image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

FOTO ESAI Banjir, Krisis Iklim yang Berujung Kerugian Panjang

Dharma Wijayanto

Image

Armada bus sekolah tidak beroperasi saat banjir melanda ibu kota Jakarta | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Persoalan banjir di Jakarta tidak hanya masalah yang dipangku pemerintahan saat ini. Banjir di Jakarta sudah terjadi di era 70-an, bahkan jauh sebelumnya. Tampuk kepemimpinan ibu kota silih berganti, namun persoalan banjir tak kunjung bisa diatasi. Belajar dari masa lalu adalah salah satu kunci mengatasi persoalan banjir kota megapolitan ini agar permasalahan serupa tak terulang lagi.

Lebih dari 40 persen kawasan DKI Jakarta berada di bawah permukaan air laut dan sungai. 46,8 persen dari 267 kelurahan di ibu kota berlokasi di daerah rawan banjir, terutama di kawasan utara, barat dan timur.

Petugas Basarnas menerobos pemukiman warga saat banjir melanda di Jakarta. Konstruksi beton dan penggunaan air tanah menjadi penyebab penurunan tanah di Jakarta sebanyak 5 centimer per tahun. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Anggota polisi mengevakuasi warga di kawasan Cipinang, Jakarta. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Sejarah banjir di Batavia terjadi pada 1621. Sedangkan banjir terbesar di era Hindia Belanda tercatat pada 1918, Koran Sin Po edisi 19 Februari 1918 menyebutkan bahwa hampir seluruh Jakarta di genangi air saat itu.

Sejumlah ilmuwan yakin hujan ekstrem yang memicu banjir di Jakarta dan sekitarnya awal Januari lalu merupakan dampak perubahan iklim. Tanpa kebijakan mitigasi dan adaptasi yang tepat, kawasan ibu kota disebut berpotensi kembali dikepung bencana akibat fenomena global itu.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengklaim selalu memberi peringatan dini soal prediksi iklim ekstrem. Sayangnya peringatan tersebut tidak menjadi prioritas untuk menjalankan mitigasi bencana atau melakukan perencanaan panjang dalam mengantisipasi.

Puluhan kendaraan taksi terendam banjir, kerugian akibat banjir di sektor ekonomi diperkirakan mencapai Rp1,2 triliun. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Sopir angkutan barang berusaha menyelamatkan kendaraan yang terendam banjir di kawasan Jakarta Timur. Jasa transportasi terhambat akibat banjir yang malanda. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Akademisi di Pusat Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Gusti Ayu Surtiari, menilai perubahan iklim bukan cuma tak dianggap nyata, tapi juga belum menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan kebijakan publik. Kegamangan pemerintah membuat proyek adaptasi perubahan iklim itulah yang disebut Gusti gagal menghindarkan masyarakat dari bencana alam.

Mengutip wawancara BBC “perubahan iklim tidak hanya dianggap itu jauh, tapi karena dampaknya tidak terukur dan waktu terjadinya tidak tentu, pemerintah tidak berani mengambil risiko membuat program dengan ketidakpastian," kata Gusti di Jakarta, Selasa (7/1).

Gusti berkata, kepala daerah dan pejabat publik yang berani merupakan kunci menghadapi perubahan iklim dan potensi bencana alam yang menyertainya. "Pemerintah tahu tapi sekedar tahu, tapi belum benar-benar ada program. Proyek adaptasi pasti mahal. Untuk bisa tahu total anggaran program adaptasi, mereka harus tahu dampaknya, nah itu belum terukur," tambah Gusti.

Warga mendorong kendaraan yang terendam banjir di kawasan Kramat Jati, Jakarta. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Kendaraan motor yang rusak akibat terendam banjir. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

BMKG menyatakan perubahan siklus hujan ekstrem di Indonesia berubah. Fenomena cuaca itu kini terjadi lebih cepat dari perkiraan, dari yang awalnya 10-20 tahun menjadi siklus lima tahunan.

Selama tanggal 1 hingga 2 Januari lalu, BMKG mencatat bahwa terjadi curah hujan tertinggi di Jakarta, yaitu 337 milimeter per hari di kawasan Halim Perdanakusuma. Angka itu merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah pencatatan curah hujan di ibu kota yang dilakukan sejak tahun 1866. Sebelumnya, curah hujan tertinggi di Jakarta terjadi tahun 2007 dengan angka 340 milimeter per hari.

Petugas mengevakuasi warga yang terdampak banjir di kawasan Kampung Makasar, Jakarta Timur. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Warga mencari barang sisa akibat banjir di antara tumpukan barang di kawasan Kalimalang, Jakarta. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Dinas Lingkungan Hidup DKI juga menyusun ‘Rencana Aksi Daerah Adaptasi Perubahan Iklim 2018’. Dokumen itu mengakui bahwa perubahan iklim menyebabkan setidaknya penurunan permukaan tanah Jakarta dan ancaman terhadap kawasan pesisir.

Ketaatan terhadap rancangan tata ruang wilayah disebut kunci mencegah penurunan kualitas lingkungan menghadapi cuaca ekstrem. 

Kerugian

Hal yang terdampak banjir adalah infrastruktur fisik, baik rumah-rumah yang rusak ringan maupun yang rusak berat, kemudian juga infrastruktur dari Pemprov DKI Jakarta dan Jawa Barat yang terkena dampak karena banyak yang rusak.

Suasana pusat perbelanjaan yang terendam banjir di Jakarta. Efek kerugian banjir paling besar dialami oleh sejumlah usaha ritel. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Kendaraan yang rusak akibat terendam dan terbawa arus banjir. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Roy Mandey, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) mengatakan kerugian dari potensi transaksi yang hilang akibat toko yang tidak beroperasi di Jabodetabek diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 triliun. Ia menjelaskan bahwa angka indikator itu belum mencakupi nilai kerugian aset.

Seorang anak makan diantara sisa lumpur banjir yang melanda di kawasan perumahan Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa barat. Hujan ekstreem yang menyebabkan banjir di berbagai daerah merupakan sinyal utama dalam perubahan iklim di Indonesia. AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Menurut data yang ia peroleh, ada lebih dari 400 toko di sekitar Jabodetabek yang terdampak karena banjir, yang sehingga tidak mungkin buka, termasuk 300 di antaranya yang berada di Jakarta. Angka tersebut tidak termasuk kerugian yang ada di beberapa Mall di Jakarta.

Bahkan angka-angka tersebut akan terus bertambah jika ditambah nilai klaim yang harus di tanggung oleh pihak asuransi yang masih belum pasti. [] 

Foto dan teks: AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

Editor: Abdul Aziz Prastowo

berita terkait

Image

News

Anies Didukung 212, Pengamat Politik: Semakin Besar Kemungkinan Anies Kehilangan Dukungan Kaum Nasionalis, Islam Moderat, dan Minoritas

Image

News

Tidak Tahan Penabrak Ibu Hamil, Polisi: Dia Ibu Tiga Anak

Image

News

Pemkot Jaksel Harap Masyarakat Waspadai Penyakit Musim Hujan

Image

Olahraga

IBL 2020

Dashaun Wiggins Pimpin NSH Tekuk Louvre Surabaya

Image

News

Banjir Jakarta 25 Februari, HIPPI: Pusat Bisnis Merugi Rp56,7 Miliar

Image

News

Bupati Tangerang Jadi Kandidat Ketua DPD Golkar DKI 

Image

News

Modus Perampok Emas di Tamansari Nyamar Jadi Pembeli

Image

News

Perampok Toko Emas Tembak Tukang Sapu, Polisi: Pelaku Seorang Diri

Image

News

Pembebasan Lahan Mandek, PSI ke Anies: Rakyat Butuh Solusi Banjir

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Anies Didukung 212, Pengamat Politik: Semakin Besar Kemungkinan Anies Kehilangan Dukungan Kaum Nasionalis, Islam Moderat, dan Minoritas

Untuk mencapai sukses di tingkat politik nasional -- pemilu -- Anies Baswedan membutuhkan basis dukungan politik yang luas.

Image
News

Mendagri Minta Pemda Sediakan Mesin ADM untuk Cegah Pungli

untuk memotong atau memberikan kontribusi dalam mencegah korupsi, maka mengadakan ini (mesin ADM)

Image
News

Jelang Berakhirnya Dukungan Indonesia Paska Kebakaran Hutan dan Lahan Australia

Wilayah-wilayah yang menjadi target tersebut telah disepakati oleh pemerintah lokal bersama tim gabungan TNI dan ADF.

Image
News

Kejagung Incar Tambang Emas dan Penangkaran Arwana Milik Heru Hidayat

Perusahaan itu menjadi incaran Kejagung dalam rangka mengembalikan kerugian negara akibat kasus Jiwasraya.

Image
News

Menag Kecam Ketidak Adilan India Atas Umat Muslim

India memberikan status kewarganegaraan kepada semua imigran bermacam-macam agama, kecuali beragama Islam

Image
News

Biro Perjalanan Umrah di Banjarmasin Sayangkan Atas Penundaan Umrah

kami terkejut dan sangat menyayangkan dengan berita tersebut

Image
News

DPD Golkar Kendari Solid Dukung AJP di Pilkada

Kita hanya memperkokoh soliditas kader partai yang ada di Kota Kendari

Image
News

Kemlu Diminta Perhatikan Konflik di India, DPR: Demi Keselamatan WNI

harus segera memperhatikan eskalasi konflik di India demi keselamatan dan keamanan Warga Negara Indonesia

Image
News

Antara Takut dan Berharap kepada Allah, Mana yang Lebih Didahulukan?

Dalam kehidupan ini, kita pasti pernah mengalami rasa takut (khauf) dan rasa penuh harap (raja')

Image
News

Kemenkes Sebut Belum Ada Kasus Virus Corona di Indonesia

Total kasus yang spesimennya dikirim ke laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan sebanyak 136 kasus.

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Harta Tak Habis hingga Jaminan Surga, Ini 5 Keutamaan Orang Dermawan Menurut Islam

  3. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  4. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  5. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  6. Tidak Mau Tinggalkan Buah Hati, 7 Artis Ini Ajak Anak Ikut Umrah

  7. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  8. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  9. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  10. Presiden PKS: Umat Islam di India Harus Dihormati secara Layak

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan