image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Jokowi Diminta Segera Bentuk Satgassus Asuransi

Yudi Permana

Image

Tampak suasana kantor pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Jakarta, Selasa (14/1/2020). Kementrian BUMN mengkawatirkan Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya direalisasikan akan membuat investor takut menanamkan modalnya. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Skandal Asuransi Jiwasraya semakin liar. Terkini adalah pernyataan Staf Menteri BUMN Arya Sinulingga yang mengatakan, saat ini pihaknya sudah mempunyai jadwal penyelesaian masalah yang jelas, termasuk kapan dana tersebut dapat dikucurkan kepada nasabah.

Menurutnya mantan petinggi MNC Group ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menargetkan, pengembalian dana kepada nasabah Jiwasraya dilakukan pada Februari hingga Maret 2020.

Diperkirakan Rp 2 triliun bisa didapat untuk tahap awal sehingga nasabah-nasabah kecil yang diprioritaskan bisa diberikan. Tahap berikutnya, pihaknya akan mencari investor untuk membentuk anak perusahaan Jiwasraya Putra agar mendapatkan dana pengembalian.

baca juga:

Ungkapan Arya ini seperti angin surga buat nasabah, namun pertanyaannya dari mana duitnya? Demikian Komentar Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto. Dia mengingatkan Arya saat ini adalah Jubir Negara dalam hal ini Kementerian BUMN, sebaiknya tidak mengeluarkan pernyataan spekulatif. “Dia bukan jubirnya Harry Tanoe lagi sekarang, mohon hati-hati,” tandasnya.

Hari khawatir, akan ada penggunaan uang negara secara ugal-ugalan untuk meredam kasus ini. Jangan sampai terjadi seperti Century. Uang negara digunakan secara serampakan dan panik, hasilnya duit negara lenyap, persoalan tak selesai.

Hari meminta BUMN tidak lagi banyak bicara terkait Jiwasraya, fokus saja pada upaya penyehatan dan penggantian dana nasabah. “Jangan baru rencana, sudah konferensi pers,” katanya.

Hari bahkan meminta Presiden Joko Widodo secara aktif progresif turun tangan dalam persoalan ini. Saat ini sudah ada tiga perusahaan Asuransi yang diketahui sedang bermasalah yakni Jiwasraya, Asabri, dan Bumiputera.

Ketiganya terkait dengan nasabah yang jumlahnya jutaan dengan potensi kerugian total puluhan triliunan rupiah. Hari sangat yakin kalau ini berpotensi berdampak sitemik yang bisa berujung pada krisis keuangan bahkan krisi ekonomi, jika tidak tertangani dengan baik.

Selagi ada kesempatan, Jokowi mesti membentuk Satgas Khusus Asuransi-Gate. Tugasnya secara umum adalah memitigasi potensi krisis keuangan dari skandal Asuransi yang ada. Secara teknis tugasnya dibagi menjadi tiga fungsi pokok, mengaudit seluruh BUMN bidang asuransi, memonitor proses hukum dan politik yang ada, membuat alternatif solusi untuk memulihkan industri asuransi.

Mengingat ini akan berjalan lintas sektor dan terkait langsung dengan ketahanan ekonomi nasional, maka Satgas ini harus dipimpin oleh Wakil Presiden.

Karena tugasnya akan mengkoordinasikan fungsi tiga menko dengan fokus pada kementerian teknis, Kementerian Keuangan, Kementrian Luar Negeri, Kementerian BUMN, BPKP, Kapolri, dan Jaksa Agung.

Anggota satgas bisa terdiri dari unsur pemerintah, profesional dan perwakilan nasabah. Setelah Satgas ini terbentuk, seluruh informasi akan keluar dari satu pintu.

Dengan adanya satgas ini, maka penanganan secara hukum, politik, dan bisnis bisa diselaraskan serrta tidak saling tabrak. Di sisi lain, nasabah pun akan merasa lebih terlindungi. Paling penting, kepercayaan publik terhadap industri asuransi bisa segara dipulihkan. Sehingga, diharapkan potensi krisis keuangan yang berujung pada krisi ekonomi bisa dihindarkan.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

berita terkait

Image

Ekonomi

Jokowi Targetkan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 4 Beroperasi Saat Mudik Lebaran

Image

News

Istana: Pemerintah Segera Evakuasi WNI dari Yokohama Tahap Dua

Image

News

Permintaan Megawati Supaya Kadernya Tak Paksa Anak Ikut Pilkada Bukan Sindiran, Tapi Instruksi

Image

News

Jubir Presiden Tegaskan Tak Ada Reshuffle Kabinet

Image

Ekonomi

IHSG Tahun Ini Bakal Melorot, tapi Saham-saham Masih Moncer

Image

Ekonomi

Sektor Komoditas dan Konsumer Paling Aman di Tengah Corona dan Jiwasraya

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Tinjau Jalan Tol Pekanbaru, Ditargetkan Rampung Akhir April

Image

News

FOTO Presiden Jokowi Resmikan MTsN 3 Pekanbaru Darusman Usai Direnovasi

Image

News

Kejagung Masih Bungkam Soal Jumlah Aset Tersangka Kasus Korupsi Jiwasraya di Luar Negeri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bamsoet: Indonesia Pencemar Sampah Plastik Kedua Terbesar Dunia Setelah China

"Butuh kesadaran dari seluruh warga untuk mengurangi penggunaan sampah plastik," kata Bamsoet.

Image
News

Yudian Janji Tidak Lagi Buat Pernyataan Kontroversial, HNW Mendukung

HNW mengatakan bahwa tugas BPIP bukan mengumbar kontroversial.

Image
News

Ini Dampak Usai Tukang Ojek Pangkalan Ditangkap di Terminal Kalideres

"Rezeki sudah diatur sama Allah," ucap Ayung, tukang ojek di Terminal Kalideres.

Image
News

Din Syamsuddin: Jangan Sampai Omnibus Law Mengukuhkan Oligarki Kekuasaan

Din mengingatkan jangan sampai Omnibus Law tersebut bertentangan dengan kehendak dan keinginan rakyat.

Image
News

Tukang Ojek Pangkalan Lakukan Pemerasan Diduga Sepi Penumpang Gegara Ada Ojol

Aksi pemerasan diduga dilakukan lebih dari sekali.

Image
News

Dai Cilik Asal Palestina: Anak-anak Palestina dan Indonesia yang Membedakan Hanyalah Tempatnya

"Sekolah-sekolah kami dihancurkan oleh tentara zionis Israel. Mereka tidak suka kami sekolah, tidak menginginkan kami pintar."

Image
News

Nyaris Diperkosa Supir Angkot, Mahasiswi Kedokteran Unpad Lari ke Pemukiman

M kini mendapatkan penanganan medis di RSUD Sumedang karena mengalami luka di tubuhnya.

Image
News

Ombudsman Sarankan DPR Kembalikan Draf Omnibus Law Ciptaker ke Pemerintah

DPR diminta agar melakukan konsultasi lebih luas dan pembahasan lebih jauh agar mendapat kepercayaan masyarakat terkait RUU tersebut.

Image
News

Andi Arief: Terlalu Dini Buat Ibu Mega Bicara Pilpres 2024

"Terlalu dini buat ibu Mega bicara Pilpres 2024," ucap Andi Arief.

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

terpopuler

  1. Mundur dari dunia Hiburan dan Pilih Jadi Polisi, 10 Potret Tampan Gariz Luis yang Bikin Meleleh

  2. Kepala BPIP Usul Ganti ‘Assalamualaikum’ dengan Salam Pancasila, Said Didu: Justru yang Memusuhi Agama Pak Yudian

  3. Ahok Didesak Mundur dari Pertamina, Faizal: Justru Ahok Ditugaskan untuk Berantas Mafia Migas

  4. Jadi Orator Aksi 212, Marwan Batubara Tidak Rela Ahok Duduki Pertamina

  5. Usulan Ganti Assalamualaikum dengan Salam Pancasila, Tengku Zulkarnain ke Yudian: Anda Mau Jadi Nabi Baru?

  6. Corong Rakyat Gelar Sayembara Tangkap Novel, Hadiahnya Sepeda

  7. Margarito Kamis Nilai Status DPO Nurhadi Gugur dan Penyidikan Harus Ditunda Karena Ajukan Praperadilan

  8. Saut Situmorang: Penghentian Penyelidikan Kasus di KPK Bukan Barang Baru

  9. PKS Tak Mau Bayar Rp30 M, Fahri Hamzah Berencana Ajukan Gugatan Pailit ke Pengadilan

  10. Timnas Asuhan Shin Tae-Yong Tunduk dari Tim Promosi Liga 1

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212

Image
News

Dari Divisi Korporasi hingga Dirut BNI, 5 Fakta Perjalanan Karier Herry Sidharta