan video tersebut. Petarung asal Kamerun itu mengatakan bahwa video tersebut direkam di MMA Factory di Paris, Prancis, di mana ketika itu ia mengalahkan Gane.

“Pertama-tama, itu bukan cuplikan latih tanding, itu adalah sebuah klip. Saya menjatuhkan dia dengan tendang kaki kanan ke atas,” ucap Ngannou sebagaimana dipetik dari BBC.

Adapun Cyril Gane adalah petarung asal Prancis yang saat ini tercatat sebagai juara dunia kelas berat UFC Interim. Berusia 31 tahun, Gane punya catatan sepuluh pertandingan tanpa terkalahkan.

Pertarungan UFC pertamanya terjadi pada Agustus 2019 ketika ia mengalahkan Raphael Pessoa di ronde pertama dalam laga di Montevideo, Uruguay. Sejak itu, Gane menempuh enam pertandingan tak terkalahkan dengan kemenangan TKO atas Derrick Lewis.

Gelar juara dunia interim didapatkannya lewat kemenangan atas Lewis di Houston, Amerika Serikat, 7 Agustus 2021.

Gane sendiri mengatakan bahwa meski ia pernah berlatih bersama Ngannou, hubungan dengan rivalnya tidak pernah benar-benar akrab. Gane juga mengatakan ia tidak terlalu bermasalah dengan urusan tersebut.

“Dengan Francis kami tidak pernah benar-benar berteman, saya agak sedikit kecewa karena itu salah, itu salah. Saya tidak merasa buruk, saya bisa mengatasinya dengan sangat mudah,” kata Gane.[]