Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Marak Penyelundupan Senjata, Mabes Polri Kirim Personil Polairud ke Papua

Aricho Hutagalung

Marak Penyelundupan Senjata, Mabes Polri Kirim Personil Polairud ke Papua

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) didampingi Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kedua kiri) menyalami anggota Brimob di sela-sela upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin (14/10/2019). TNI dan Polri bersinergi untuk meningkatkan pengamanan di Wamena. | ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

AKURAT.CO, Kepolisian Daerah (Polda) Papua mendapatkan bantuan berupa perkuatan personel Polairud dari Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes PolrI) dalam mengamankan wilayah perairan Papua.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Polisi Paulus Waterpauw mengatakan bahwa jajarannya mendapatkan perkuatan personel Polairud dari Mabes Polri untuk membantu mengamankan wilayah perairan Papua di sekitar Kabupaten Mimika dari berbagai kasus penyelundupan.

"Saat ini ada Satgas Polairud BKO dari Mabes Polri untuk menjaga dan mengamankan lingkungan perairan di Papua. Kami menyambut baik hal itu karena berbagai macam penyelundupan yang kita tengarai selama ini, termasuk amunisi dan senjata api itu kan semakin banyak," kata Irjen Paulus di Timika, Papua, Sabtu (25/1/2020).

baca juga:

Paulus menegaskan bahwa amunisi dan senpi yang kini dimiliki Kelompok Kriminal Bersenjata/KKB di wilayah pedalaman Papua tidak saja didapatkan dengan cara mencuri dan merampas dari anggota TNI dan Polri dengan cara kekerasan, tetapi juga ditengarai masuk ke Papua dengan cara diselundupkan melalui wilayah perairan yang sangat luas dan tidak terkawal secara baik.

"Tiba-tiba mereka (KKB) mendapatkan sejumlah itu, dari mana? Artinya wilayah perairan harus kita jaga ketat," kata Irjen Paulus.

Mantan Kapolda Sumatera Utara itu mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo soal peran aparat kepolisian dalam menjaga dan mengamankan kedaulatan negara di Papua.

"Saya terus mengingatkan anggota, untuk apa kita ada di sini? Yah, untuk bekerja memberikan pelayanan kepada masyarakat dan melakukan penegakan hukum terhadap berbagai hal-hal yang terjadi di Papua, lebih khusus di Kabupaten Mimika," ujarnya.

Beberapa waktu lalu, Kapolda Papua menyebut amunisi dan senpi yang dimiliki oleh KKB sebagian diselundupkan dari luar negeri, dan sebagian lagi diperoleh dari dalam negeri.

"Memang ada info-info bahwa bukan hanya dari dalam negeri, ada juga dari luar negeri. Ada indikasi dari perbatasan itu juga masuk. Lalu dari Filipina juga masuk melalui Maluku Utara, kemudian ke Sorong Papua Barat lalu masuk ke Papua. Banyak jalan yang mereka gunakan. Itu yang sedang kami lacak," kata Irjen Paulus.

Polda Papua, katanya, juga mendapatkan informasi bahwa ada sejumlah senjata rakitan dari daerah Lumajang, Jawa Timur dengan kondisi yang cukup modern beberapa diantaranya sudah masuk ke wilayah Papua.

Kasus pembuatan senjata rakitan di wilayah Lumajang tersebut pernah diungkap oleh jajaran kepolisian di Polda Jawa Timur beberapa waktu lalu.

Menurut Irjen Paulus, kasus penyelundupan senpi dan amunisi kepada KKB di Papua menjadi pekerjaan besar dan berat yang harus ditangani serius dengan melibatkan semua pihak terkait.

Sebab dengan memiliki senjata api dan amunisi yang memadai, KKB tidak saja terus melakukan teror penembakan untuk melawan petugas, tapi juga menikmati segala fasilitas dan kemewahan.

"Dengan memegang senjata, mereka juga ingin makan enak, ingin perempuan, ingin hidup mewah dan memiliki uang banyak. Mereka juga menekan aparat pemerintah seperti kepala-kepala desa untuk menyetor dana. Makanya kita semua perlu duduk bersama untuk melakukan evaluasi sekaligus memikirkan cara terbaik dalam menyikapi kasus ini ke depan," kata jenderal polisi bintang dua itu.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Wakapolri Lantik Peserta Sespimti, Kombes Hengki Haryadi Jadi Lulusan Terbaik

Image

News

DPR RI

Kebakaran Gedung Kejagung Disebut Tak Sengaja, Komisi III F-Gerindra: Itu Janggal!

