image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Pelajar Bunuh Begal, Ferdinand Ingatkan Kejaksaan "Jangan Konyol Ah!"

Ratu Amanda Distania

Image

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean. | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean ikut menyoroti kasus pelajar berinisial ZA (17)  yang didakwa karena membunuh Begal.

Ferdinand heran dengan dakwaan Jaksa yang menuntut ZA dengan Pasal 320 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Padahal, ZA membunuh Begal untuk melindungi kekasihnya yang hendak diperkosa.

"Hei @KejaksaanRI, mana mungkin dia rencanakan pembunuhan hanya karena bawa pisau? Dia tidak tahu akan bertemu korban (pembunuhan), tidak tahu korban akan coba perkosa pacarnya, tidak kenal dengan korban, jadi mengapa dia dituduh pasal pembunuhan berencana? Jangan konyol ahh..!!" tulis @FerdinandHaean2 di Twitter.

baca juga:

Selain Ferdinand, lawyer Hotman Paris Hutapea ikut berkomentar terkait kasus ZA. Menurut Hotman kasus itu tidak murni kesalahan ZA. ZA bertindak, katanya, karena pelaku selain ingin merampas sepeda motor dan telepon seluler, juga mengancam akan memperkosa kekasih ZA.

Semenjak kasus itu masuk ke ranah hukum, banyak kalangan yang meminta Hotman memberikan pendampingan hukum kepada ZA.

Hotman meminta Presiden Joko Widodo, jaksa agung, Komisi III DPR, hakim, dan masyarakat memberikan perhatian terhadap kasus ini.

"Sudah ribuan orang menghubungi saya untuk memberikan perhatian atas seorang anak muda didakwa melakukan pembunuhan berencana 340 katanya padahal si laki-laki muda itu membunuh karena membela kehormatan pacarnya yang hendak diperkosa," kata Hotman melalui akun Instagram.

Hotman mempertanyakan dakwaan terhadap ZA dengan pasal pembunuhan berencana. Horman berharap hukum benar-benar ditegakkan sesuai dengan fakta persidangan.

Pemeriksaan saksi

Sidang kasus ZA dilanjutkan kembali dengan agenda mendengarkan keterangan saksi, termasuk menghadirkan saksi ahli.

Kuasa hukum ZA Bhakti Riza mengatakan bahwa dalam persidangan kali ini menghadirkan tiga orang saksi, yakni salah seorang guru sekolah ZA, tetangga ZA, dan satu saksi ahli dari Universitas Brawijawa Malang.

"Saksi ahli menyampaikan terkait dengan alasan pembenar dan alasan pemaaf kenapa kemudian peristiwa tersebut terjadi," kata Bhakti di Pengadilan Negeri Kepanjen, Kabupaten Malang, dalam laporan Antara, hari ini.

Selain menghadirkan saksi ahli tersebut, kuasa hukum ZA juga menghadirkan guru sekolah, yang menjelaskan mengapa ZA membawa pisau pada hari itu. Berdasarkan keterangan dari guru sekolah ZA, pisau tersebut dibawa untuk mengerjakan tugas sekolah membuat kerajinan.

"Guru ZA yang kami hadirkan menyampaikan alasan mengapa pada hari itu ZA membawa pisau dapur," ujar Bhakti.

Bhakti menyebutkan salah seorang tetangga ZA memberikan keterangan bahwa dia juga pernah mengalami kejadian serupa di tempat kejadian perkara, yakni di area kebun tebu, Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi.

"Tetangga ZA sering melewati daerah tersebut, dahulu juga pernah dibegal. Namun, saya tidak bisa memastikan apakah pelaku sama," kata Bhakti.

Dakwaan primer dari jaksa penuntut umum  anak berupa Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana  tentang pembunuhan berencana, dinilai Bhakti janggal.

Menurut dia, ZA tidak memiliki rencana untuk melakukan tindakan tersebut.

"Kami sangat kecewa dengan jaksa penuntut umum, mengapa kemudian dakwaan primernya adalah pasal pembunuhan berencana," kata Bhakti.

Kejaksaan Negeri Kepanjen telah memanggil empat orang saksi dan satu orang saksi ahli. Salah satu saksi yang dihadirkan dalam persidangan lanjutan tersebut adalah kekasih ZA.

Kasus tersebut bermula dari penemuan mayat di kebun tebu di Desa Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, pada tanggal 9 September 2019. Korban yang ditemukan warga itu bernama Misnan berusia 35 tahun yang juga diduga pelaku perampasan atau Begal.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, Misnan dan rekannya diduga menghadang ZA yang saat itu bersama kekasihnya. Dua orang pelaku perampasan itu, mencoba merampas sepeda motor dan telepon seluler ZA dan kekasihnya.

Selain mencoba merampas sepeda motor dan telepon seluler tersebut, dua Begal itu juga mengancam akan memperkosa kekasih ZA. Namun, ZA melakukan perlawanan dan menusukkan pisau ke salah satu Begal, yang diambil dari jok motor ZA. []

Editor: Arief Munandar

berita terkait

Image

News

Ferdinand: AHY Calon Presiden Indonesia yang Gagah, Cerdas, Ditakuti Lawan

Image

News

Ferdinand: Bangsa dan Rakyat Punya Hak Hidup Tentram, Tanpa Ledakan Bom

Image

News

Wabah Corona

Ferdinand ke Penyebar Hoaks Virus Corona: Hati-hati Azab

Image

News

Ferdinand: Demokrat Tetap Inginkan Pansus Jiwasraya

Image

News

Ferdinand Hutahaean: Kesaktian Harun Masiku Mengalahkan Corona

Image

News

Ferdinand ke Ali Lubis: Kenapa Harus Bawa-bawa Nama Anies untuk Masalah Surabaya?

Image

News

Kasus Wahyu Setiawan, Ferdinand: Bolehkah Saya Tertawa?

Image

News

Aa Gym Sebut Anies Orang Paling Beruntung, Ferdinand: Kenapa Tidak Bicara Begini Juga untuk Pak Jokowi Ya?

Image

News

Sohibul Iman Desak Anies Normalisasi Sungai, Ferdinand: PKS adalah Partai Pengusung Anies Baswedan

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Beredar Selebaran Pembuatan SIM Kolektif Bulan Maret, Kasie SIM: Itu 100 Persen Hoaks

Kasie SIM Daan Mogot Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin membantah soal pembuatan SIM secara kolektif pada bulan Maret 2020

Image
News

Berpakaian Lengkap, Wanita 24 Tahun Tewas Terbujur Kaku di Kamar Kostan

Korban terlihat mengenakan kemeja putih dengan rok panjang warna hitam. Kedua tangan korban terlihat kaku dengan bibir yang mulai membiru

Image
News
Wabah Corona

Kematian Akibat Virus Corona Capai Lebih dari 1.700, Tim Medis Militer Bergabung dalam Penanganan Pasien

Image
News

Geng Motor Beraksi di Cempaka Putih, Pedagang Pecel Lele Tewas dengan Luka Tusukan

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto membenarkan adanya peristiwa ini

Image
News
Wabah Corona

Khawatir Terinfeksi Virus Corona, Warga India Hingga Arab Saudi Nekat Lakukan Bunuh Diri

Dalam laporan, dua waga inipun diyakini nekat membunuh dirinya sendiri lantaran takut bahwa mereka telah terinfeksi virus COVID-19

Image
News

Mudah dan Cepat, Ini 5 Langkah Daftar Sensus Penduduk 2020 Secara Online

Selain dilakukan langsung di lapangan, pada tahun 2020 kali ini masyarakat juga bisa mengisi data sensus secara daring atau online

Image
News

PLN Manfaatkan Tenaga Surya Sebagai Pembangkit Listrik di Tiga Pulau Wisata Lombok

"Total tiga pulau wisata ini ada 820 kWp. Ini langsung dialirkan ke ketiga pulau yang ada," ujar Dwi.

Image
News

Palak Sopir Truk, Pria Pengangguran Diciduk Polsek Cengkareng

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mempersenjatai diri dengan sebilah badik kecil

Image
News

Pembantaian Brutal di Kamerun: 22 Orang Tewas, Belasan di Antaranya Anak-Anak

Image
News

Blanko Cukup, Disdukcapil Segera Cetak KTP-el Tidak Perlu Suket

Pembuatan KTP elektronik gratis.

terpopuler

  1. Bertemu Saat Peresmian Stadion Manahan Solo, Ini yang Dibisikkan Purnomo ke Gibran

  2. Survei Indo Barometer: Anies Baswedan Gubernur DKI Paling Wanprestasi

  3. Kota Suci Bagan Jadi Lokasi Syuting Film Porno, Rakyat Myanmar Geram!

  4. 5 Muslimah Ini Sukses Jadi Selebriti Chef Terkenal Dunia, Ada yang Bikin Kue Ulang Tahun untuk Ratu Inggris

  5. Gara-gara KUR, 'Mas Toge' Sukses Jadi Juragan

  6. Ditolak Inggris, Amerika Serikat Cari Dukungan Sekutu Eropa Lainnya.

  7. Adu Baper 5 Keromantisan Dua Kapten Tampan dalam Serial Drama Korea

  8. Rustam: Heran, Sekarang Pertarungan antara Cebong dan Kadrun Sudah Mulai, Berkisar Soal Gubernur Anies Baswedan

  9. Gerindra Usung Kadernya Sendiri di Pilgub Sumbar 2020

  10. Liverpool Unggul 25 Poin, Klopp Justru Kebingungan

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Image
Ahmad Irawan

Menanti Kehadiran Omnibus Law, Menyongsong Indonesia Maju

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Sosok

Image
News

10 Potret Putri Ketum PAN Zita Anjani dan Suami, Romantis di Berbagai Kesempatan

Image
News

Tutup Usia, 7 Fakta Penting Romo Gregorius Utomo Pr, Penggerak Pertanian dan Pedesaan Lestari

Image
News

10 Pesona Zita Anjani, Anak Ketum PAN Zulkifli Hasan yang Jadi Waketu DPRD DKI Jakarta