image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Penuhi Panggilan KPK, Cak Imin Didampingi Dua Mantan Menteri dari PKB

Yudi Permana

Image

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, saat ditemui di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/8). | AKURAT.CO/Khalishah Salsabila

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar alias Cak Imin akhirnya memenuhi panggilan tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Saat tiba di gedung Merah Putih KPK, Ketua Umum PKB itu didampingi dua mantan Menteri Kabinet Indonesia Kerja asal PKB, yakni mantan Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri dan mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo.

Cak Imin diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Direktur dan Komisaris PT Sharleen Raya (JECO Group), Hong Arta John Alfred.             

baca juga:

Eko enggan berkomentar terkait pemeriksaan Muhaimin Iskandar. Ia mengaku hanya mengantarkan Cak Imin memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.

"Nanti saja tunggu keterangan beliau langsung setelah selesai. Saya cuma mengantar saja," kata Eko Putro di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020).         

Hanif Dhakiri juga mempersilahkan awak media untuk menanyakan langsung kepada yang bersangkutan, dalam hal ini Cak Imin.            

Kedua Politikus PKB itu langsung meninggalkan Gedung KPK setelah mengantarkan Ketua Umumnya memasuki gedung Merah Putih KPK.

"Muhaimin Iskandar (Anggota DPR-RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa) saksi HA terkait kasus dugaan Korupsi menerima hadiah terkait proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat TA 2016," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (29/1/2020).     

Sebelumnya penyidik diketahui pernah menjadwalkan pemeriksaan Cak Imin pada 19 November 2019 lalu. Namun, dia mangkir dari pemeriksaan KPK.           

Upaya KPK memanggil dan memeriksa Cak Imin diduga berkaitan dengan permohonan Justice Collaborator (JC) yang dilayangkan mantan politikus PKB Musa Zainuddin pada Juli 2019 lalu. Dalam suratnya, Musa mengungkap adanya dugaan aliran duit ke petinggi PKB yang tak pernah terungkap di persidangan.                 

Dalam kasus ini, Hong Artha diduga menyuap sejumlah pihak, antara lain Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran Hi Mustary serta Anggota DPR Damayanti terkait pekerjaan proyek infrastruktur Kementerian PUPR.             

Hong merupakan tersangka ke-12 dalam kasus ini. Sebelumnya, KPK telah menetapkan 11 tersangka lainnya.           

Diketahui, kasus tersebut bermula dari tertangkap tangannya anggota Komisi V DPR RI periode 2014 2019 Damayanti Wisnu Putranti bersama tiga orang lainnya di Jakarta pada 13 Januari 2016 dengan barang bukti total sekitar 99 ribu dolar AS.

Uang tersebut merupakan bagian dari komitmen total suap untuk mengamankan proyek di Kementerian PUPR Tahun Anggaran 2016. []

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

Bupati Tulungagung Belum Didampingi Pengacara Hadapi KPK

Image

News

Pilkada 2020

KP2IT Imbau Masyarakat KTI Pilih Calon Bebas Korupsi di Pilkada 2020

Image

News

Kejari Perintahkan Jaksa Dalami Kasus Korupsi Tribun Lapangan Merdeka Solok

Image

News

Warga Gelar Syukuran Keluarga Pulang dari Wuhan, Roy Suryo: Ada Juga yang Persiapkan Slametan 40 Hari Hilangnya Harun Masiku

Image

News

Usai Diperiksa KPK, Ahmad Sahroni Bantah Ketahui Kasus Suap Bakamla

Image

News

KPK Diminta Mengusut Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi Pasar Kementerian Perdagangan

Image

News

KPK Bentuk Satgas Khusus untuk Buru Harun Masiku

Image

News

Wahyu Setiawan Serahkan Bukti Pengembalian Uang Suap ke KPK

Image

News

Usai Diperiksa KPK, Politisi NasDem Ahmad Sahroni Mengaku Ditanya Terkait Bisnis di Masa Lalu

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Star Airsoftgun Team Dukung Polri Berantas Peredaran Air Soft Gun Ilegal

