Entertainment

Ngamuk di Bandara Karena Dipersulit, Gebby Vesta Bingung dengan Aturan Pemerintah

Gebby Vesta mengamuk di bandara karena proses perjalanan naik pesawat dipersulit petugas


Ngamuk di Bandara Karena Dipersulit, Gebby Vesta Bingung dengan Aturan Pemerintah
Gebby Vesta (ISTIMEWA )

AKURAT.CO, Selebgram Gebby Vesta meluapkan amarahnya di suatu bandara saat hendak ingin suatu daerah. Hal itu lantaran dirinya tidak diperbolehkan melakukan penerbangan meskipun syarat naik pesawat seperti surat keterangan vaksinasi dan hasil tes PCR sudah lengkap.

"Semua kita dipersulit, benar-benar ini dipersulit. Tuhan lucu banget ini, itu masnya tadi nyolot tuh, itu yang tentara tuh nyolot 'siapa suruh lu enggak nonton tv' katanya," ujar Gebby Vesta dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya, Kamis (22/7).

"Emang kita harus nonton tv? Sementara acara di tv aja enggak berguna sama sekali. Mbak ini juga nyolot, ibu itu," sambungnya.

Belajar dari pengalaman itu, Gebby pun mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan vaksinasi atau tes PCR. Pasalnya, hal tersebut tidak ada gunanya ketika ingin memakai transportasi udara pada saat bepergian ke suatu tempat.

"Jadi kalian kalau enggak mau vaksin enggak usah vaksin, enggak usah keluar kota, enggak usah ya. Karena percuma enggak berguna juga, udah deh," jelasnya.

"Kita sudah makin susah, dibikin makin susah, sampai tadi driver taxi curhat nangis-nangis dari jam 4 subuh keluar baru dapat satu penumpang," lanjutnya.

Ketika mengamuk, Gebby mengaku dirinya sempat diancam akan dilaporkan ke pihak berwajib. Sayangnya, ancaman itu tidak membuatnya gentar.

"Jadi setelah gue buat ramai tadi di sana, mereka pada ketakutan terus ngancam gue kan. Katanya polisikan aja, gue bilang 'mana polisi, sekalian yang pakai seragam Army juga sekalian bawa saya' saya bilang gitu," katanya.

Setelah membuat kegaduhan, Gebby pun dipersilahkan masuk untuk melanjutkan perjalanan hingga ke tempat tujuannya. Secara pribadi, Gebby sangat menyayangkan peraturan pemerintah yang justru mempersulit masyarakatnya sendiri, sementara pendatang dari luar negeri tidak dibebankan dengan aturan tersebut.

"Akhirnya aku dipanggil sama salah satu orang 'mbak-mbak sini aja enggak usah teriak-teriak' akhirnya langsung dicap (tanda izin masuk bandara) sama mereka. Jadi intinya kita harus teriak-teriak dulu, bikin ramai dulu, kita menyuarakan apa yang ada dibenak kita, di hati kita dulu baru dikasi cap gitu," tuturnya. 

"Dan yang paling aneh, orang-orang dari luar negeri itu semuanya lolos langsung dicap tanpa nanya surat keterangan kerja dan dari RT/RW, enggak ada sama sekali. Jadi cuma kita orang-orang Indonesia yang dipersulit semuanya, kenapa gitu. Yang bule enggak, orang Indonesia yang dari luar negeri yang abis karantina semuanya enggak ditanya surat-surat itu, tapi kenapa orang yang ada di Indonesia aja yang dipersulit," lanjutnya lagi.

Gebby menuturkan, petugas di bandara meminta surat keterangan dinas atau pengantar dari RT/RW agar dirinya bisa melanjutkan penerbangan. Kepadanya, petugas menyampaikan peraturan tersebut baru berlaku hari ini (tanggal keberangkatan Gebby Vesta).

"Enggak habis pikir deh, bingung, katanya peraturannya baru berlaku hari ini. Kalau aturannya hari ini jangan diberlakukan hari ini dong, harusnya untuk besok, biar orang tahu dulu updatenya," tutupnya.

Tidak diketahui di bandara mana Gebby mengamuk. Pasalnya, dia juga tidak menyertakan nama bandara tersebut.[]