image
Login / Sign Up

Kritik Rencana Proyek Terowongan, Rustam: Umat Islam Tak akan ke Katedral untuk Misa dan Umat Katolik Tak akan ke Istiqlal untuk Salat

Siswanto

Image

Pekerja menyelesaikan proyek renovasi Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019). Masjid yang berusia 41 tahun direnovasi secara besar-besaran dengan anggaran Rp 465 miliar dengan pengerjaan selama 10 bulan.  | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Rencana pemerintahan Joko Widodo membangun terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral di Jakarta Pusat dikritik sana-sini. Intinya, mereka mempertanyakan apa manfaat proyek terowongan yang nilainya mahal itu.

Salah satu pengkritik adalah mantan Sekretaris Kabinet Dipo Alam. Dipo Alam agaknya lebih setuju kalau anggaran pembangunan terowongan itu dimanfaatkan untuk membangun perpustakaan keuskupan dan pesantren di Agats, Papua. 

"Bro @NataliusPigai2 dan Prof S Aqil Siroj @nu_online percaya proyek "terowongan silaturahmi" (biaya APBN?) lebih bermanfaat untuk bangun simbol kedamaian umat Islam dan Katolik?; atau bangun perpustakaan Keuskupan dan pesantren di Agats, Papua?" kata Dipo Alam melalui akun Twitter.

baca juga:

Dipo merasa perlu untuk mention ke akun Twitter Natalius Pigai dan Said Aqil Siroj karena keduanya merupakan tokoh penting dan pendapat-pendapatnya dijadikan pertimbangan. Natalius adalah mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia asal Papua, sedangkan Said adalah Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama periode 2010-2020.

Pengkritik rencana pembangunan terowongan berikutnya pengamat politik Rustam Ibrahim. Melalui akun Twitter @RustamIbrahim, dia juga menilai terowongan itu tidak banyak memberikan manfaat karena toh, "Umat Islam tidak akan ke Katedral untuk ibadah misa dan umat Katolik tidak akan ke Istiqlal untuk sholat."

Menurut dia alangkah lebih baik kalau Presiden Joko Widodo menyelesaikan pekerjaan rumah dulu, memastikan tidak ada hambatan dalam kebebasan beribadah bagi umat minoritas.

Lebih jauh, Rustam menilai simbol terowongan untuk menggambarkan jembatan hubungan erat antar umat beragama bisa ditafsirkan untuk menyembunyikan adanya masalah dalam hubungan antar-iman di Indonesia, seperti hambatan dalam menjalankan kebebasan beribadah bagi kaum minoritas. 

Rencana pembangunan terowongan juga dikritik Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain. Menurut dia untuk mengoneksikan kedua tempat ibadah tidak perlu membangun terowongan dengan nilai miliaran rupiah.

"DPR dukung pembangunan terowongan Istiqlal-Katedral... Apa gunanya? Jaraknya cuma sepelemparan batu. Jalan kaki di permukaan tanah saja tidak dilarang jika mau. Dibangun puluhan miliar rupiah, buat apa?" kata Tengku melalui akun Twitter.

Menurut Tengku masih banyak pekerjaan yang perlu dibangun untuk mendongkrak ekonomi.

Tengku juga mengatakan ibadah merupakan urusan masing-masing agama.

"Kini pak @jokowi mau mencoba connecting rumah ibadah Katolik dengan rumah ibadah Islam. Biar apa...? Ibadah itu masing-masing..." kata dia.

Jokowi sudah setuju

Presiden Jokowi akan membangun terowongan bawah tanah dari Masjid Istiqlal ke Gereja Katedral untuk mempermudah silaturahim antarumat beragama.

"Ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Jadi tidak kelihatan berseberangan, tapi silaturahmi," kata Jokowi beberapa waktu yang lalu dalam laporan Antara.

"Tadi ada usulan dibuat terowongan dari Masjid Istiqlal ke Katedral. Tadi sudah saya setujui sekalian, sehingga ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi. Terowongan bawah tanah. Sehingga tidak menyeberang," Jokowi menambahkan.

Terkait proses renovasi Masjid Istiqlal yang dimulai sejak Mei 2019, Jokowi mengharapkan seluruh proses renovasi dapat selesai sebelum Ramadhan 2020 agar Masjid terbesar di Asia Tenggara, dengan desain dan konstruksi yang baru, dapat dimanfaatkan umat muslim untuk shalat tarawih berjamaah.

Total anggaran yang disiapkan pemerintah untuk merenovasi Masjid Istiqlal adalah Rp475 miliar. Pemerintah melalui Kementerian PUPR merenovasi bagian-bagian Istiqlal seperti desain eksterior, interior, lahan parkir, kondisi lantai, termasuk perbaikan kondisi sungai yang melintasi kawasan Istiqlal.

Selain itu, kata Jokowi, fasilitas di dalam masjid juga diperbaiki seperti peningkatan kualitas tata suara, cahaya, dan udara. Hal itu diharapkan dapat memberikan kenyamanan saat beribadah.

"Anggaran itu dipakai untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, pencahayaan, tata suara, semuanya. Menambah basement yang di depan, parkirnya ditambah. Juga pembangunan 'landscape' di luar, bukan hanya interior, eskterior semuanya dibangun," ujar Jokowi. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Tengku: Masalahnya Mau Lockdown, Tapi Tidak Berani Kucurkan Uang, Terus Rakyat yang Stay At Home Makan Apa...?

Image

News

Wabah Corona

Politikus Demokrat: Pak Jokowi, Apa yang Membuat Bapak Jadi Peragu untuk Putuskan Lockdown atau Tidak, Jelaskan Saja Pada Rakyat

Image

News

Komnas HAM Minta Presiden Segera Lakukan Karantina Wilayah

Image

News

Wabah Corona

Rustam: Pemerintah Kurang Tegas Soal Physical Distancing

Image

News

Puji Jokowi Hapus UN, Hidayat: Saya Kira Sangat Tepat

Image

News

Wabah Corona

Pemimpin Negara G-20 Fokus Selamatkan Nyawa Manusia Hadapi Covid-19

Image

Ekonomi

Wabah Corona

Sandiaga Uno Setuju Kebijakan Partial Lockdown, Asal...

Image

News

Penyesalan Kaesang Atas Kepergian Eyang Sudjiatmi Notomihardjo

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Iringi Prosesi Pemakaman Ibundanya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Satlantas Jakbar Belum Dapat Perintah Lockdown Wilayah

“Sejauh ini belum ada perintah (lockdown) dari Polda,” ujar Hari kepada wartawan, Minggu (29/3/2020).

Image
News

Meski Sunah, Ternyata 5 Gerakan Wudu Ini Punya Segudang Manfaat Bagi Kesehatan

Allah Swt sangat menyukai orang-orang yang mejaga kebersihan dan menyucikan dirinya

Image
News
Wabah Corona

Dari 47 Orang PDP Covid-19 di Bogor, 9 Orang Diantaranya Meninggal Dunia

Retno menjelaskan, jumlah PDP warga Kota Bogor secara keseluruhan ada 47 orang, yakni bertambah enam orang dari Sabtu (28/3/2020).

Image
News
Wabah Corona

Bantu Gugus Tugas Corona, Korem 042/Gapu Kerahkan Satu Kompi Prajurit

"Ini untuk memudahkan langkah kerja kita secara nyata dan cepat untuk melakukan pencegahan penularan COVID-19"

Image
News
Wabah Corona

Polri Keluarkan Telegram Penyemprotan Disinfektan Serentak Seluruh Indonesia

Tindaklanjut maklumat Kapolri.

Image
News
Wabah Corona

Viral Video Cipinang Melayu, Jaktim Lockdown, Begini Fakta Sebenarnya

Lurah Cipinang Melayu, Agus Sulaeman mengklarifikasi bahwa Jalan Kalimalang tidak ditutup.

Image
News
Wabah Corona

DPR Minta Pemerintah Tetap Perhatikan Pasien Non-Corona

"Padahal, mereka mungkin harus melakukan perawatan, atau penanganan medis lain yang tidak kalah penting"

Image
News
Wabah Corona

Benny Harman: Pak Jokowi Jangan Pernah Ragu Negara RI Dilockdown

Besok akan dibahas dalam Ratas.

Image
News
Wabah Corona

Positif COVID-19, Kondisi Kajari Bantul Dikabarkan Sudah Membaik

Kajari Bantul dikabarkan terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona jenis baru tersebut pada 19 Maret 2020.

Image
News
Wabah Corona

Jumlah Positif Corona Bertambah 130 Orang

Sejauh ini, pemerintah juga telah memeriksa lebih dari 6.500 spesimen.

terpopuler

  1. Gagal Terapkan Kebijakan 'Social Distancing', PKS Nilai Pemerintah Tidak Siap Hadapi Covid-19

  2. Mike Tyson: Wilder Kalah karena Kurang Percaya Diri

  3. Corona, Bandara Sentani Papua Tidak Tutup Penuh

  4. Takut Corona, Warga Lockdown Kampung Sendiri Pakai Bambu

  5. Corona Sedang Menggila, Pulang Kampung Sebaiknya Ditunda Dulu

  6. Kisah Nabi Isa dan Lelaki Berpenyakit Kusta

  7. Cegah Penyebaran Covid-19, Bupati Tabanan Larang Restoran Buka Layanan Makan di Tempat

  8. Gubernur Kalimantan Tengah: Diizinkan atau Tidak, Demi Keselamatan Masyarakat, Kami akan Tetap Tutup Bandara Tjilik Riwut

  9. McGregor Desak Pemerintahnya Turunkan Militer Atasi Wabah Corona

  10. Anggota DPR: 102 Orang Meninggal Dunia, Hari Ini, Entah Sore atau Malam, Kiranya Keluar Sebuah Kebijakan dari Istana

ibunda jokowi

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
Zainul A Sukrin

Pandemi Covid-19 dan Keseimbangan Kekuasaan dalam Budaya Jawa Tradisional

Image
Reza Fahlevi

Gotong Royong Melawan Covid-19

Image
Azhar Ilyas

Video Call Jadi Komunikasi ‘Normal’ Sejak Pandemi Covid-19

Image
Ujang Komarudin

Pilkada di Tengah Corona

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
Ekonomi

Masuk Forbes hingga Hobi Berkebun, Ini 5 Fakta Menarik Amanda Susanti, Pendiri Sayurbox

Image
News

Diberhentikan Secara Tidak Hormat, 5 Fakta Penting Komisioner KPU Evi Novida Ginting

Image
News

Wabah Corona

Sri Mulyani hingga Retno Marsudi, 8 Potret Menteri Srikandi Jalani WFH