Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Simpan Sabu dalam Kotak Amal, Dua Mahasiswa Diciduk Polisi

Ardian

Simpan Sabu dalam Kotak Amal, Dua Mahasiswa Diciduk Polisi

Ilustrasi - Borgol | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO, Ada-ada saja akal bulus dua pengedar narkoba di Bekasi. Guna mengelabui anggota kepolisian, barang haram jenis sabu disembunyikannya di dalam kotak amal.

Kedua pengedar itu bernama Harry Fauzi Pangestu (21), dan Gilang Ramadhan (19).

Kapolsek Pondok Gede, Kompol Hersiantony mengatakan kedua pengedar sabu itu ditangkap di Kampung Rawa Bebek, RT 07 RW 02 Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Selasa (4/2/2020).

baca juga:

"Hasil dari informasi, lalu kami lakukan under cover dengan berpura-pura memesan sabu itu hingga kami ringkus dua pengedar itu," kata Hersiantony, Sabtu (8/2/2020).

Tony sapaan kapolsek menyebut pengedar sabu ini sengaja menggunakan kotak amal untuk menyimpan sabu agar dapat mengelabui anggota polisi.

"Ya mungkin lebih aman aja supaya mengelabui anggota. Dikiranya mungkin engga akan digeledah sama kita," kata Tony.

Hersiantony menerangkan saat awal penangkapan di Kampung Rawa Bebek, tidak ditemukan barang haram itu. Akan tetapi setelah dilakukan pengecekan ponsel serta interograsi mendapat petunjuk barang haram itu berada di kontrakannya.

"Awalnya kita tangkap dan geledah tidak ada barangnya, kita telusuri ke kontrakannya didapatkan sabu dengan total 200,7 gram," beber dia.

Sabu itu dibungkus dalam plastik bening besar seberat 102,21 gram di lantai kontrakannya. Kemudian seberat 98,64 gram dibungkus dalam 12 plastik dan siap edar.

"Kalau yang 12 bungkus siap edar itu disembunyikan pelaku di kotak amal agar mengelabui anggota," terang dia.

Dari hasil pemeriksaan, Tony menyebut satu bungkus besar sabu seberat 102,21 gram itu sudah ada yang memesannya. Sehingga pihaknya juga menangkap satu orang pembeli berinisal AB (47).

"Jadi jika pelaku tidak tertangkap ini akan bergeser ke pembeli makanya ada pembeli kita tahan namanya saudara AB," imbuhnya.

Tony menyebut jika dirupiahkan, barang bukti sabu ini senilai Rp230 juta. Barang haram itu didapatkan dari seorang bandar di daerah Kemayoran, Jakarta.

"Pemasok atau bandar berada di Kemayoran Jakarta, itu yang masih dalam DPO itu masih kita kejar," paparnya.

Kepada penyidik pelaku Harry Fauzi Pangestu mengaku bukan seorang remaja masjid. Ia memiliki kotak amal itu yang sengaja dibelinya di tokk online. Hal itu dilakukannya agar barang haram itu aman dan tidak dicurigai.

Ia membeli kotak amal itu melalui aplikasi online Lazada. Ia juga mengaku hanya sebagai kurir saja. Aktivitas ini sudah dilakukannya selama tujuh bulan.

Selain barang bukti sabu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti lain seperti dua unit ponsel milik dua pengedar dan satu unit ponsel milik pembeli, kotal amal, dan timbangan.

Para pengedar ini dijerat Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Junto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yang ancaman hukumannya minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun.[]

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Wabah Corona

Sudah Diperingati Ngeyel, Polisi Akhirnya Bubarkan Resepsi Pernikahan di Bekasi

Image

News

Wabah Corona

Rahmat Effendi: Tidak Perlu Khawatir dengan Kasus Baru Covid-19

Image

News

40 Travel Gelap Ditilang Polisi di Bekasi

Image

News

Wabah Corona

Kementerian Kesehatan Setuju PSBB Depok, Bogor, dan Bekasi

Image

News

Wabah Corona

Usai Jalani Rapid Test Corona, 365 Paramedis Bakal Door To Door Periksa Warga

Image

News

Wabah Corona

Ratusan Tenaga Medis Jalani Rapid Test Corona di Stadion Patriot

Image

News

Polisi Gerebek Rumah Pengguna Narkoba di Bekasi

Image

News

Wabah Corona

Gara-gara Corona, Kericuhan Terjadi di Pertokoan Mega Hypermal Bekasi

Image

News

Wabah Corona

Kejang-kejang Saat Teleponan, Pria Paruh Baya Ini Tidak Ada yang Tolong

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

BMKG Imbau Warga Waspadai Potensi Gempa di Sultra

BMKG Stasiun Geofisika Kendari telah memasang sembilan alat pendeteksi dini gempa di sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara

Image
News

Waspada Covid-19, Fahri Minta Kemenkes Gratiskan Pemeriksaan

Sahabatnya tersebut tak terlihat bergejala namun melakukan isolasi mandir

Image
News

Masyarakat Tak Patuhi Prokes, Bangka jadi Penyumbang Terbesar Kasus COVID-19 di Babel

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan Kabupaten Bangka menjadi penyumbang kasus baru COVID-19 tertinggi

Image
News

Pemkab Magetan Targetkan PAD Telaga Sarangan Mencapai 13,9 miliar

Target tersebut bisa berubah naik atau turun pada perubahan keuangan nanti dengan melihat kondisi pandemi COVID-19

Image
News

Tersangka Korupsi Dilantik Jadi Pejabat, Pengamat: Itu Melanggar Etika!

Pengamat kebijakan publik, Wayu Eko Yudiatmaja mengatakan pelantikan pejabat yang berstatus sebagai tersangka korupsi merupakan pelanggaran

Image
News

Bengkel Kapal di Tanjungpinang Terbakar, Diduga Karena Arus Pendek Listrik

Penyebab terbakarnya bengkel di galangan kapal api, Kelurahan Kampung Bugis diduga disebabkan adanya arus pendek listrik

Image
News

Kemendikbud Tegaskan Akan Ada Sanksi Sekolah yang Paksa Siswi Berhijab

Viral siswi non-muslim diminta kenakan hijab di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang, Sumatera Barat

Image
News

Syarat Perpanjang Kontrak, Tenaga Harian Lepas di Penajam Wajib Kumpulkan Sampah

Tenaga Harian Lepas (THL) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur

Image
News

MPR: Perbaikan Mendasar Pengendalian Covid-19 Harus Segera Dilakukan

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat menilai, pandemi Covid-19 semakin tidak terkendali

Image
News

Epidemolog ke Pemerintah: Vaksinasi Tahap I Penentu Tahap Selanjutnya

Ahli epidemiologi Universitas Andalas (Unand) Padang, Defriman Djafri Phd berpendapat keberhasilan vaksinasi COVID-19

terpopuler

  1. 7 Potret Pernikahan Uta Syahputra, Adik Olga yang Dulu Viral karena Jadi Tukang Parkir

  2. Gilbert: Hanya Anies Baswedan yang Melepas Tanggung Jawab Daerah ke Pusat

  3. Jika Ada Keluarga Isolasi Mandiri, Jangan Pakai Toilet yang Sama

  4. Bencana Tak Pandang Bulu, Banjir Kalsel Rendam Barang Milik Negara

  5. Takut Warga Tak Bisa Makan Malam, Wagub DKI Dukung Pemerintah Pusat Perpanjang Operasional Mal

  6. Brigjen Rusdi Hartono Akui Rekomendasi Komnas HAM Tidak Diserahkan ke Polri

  7. Tanpa Ampun, Facebook Blokir Permanen Akun Donald Trump

  8. Polri: Banjir di Kalsel Akibat Curah Hujan Tinggi, Bukan Pengerukan Pertambangan

  9. Minta Polisi Tangkap Pelaku Pemotong Kabel Listrik Rumah Pompa, HNW Kena Kritik Ferdinand

  10. Resep Bebek Goreng ala H. Slamet, Nikmatnya Bikin Ketagihan!

fokus

Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Abdul Hamid

Ilusi Dilema Demokrasi dan Integrasi

Image
UJANG KOMARUDIN

Menanti Gebrakan Kapolri Baru Pilihan Jokowi

Image
Kementrian Luar Negeri Republik Azerbaijan

Tragedi Black January

Image
UJANG KOMARUDIN

Kapolri Baru

Wawancara

Image
Video

VIDEO Gesits, Cita-cita Bangsa Ciptakan Kendaraan Listrik | Akurat Talk (1/2)

Image
Video

Bukan Mistis, Gangguan Jiwa Adalah Gangguan Medis | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Dokter Vivi Ajak Kenali Mental Sehat di Dalam Diri | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Maya Nabila, Mahasiswa S3 ITB yang Baru Berusia 21 Tahun

Image
News

5 Fakta Penting Habib Muhammad bin Ahmad Al-Attas, Tunaikan Haji Lebih dari 29 Kali

Image
News

4 Fakta Penting Deva Rachman, Istri Kedua Syekh Ali Jaber yang Jarang Tersorot