Penggunaan sudah diatur dalam Perpol No. 5 tahun 2018, kalau disalahgunakan justru bisa dikenakan UU darurat No. 12 tahun 1951

Image
News

Soal HAM dan Intoleransi, Setara: Jokowi Harus Jawab Harapan Publik

"Kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf memang belum genap satu tahun. Presiden Jokowi masih punya waktu dan mesti menjawab harapan publik,"

Image
News

Hindari Kejaran Polisi, Remaja Tewas Ceburkan Diri ke Danau

"Tim SAR segera bergerak ketika mendapatkan informasi RM sengaja menceburkan diri ke danau sekitar pukul 02.00 WIB,"

Image
News

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian di Masjid

"Sekitar pukul 04.00 WIT korban terbangun dan melihat handphone beserta dompetnya telah hilang,"

Image
News

Jasa Marga Pastikan Tol Cipularang Kilometer 118 Tidak Kembali Longsor

"Sebagian pengemudi melambatkan perjalanannya di titik 118. Mungkin karena beberapa yang viral atau hoaks longsor tentang KM 118,"

Image
News

Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Organ Harimau Sumatera

"Ketiga tersangka merupakan kurir yang membawa organ harimau dari Jambi ke Indragiri Hulu, Riau,"

Image
News

Usai Makan Nasi Goreng, Remaja 16 Tahun Dikeroyok hingga Tewas di Pasar Minggu

"Polisi sudah bergerak, kita sudah autopsi korban, cari saksi."

Image
News

Menteri LHK Tindaklanjuti Arahan Presiden Soal Rehabilitasi Lahan

"Mendapat arahan dari Presiden, saya langsung menggelar rapat bersama jajaran eselon I yang juga dihadiri wakil menteri LHK,"

Image
News

Survei Indo Barometer, Anies Lampaui Ahok Atasi Masalah Pendidikan dan Kesehatan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) semasa menjadi Gubernur DKI Jakarta dianggap paling berhasil mengatasi banjir dan kemacetan.

Image
News

Bima Arya: PAN Tidak Akan Meminta-minta Posisi di Kabinet

Bima Arya Sugiarto menilai keputusan untuk bergabung dengan koalisi pemerintah tidak mesti berkaitan dengan pembagian jatah menteri.

terpopuler

  1. Pemuda Adat Papua Sebut Laporan Veronica Koman Provokatif

  2. Liburan Satu Minggu di Jogja? Ini 21 Kuliner Terenak yang Wajib Kamu Coba!

  3. Tanggapi Kepala BPIP, Syarief Hasan: Sejak Dulu Agama Tidak Pernah Bertentangan dengan Pancasila

  4. Mourinho Mencium Peluang Tottenham Finish di Empat Besar

  5. Irfan Bachdim Ungkap Perbedaan Shin Tae-yong dengan Simon McMenemy

  6. Mike Tyson Jagokan Fury Kalahkan Wilder

  7. Dramatis, Gol Menit Akhir Gagalkan Kemenangan PSG

  8. Mantan KSAU Sebut Pertahanan Aset

  9. Lolos ke Final, Susy Sebut Indonesia Sudah Waspadai Strategi India

  10. Disebut Masih Berhubungan Baik dengan Vicky Prasetyo, Angel Lelga: Halu Ya!

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Image
Ahmad Irawan

Menanti Kehadiran Omnibus Law, Menyongsong Indonesia Maju

Image
Achsanul Qosasi

Membenahi Tradisi Ilmiah Perguruan Tinggi

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Sosok

Image
News

Tutup Usia, 7 Fakta Penting Romo Gregorius Utomo Pr, Penggerak Pertanian dan Pedesaan Lestari

Image
News

10 Pesona Zita Anjani, Anak Ketum PAN Zulkifli Hasan yang Jadi Waketu DPRD DKI Jakarta

Image
Ekonomi

Pernah Punya Kantor Bocor, 5 Fakta Menarik Pendiri Female Daily Network Hanifa Ambadar