image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Kisruh di TVRI Terlalu Penting untuk Dibiarkan Tanpa Intervensi Pemerintah

Siswanto

Image

Direktur Utama TVRI, Helmy Yahya Perkenalkan Logo Baru TVRI, Jumat (29/3) | AKURAT.CO/Sai

AKURAT.CO, Pemerhati politik  Rustam Ibrahim mengatakan dibutuhkan alasan-alasan yang masuk akal untuk memberhentikan seorang direktur utama TVRI. Dewan Pengawas, kata dia, bukanlah pemilik atau pemegang saham TVRI.

Pernyataan Rustam menanggapi polemik pemberhentian Helmy Yahya dari jabatan direktur utama TVRI atas rekomendasi Dewan Pengawas.

Menurut Rustam penanganan masalah internal TVRI harus melibatkan Pemerintah.

baca juga:

"Kisruh di TVRI terlalu penting untuk dibiarkan tanpa intervensi Pemerintah. Pemerintah perlu tahu adakah alasan-alasan yang masuk akal atau alasan profesional dalam memberhentikan Helmy Yahya. Jangan-jangan ada kepentingan politik atau subyektivitas idelogis Dewan Pengawas," kata Rustam melalui akun Twitter.

Beberapa waktu yang lalu, Helmy Yahya menjelaskan kronologis pemberhentian melalui konferensi.

"Tanggal 4 Desember 2019 saya dinonaktifkan. Saya kaget, oleh karena itu tanggal 5 Desember saya melakukan perlawanan dengan mengatakan SK itu tidak sah," kata Helmy.

Dia mengatakan penonaktifan disampaikan melalui surat dua halaman, dan dilandasi sejumlah alasan. Sejak penonaktifan tersebut, kata dia, mediasi terus dilakukan oleh sejumlah pihak termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika dan dia diminta untuk tidak berbicara di media.

Akhirnya, kata dia, Kominfo menyampaikan tidak boleh ada pemecatan.

"Ke semua orang kami datang. Kami bertemu dengan beberapa tokoh DPR, ke BPK, juga menghadap ke Mensesneg dan perintahnya sama, saya diminta untuk menyampaikan pembelaan," kata Helmy.

Helmy pun mengungkapkan bahwa dia kemudian melakukan pembelaan terhadap surat dua halaman yang isinya menonaktifkan itu.

Menurut Helmy pembelaan dilayangkan melalui surat sebanyak 27 halaman.

Semua yang menjadi dasar penonaktifan dirinya oleh Dewan Pengawas dijawab Helmy secara detail.

"Saya menjawab 27 halaman dengan lampiran 1.200 halaman, nggak main-main. Semua catatan yang kata mereka menjadi catatan saya, saya jawab dan sudah saya sampaikan 18 Desember 2019," ujar Helmy.

Helmy mengatakan surat pembelaannya mendapat dukungan juga dari jajaran direksi TVRI lainnya yang dibuktikan dengan tandatangan bersama.

Dia menekankan dalam bekerja, direksi TVRI yang berjumlah enam orang memimpin dengan sistem kolektif kolegial sehingga apa yang dilakukan oleh direksi, merupakan hasil keputusan bersama.

"Kelima direksi mendukung pembelaan saya karena catatan pemberhentian penonaktifan saya itu adalah catatan atas tindakan operasional yang sudah kami putuskan secara kolektif kolegial," jelas Helmy.

Namun, pembelaan itu tidak diterima. Helmy tetap dipanggil Dewan Pengawas dan diberitahukan bahwa dia diberhentikan.

Adapun sejak penonaktifan Helmy sebagai Dirut, Dewan Pengawas menunjuk Direktur Teknik LPP TVRI Supriyono sebagai Pelaksana Tugas Harian Direktur Utama, menggantikan Helmy.

Helmy lebih jauh menyebutkan salah satu dasar pemberhentian dirinya yakni mengenai pembelian hak siar siaran langsung Liga Inggris yang dinilai tidak tertib administrasi.

Menurut Helmy, pembelian siaran Liga Inggris bertujuan agar TVRI memiliki sebuah konten yang membuat semua orang menonton TVRI.

"Semua stasiun di dunia tentu ingin memiliki sebuah program killer konten atau lokomotif konten yang membuat orang menonton. TVRI karena kepercayaan orang, karena jangkauan kami lima kali lipat dari tv lain, akhirnya kami mendapatkan kerja sama dengan Mola TV untuk menayangkan Liga Inggris, " kata Helmy.

Direktur Program Pemberitaan TVRI Apni Jaya Putra menjelaskan bahwa sehubungan pembelian hak siar siaran langsung Liga Inggris, jajaran direksi telah melaporkan kepada Dewan Pengawas secara informal maupun administratif.

Dewan Pengawas, kata Apni, juga telah mengeluarkan surat berisi arahan soal penanyangan Liga inggris itu.

