breaking news: Sekolah Adakan Susur Sungai Sempor, Sejumlah Siswa SMP N 1 Turi Hanyut

image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Penasihat Hukum Soetikno Akan Hadirkan Sofyan Djalil Sebagai Saksi

Faqih Fathurrahman

Image

Penasehat Hukum pemilik PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo Juan Felix Tampubolon ditemui di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (23/1/2020). | (ANTARA News/Fathur Rochman)

AKURAT.CO, Penasehat hukum pemilik PT Mugi Rekso Abadi (MRA) Soetikno Soedarjo, mewacanakan untuk menghadirkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (2007-2009) Sofyan Djalil sebagai saksi dalam persidangan selanjutnya kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus S.A.S dan Rolls-Royce P.L.C pada PT Garuda Indonesia.

"Ada hal-hal yang perlu kita konfirmasi kepada menteri BUMN saat itu, jadi kalau diperkenankan mungkin mohon pada kesempatan berikutnya atau kesempatan yang akan datang bisa dihadirkan Menteri BUMN untuk menginformasi beberapa aspek, Pak Sofyan Djalil," ujar salah seorang Penasihat Hukum Soetikno Soedarjo dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Ditemui usai persidangan, Penasihat Hukum Soetikno Soedarjo lainnya, Juan Felix Tampubolon mengatakan pemanggilan Sofyan Djalil dilakukan untuk membuktikan tidak adanya persekongkolan antara Soetikno dengan mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia 2005-2014 Emirsyah Satar yang juga menjadi terdakwa dalam kasus tersebut.

baca juga:

"Yang bisa menunjukkan tidak ada persekongkolan ini bisa kita mulai dari awal, siapa yang menghendaki adanya pembelian Airbus ini dan sebagainya. Ya itu arahan dari menteri pada saat itu. Kita panggil saja menterinya, kita tanya," ujar Juan Felix kepada Antara.

Menurut Felix, perkara yang menjerat Soetikno adalah kasus suap. Namun, dalam pemeriksaan saksi-saksi yang telah dilakukan, dia dan tim Penasihat Hukum Soetikno melihat adanya upaya dari jaksa penuntut umum KPK untuk membuat seolah-olah terjadi persekongkolan antara kliennya dengan Emirsyah dalam pengadaan pesawat.

"Di sini kok timbul kita lihat dikorek-korek seolah-olah di dalam pengadaan itu sudah ada persekongkolan," ujar Felix.

Dia mengatakan dengan dihadirkannya Sofyan Djalil, akan terungkap alasan Kementerian BUMN merekomendasikan PT Garuda Indonesia untuk melakukan pengadaan pesawat Airbus.

"Kenapa dia dulu kepada Garuda merekomendasikan memberi pengarahan, arahnya ke Airbus. Dia pasti punya tim ahlinya dong, itu akan ditanya ke situ," ucap Felix.

"Jadi kita ingin kasih lihat bahwa ini tidak ada kongkalikong, tidak ada persekongkolan. Mungkin yang ada suap, pemberian," tambah dia.

Soetikno dan Emirsyah didakwa didakwa dalam kasus dugaan suap-menyuap yang mencapai sekitar Rp46,3 miliar dari Airbus, ATR dan Bombardier Canada serta melakukan tindak pidana pencucian uang.

Dalam perkara ini, Emirsyah Satar selaku Direktur Utama PT Garuda Indonesia tahun 2005—2014 didakwa bersama-sama dengan Hadinoto Soedigno dan Capt Agus Wahyudo menerima uang dengan jumlah keseluruhan Rp5,859 miliar, 884.200 dolar AS, 1.020.975 euro, dan 1.189.208 dolar Singapura.

Suap itu diterima dari Airbus SAS, Rolll-Royce Plc, dan Avions de Transport regional (ATR) melalui intermediary Connaught International Pte. Ltd. dan PT Ardhyaparamita Ayuprakarsa miliki Soetikno Soedardjo serta Bombardier Canada melalui Hollingsworld Management International Ltd. Hong Kong dan Summberville Pacific Inc.

Suap tersebut diberikan karena Emirsyah telah mengintervensi pengadaan di Garuda Indonesia, yaitu pengadaan pesawat Airbus A330 series, pesawat Airbus A320, pesawat ATR 72 serie 600 dan Canadian Regional Jet (CRJ) CRJ 1000 NG, serta pengadaan dan perawatan mesin Roll-Royce Trent 700.

Selain didakwa menerima suap, Emirsyah juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang yang totalnya Rp87.464.189.911,16.

Soetikno didakwa menjadi pihak yang menyuap Emirsyah Satar hinggga mencapai Rp46,3 miliar karena Emirsyah telah membantu Soektino untuk merealisasikan kegiatan: (1) Total care program (TCP) mesin Rolls-Royce (RR) Tren 700; (2) pengadaan pesawat Airbus A330-300/200; (3) pengadaan pesawat Airbus A320 untuk PT Citilink Indonesia; (4) pengadaan pesawat Bombardier CRJ1000; dan (5) pengadaan pesawat ATR 72-600.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa Soetikno adalah penasihat bisnis Airbus dan Rolls-Royce.

Soetikno juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang dengan menitipkan dana sejumlah 1,458 juta dolar AS (sekitar Rp20.324.493.788), melunasi utang kredit di UOB Indonesia senilai 841.919 dolar AS (sekitar Rp11.733.404.143,50) dan apartemen di Melbourne senilai 805.984,56 dolar Australia (sekitar Rp7.852.260.262,77), dan satu unit apartemen di Singapura senilai 2.931.763 dolar Singapura (sekitar Rp30.277.820.114,29).[]

Editor: Ainurrahman

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

KPK Limpahkan Perkara Wali Kota Medan Nonaktif ke Pengadilan Tipikor

Image

News

Kasus Korupsi Kondensat, Polri Kesulitan Hadirkan Honggo Wendratno

Image

News

Suap Bupati Bengkayang, Pengusaha Nelly Margaretha Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Image

News

Eks Menpora Imam Nahrawi Didakwa Terima Suap Rp11,5 M dan Gratifikasi Rp8,6 M

Image

News

Imam Nahrawi Tantang Jaksa KPK Buktikan Perbuatannya Korupsi Dana KONI

Image

News

Imam Nahrawi: Siap-siap Saja yang Merasa Menerima Dana KONI Ini, Siap-siap!

Image

News

Kemenpora Sebut Imam Nahrawi Dapat Rp400 Juta dari Satlak Prima

Image

News

Sidang Lanjutan Roll Royce Saksi: Pak Emirsyah Satar Pernah Mengatakan Gratifikasi Itu Hal Wajar

Image

News

Selain Dijerat UU Tipikor, Dua Tersangka Jiwasraya Terancam TPPU

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

 Baru Direhab Dua Tahun, Gedung SMKN 24 Jaktim Roboh, DPRD Endus Kecurangan

Iya pasti ada indikasi ke sana (kecurangan).

Image
News

Mahfud MD: Penghentian 36 Kasus Kewenangan KPK

Katanya disuruh independen 'kan, jadi kita enggak ikut campur saja.

Image
News

Kisah Teguh, Si Peternak Lalat yang Berhasil Raup Untung Puluhan Juta Rupiah

Masyarakat, diutarakan dia, tidak perlu khawatir bahkan takut jika budidaya BSF bisa menimbulkan bau dan terkesan menjijikan.

Image
News

Peserta Susur Sungai Sempor di Sleman Hanyut, Basarnas Masih Pastikan Keberadaan 6 Siswa

Jumlah keseluruhan siswa peserta susur Sungai Sempor di Dukuh, Donokerto, Turi, ada 250 orang.

Image
News

KPK Hentikan 36 Kasus, Fahri Hamzah: Itu Kan Sampah, Jangan Main Buang Saja, Harusnya Diaudit!

KPK seharusnya menjelaskan lebih jauh kepada publik kenapa kasus itu tiba-tiba dihentikan.

Image
News

Jika Salat Salah Arah Kiblat, Ini yang Harus Dilakukan

Para ulama sepakat bahwa menghadap kiblat merupakan salah satu bagian dari syarat sahnya salat.

Image
News

Wapres Minta Pemda Selaraskan Kebijakan Mutasi Guru dengan Pemerintah Pusat

Ia juga berharap PGRI dapat berperan lebih baik lagi dalam mengawal profesi guru.

Image
News

Pemotor Serobot TPU Sampai Macet Panjang, Anak Buah Anies: Jangan Salahkan Pemprov DKI

Kita harus sosialisasi di koran bahwa masyarakat harus tertib ya

Image
News

5 UU Keluarga 'Nyeleneh' di Berbagai Negara, Ada yang Bolehkan Aniaya Pasangannya yang Selingkuh

Di Amerika Serikat, orang ketiga yang menyebabkan perceraian dianggap kejahatan dan bisa diperkarakan.

Image
News

Ahok Didesak Mundur dari Pertamina, Faizal: Justru Ahok Ditugaskan untuk Berantas Mafia Migas

Kami minta dalam satu bulan, Ahok mundur dari Komisaris Utama Pertamina.

terpopuler

  1. Jarang Tersorot, 10 Potret Kehangatan Kaka 'Slank' dan Keluarga

  2. Ramai Kasus Pinjaman Online, Ini Chat Antara DC dan Pengutang Pinjol yang Viral

  3. Jawab Kritikan Megawati Soal Formula E, Pemprov DKI: Kalau Mau Terkenal Jangan Tanggung-tanggung

  4. Taspen Beberkan Syarat Agar Pensiunan PNS Dapat Dana Rp1 Miliar

  5. Hamil 10 Minggu, Ussy Sulistiawaty Pingsan Hingga Kejang

  6. Para Perempuan Muslimah yang Memilih Tidak Menikah Lagi Setelah Ditinggal Wafat Suaminya

  7. Yudian Sibuk Jadi Kepala BPIP, Ijazah Wisudawan UIN Sunan Kalijaga Jogja Telat

  8. Usai Dibuat Bingung, Akhirnya Erick Thohir Bakal Tutup Garuda Tauberes

  9. Cerita dari Dapur Gudeg Yu Djum, Kini Masak Pakai Kayu Bakar Lebih Mahal dari Gas

  10. Tersandung Narkoba, 5 Fakta Penting Aulia Farhan, Bintang Sinetron Anak Jalanan

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Dari Divisi Korporasi hingga Dirut BNI, 5 Fakta Perjalanan Karier Herry Sidharta

Image
News

Jadi Sorotan Karena Rangkap Jabatan Komut BRI, 6 Fakta Penting Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo

Image
News

Tampil Santai hingga Elegan, 10 Gaya Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo saat Bekerja