Image

News

Kasus Brigjen EP, Mabes Evaluasi Seluruh PATI Polri Terlibat LGBT

Image

News

Klarifikasi Polisi Soal Video Perwira Brimob Dipukul Polisi Saat Amankan Demo

Image

Video

VIDEO Fakta di Balik Video Viral Polisi Menyamar Massa Aksi Mahasiswa

Image

News

Propam Mabes Polri Dalami Keterlibatan Brigjen E dalam Kelompok LGBT

Image

News

Polri Bantah Bakal Tangkap Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani

Image

News

Ferdinand: Sudah Sepatutnya KAMI Dikategorikan Sebagai Ormas Terlarang

Image

News

Irjen Napoleon Akan Bongkar Jenderal Polisi yang Kecipratan Uang Djoko Tjandara

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Lawan Covid-19

Epidemiolog Unair Minta Jangan Ada Hambatan Uji Klinis di Indonesia

Uji klinis vaksin tahap tiga di Indonesia harus bisa sesuai jadwal yang ditentukan.

Image
News

Polda Metro Jaya Siapkan Skenario Hadapi Libur Panjang Pekan Depan

Aparat kepolisian sudah menyiapkan beberapa skenario guna mencegah kemacetan dan penumpukan kendaraan di dalam tol.

Image
News
DPR RI

DPR Minta Penyuluh Agama Jadi Garda Terdepan Lawan Hoaks Dana Haji

Ace Hasan Syadzily membantah jika dana setoran jamaah haji digunakan untuk membangun jalan tol.

Image
News
MPR RI

Ketua MPR: Peta Jalan Vaksinasi COVID-19 Harus Disesuaikan dengan Pemulihan Ekonomi

Ia mengingatkan, kehadiran vaksin Corona harus mampu menumbuhkan harapan dan mewujudkan kepastian baru.

Image
News

LPSK Komitmen Lindungi Saksi Kasus Penembakan Pendeta di Intan Jaya

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) berkomitmen melindungi para saksi

Image
News

Berhasil Ditangkap, Pembunuh Saudara Presiden Jokowi Berinisial EP

Kepolisian menangkap pembunuh saudara Presiden Jokowi dan langsung gelar perkara untuk menindak lanjuti kasus tersebut

Image
News

Polisi Tetapkan Tersangka Tewasnya 11 Pekerja Tambang di Muara Enim

Polres Muara Enim menetapkan tiga orang tersangka dari kejadian longsor yang menewaskan 11 pekerja tambang batu bara ilegal.

Image
News

Pengamat: Pilkada Harus Jadi Momentum Melawan Covid-19

Sejumlah Paslon telah menerapkan prokes sebagai alat kampanye.

Image
News

Tips Aman Hindari Anak Jadi Korban Perampasan HP

Kombes Pol Budi Sartono memberikan tips kepada seluruh orang tua.

Image
News

Praktisi Hukum Nilai Tuntutan Penjara Seumur Hidup Atas Benny Tjokro Sudah Proporsional

Kejagung komitmen dan keseriusan dalam mengungkap dan menyelesaikan perkara Jiwasraya.

terpopuler

  1. Punya Tetangga Terlalu Berisik saat Berhubungan Seks, Wanita ini Sengsara

  2. Marwan Batubara: Omnibus Law Bisa Batalkan Putusan Anies Soal Reklamasi Teluk Jakarta

  3. 5 Fakta Menarik Rocky Gerung, Pernah Jadi Dosen Pembimbing Skripsi Dian Sastro

  4. Din Syamsuddin: Sekarang Ada Gejala Pemimpin Diktator Konstitusional

  5. Denny Siregar: Hargailah, Anies Baswedan Hanya Meneruskan Kinerja Ahok yang Tertunda

  6. Doa Jika Sedang Mengalami Kesulitan, Agar Allah Permudahkan

  7. Usai Ancam Keluar Koalisi, UMNO Nyatakan Tetap Dukung PM Muhyiddin Yassin

  8. Dunia Internasional Ramai Kecam Pemerintahan Nigeria Usai Puluhan Orang Tewas saat Demo

  9. Besok, Bareskrim Periksa Pentolan KAMI Ahmad Yani, Langsung Ditahan?

  10. Viral Kabar Kematian Naruto, Wanita ini Tak Kuasa Tahan Tangis

tokopedia

fokus

Lawan Covid-19
Webinar Akurat: Peran Strategis IJK
Akurat Solusi : Roadmap IHT

kolom

Image
Achsanul Qosasi

Membatalkan Kompetisi Liga 1

Image
Azhar Ilyas

Albert RRQ, ‘Baby Alien’ yang Bersinar di MPL ID Season 6

Image
UJANG KOMARUDIN

Mengawal Omnibus Law

Image
ABDUL MUKTI RO'UF

Tiga Nalar Pendidikan Islam

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
Ekonomi

Dirut Pertamina Nicke Widyawati Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Image
News

5 Fakta Menarik Rocky Gerung, Pernah Jadi Dosen Pembimbing Skripsi Dian Sastro

Image
Ekonomi

Jadi Bos Mandiri, Total Harta Kekayaan Darmawan Junaidi Rp23 Miliar