Dalam arahannya, Dewas meminta direksi melaksanakan tertib administrasi atas perubahan pola acara dan anggaran TVRI, sehubungan dengan penayangan Liga Inggris dan tetap menjaga keseimbangan program siaran TVRI.

Dewas juga mengingatkan direksi agar tetap memperhitungkan fungsi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik, dengan memastikan penayangan Liga Inggris tetap mampu menunjukan nilai-nilai nasionalitas serta membangkitkan motivasi bagi peningkatan prestasi sepak bola nasional.

Sementara pengadaan atau sewa alat untuk kebutuhan siaran Liga Inggris agar sesuai peraturan perundang-undangan dan dapat dipertanggungjawabkan keuangannya.

Sejumlah arahan itu menunjukkan dukungan Dewan Pengawas atas penayangan Liga Inggris di TVRI. Terlebih, kata Apni, Dewan Pengawas turut hadir saat peluncuran penayangan Liga Inggris oleh TVRI. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

News

Belajar dari Sikap Orang-orang Cina Hadapi Corona, Rustam: Andaikan Kita Punya Tekad Seperti Ini, Bukannya Saling Membully

Image

News

Berbagai Reaksi Dunia Hadapi Corona, Indonesia Pilih Bayar 'Influencer'

Image

News

Pemerintah Diminta Terus Melobi Arab Saudi Soal Kebijakan Penghentian Sementara Visa Umrah

Image

News

DPR Minta Pemerintah Cari Solusi Terkait Penundaan Umrah

Image

News

Lokasi Observasi 188 ABK Kapal Pesiar World Dream: Pulau Sebaru Ini Rumah, Jadi Ada Kamar-kamarmya Bagus

Image

News

Jokowi: Hati-hati, Saya Hanya Selalu Pesan kepada Menko, Hati-hati Putuskan dalam Menyelesaikan Ini

Image

News

Masa Jabatan Hakim MA dan MK Beda, Saldi Isra: Politik Hukum Apa Yang Sedang Dibangun Pemerintah?

Image

News

Omnibus Law

KNPI Dukung Omnibus Law

Image

News

Masyarakat Minoritas yang Dulu Dukung di Pilpres Kini Sedang Menunggu Kebijakan Jokowi untuk Lawan Intoleransi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Wabah Corona

Laboratorium China yang Terbitkan Genom Virus Corona Ditutup Pemerintah

Image
News

Keberangkatan Umroh Ditunda, Politisi: Mohon Sabar Demi Kebaikan Bersama, Apalagi Dalam Beribadah, Kita Senantiasa Dituntut Kesabaran

Ia menambahkan bahwa Maret 2020 pihaknya telah siap memberangkatkan 300 jamaah yang telah mendaftar.

Image
News

Kini Punya Dua Hutan Adat, Oktavia: Biasanya SK Diserahkan Presiden di Istana, Tapi Kita Langsung Presiden Datang ke Riau

Hutan adat Imbo Putuih selama ini sudah menjadi sumber benih kulim yang merupakan tanaman asli khas hutan tropis Sumatera.

Image
News

Kasus Paniai Berdarah, Jaksa Agung: Kami Belum Dipanggil Pak Menko Polhukam

Berkasnya masih diteliti jaksa.

Image
News

652 Bencana Melanda Indonesia Sepanjang Februari 2020

Curah hujan tinggi masih terjadi hingga awal Maret di berbagai daerah di Indonesia dan masyarakat diharapkan waspada.

Image
News

Jaksa Agung Nyatakan Bakal Ada Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Jiwasraya

Tersangka akan terus bertambah.

Image
News

Lion Air Hentikan Sementara Semua Layanan Penerbangan Umroh dari 13 Kota Keberangkatan ke Arab Saudi

Lion Air telah berkomunikasi dengan para tamu jamaah yang sudah berada di Jeddah dan Madinah perihal proses kepulangan.

Image
News

Bumigas Laporkan Deputi Pencegahan ke Dewas KPK

Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan, dilaporkan perihal penerbitan surat rekomendasi dugaan korupsi.

Image
News

Kejagung Ajukan Pembukaan Blokir 25 SID Kepada OJK Terkait Korupsi Jiwasraya

Penyidik tak menemukan hal mencurigakan.

Image
News

Ciptakan Riliv, Dua Pemuda Indonesia Ini Masuk Forbes Asia

Riliv adalah aplikasi meditasi dan konseling online dengan psikolog profesional.

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  3. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  4. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  5. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  6. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  7. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  8. Presiden PKS: Umat Islam di India Harus Dihormati secara Layak

  9. Mantan Jenderal Israel: Netanyahu Bikin Israel Kacau Total

  10. Positif Terjangkit Corona, WNI di Taiwan Malah Bikin Video TikTok

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan