image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Pengamat Minta Wacana Naikkan Ambang Batas Parlemen Dikaji Secara Mendalam

Muslimin

Image

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri disaksikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin memotong tumpeng saat Pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 PDIP di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Kegiatan bertema 'Solid Bergerak Wujudkan Indonesia Negara Industri Berbasis Riset dan Inovasi Nasional' tersebut dihadiri sejumlah petinggi negara dan ribuan kader PDIP. Presiden dalam pidatonya menekankan untuk mempercepat hilirisasi industri dan mengurangi ekspor bahan baku mentah. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Wacana untuk menaikkan parliamentary threshold (PT) atau Ambang Batas Parlemen perlu kajian yang mendalam.

Hal itu dikatakan Pengamat politik dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Ahmad Sabiq di Purwokerto, Senin (27/1/2020).

"Wacana untuk menaikkan Ambang Batas Parlemen perlu kajian yang mendalam," kata Ahmad Sabiq.

baca juga:

Sabiq menilai pemberlakuan Ambang Batas Parlemen pada saat ini sudah cukup baik dan efektif.

"Pemberlakuan ambang batas seperti yang ada pada saat ini sudah menunjukkan dampaknya pada penyederhanaan partai. Artinya ambang batas saat ini sudah memberikan dampak nyata," katanya.

Karena itu, kata dia, perlu pengkajian dan pembahasan yang menyeluruh apakah besaran PT benar-benar perlu ditingkatkan.

Dia juga menambahkan, menaikkan PT dikhawatirkan akan menyebabkan banyak suara yang sia-sia karena tidak terkonversi menjadi kursi.

Sebelumnya, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan telah menghasilkan sembilan rekomendasi, salah satunya tentang ambang batas 5 persen DPR RI.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, di sela rakernas, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (11/1), mengatakan Rakernas I PDI Perjuangan 2020 merekomendasikan kepada DPP partai dan Fraksi DPR RI PDI Perjuangan untuk memperjuangkan perubahan UU Pemilu untuk mengembalikan pemilu Indonesia kembali menggunakan sistem proporsional daftar tertutup.

PDIP ingin meningkatkan Ambang Batas Parlemen (parliamentary threshold/PT) DPR dari saat ini 4 persen menjadi 5 persen, dan PDIP ingin ada PT di DPRD provinsi dan kabupaten/kota.

"Peningkatan Ambang Batas Parlemen sekurang-kurangnya 5 persen, pemberlakuan Ambang Batas Parlemen secara berjenjang (5 persen DPR RI, 4 persen DPRD provinsi, dan 3 persen DPRD kabupaten/kota)," katanya.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

Pulang Urus Bisnis di Jakarta, Gibran "Main" ke Sekretariat DPC PDIP Solo

Image

News

Anies Mangkir Rapat Pembahasan Banjir, PDIP: Prioritasnya Cuma Meninjau Ketimbang Cari SolusiĀ 

Image

News

KPK Kembali Periksa Kader PDIP, Donny Tri Istiqomah Terkait Suap Harun Masiku

Image

News

Polda Metro Jaya Lanjutkan Laporan Dewi Tanjung terkait Pencemaran Nama Baik

Image

News

Pengamat: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Itu Gampang, Yang Sulit itu Jika Tidak Ada Kemauan

Image

News

SAH! Pimpinan DPR RI Tetapkan Tiga Anggota PAW dari Fraksi PDIP dan Nasdem

Image

News

KPK Konfirmasi Sekjen PDIP Soal Percakapan Kasus OTT Wahyu Setiawan

Image

News

Usai Diperiksa KPK, Evi Novida Mengaku Tak Pernah Bertemu Harun Masiku

Image

News

Soal Keberadaan Harun Masiku, Hasto Sekjen PDIP: Silakan Tanya KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Kasus Kematian Hampir 3.000, WHO Sebut Risiko Penyebaran Virus Corona Melonjak ke Level Tertinggi

Image
News

Rustam: Puan Maharani Jangan Dipaksakan Jadi Cawapres atau Capres, Contohlah Megawati

Menurut Rustam, ketua DPR dari PDI Perjuangan itu sebaiknya tetap duduk menjadi ketua lembaga legislatif.

Image
News

DPR Minta Mendagri Bentuk Desk Corona

Untuk koordinasi pemerintah daerah seluruh Indonesia.

Image
News

Baru 5 Hari Mundur dari PM, Mahathir Mohamad Kini Klaim Dapat Dukungan Mayoritas untuk Calonkan Diri Kembali

Image
News

Observasi Kru Diamond Princess, Kemenkes: Kan Sebaru Itu Ada Delapan Gedung, Nanti Kita Siapkan Satu Gedung untuk Mereka

WNI dan tim evakuasi akan dijemput oleh bus milik TNI dan menuju Pulau Sebaru Kecil dengan menggunakan KRI dr. Soeharso.

Image
News
Wabah Corona

Laboratorium China yang Terbitkan Genom Virus Corona Ditutup Pemerintah

Image
News

Bamsoet: Advokat Harus Mampu Manfaatkan Kemajuan Teknologi di Bidang Hukum

Advokat harus bekerja secara independen.

Image
News

Keberangkatan Umroh Ditunda, Politisi: Mohon Sabar Demi Kebaikan Bersama, Apalagi Dalam Beribadah, Kita Senantiasa Dituntut Kesabaran

Ia menambahkan bahwa Maret 2020 pihaknya telah siap memberangkatkan 300 jamaah yang telah mendaftar.

Image
News

Kini Punya Dua Hutan Adat, Oktavia: Biasanya SK Diserahkan Presiden di Istana, Tapi Kita Langsung Presiden Datang ke Riau

Hutan adat Imbo Putuih selama ini sudah menjadi sumber benih kulim yang merupakan tanaman asli khas hutan tropis Sumatera.

Image
News

Kasus Paniai Berdarah, Jaksa Agung: Kami Belum Dipanggil Pak Menko Polhukam

Berkasnya masih diteliti jaksa.

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  3. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  4. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  5. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  6. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  7. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  8. Presiden PKS: Umat Islam di India Harus Dihormati secara Layak

  9. Positif Terjangkit Corona, WNI di Taiwan Malah Bikin Video TikTok

  10. Mantan Jenderal Israel: Netanyahu Bikin Israel Kacau Total

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan