image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Sindikasi Sebut Omnibus Law 'Cilaka' Upaya Lemahkan Kelas Pekerja

Maidian Reviani

Image

Aksi Gabungan Kelompok Buruh di Semarang | Akurat.co/Dafi Yusuf

AKURAT.CO, Ketua Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif (SindikasiEllena Ekarahendy menilai Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja (Cilaka) merupakan upaya dari pemegang kepentingan dalam melemahkan kelas Pekerja.

Kelas Pekerja, kata dia, adalah orang-orang yang ingin hidup besok tapi harus menukar tenaga, badan, dan energinya dengan upah yang tidak seberapa, agar bisa menyambung hidup.

"Aku ingin garis bawahi bahwa kelas Pekerja itu bukan hanya orang yang sudah bekerja, bahwa tingkat pengangguran meningkat, itu adalah bagian dari kelas Pekerja," kata dia di Kantor LBH Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (19/1/2020).

Ia menegaskan bahwa rancangan Undang-undang tersebut jelas tidak berpihak pada rakyat. Kata dia, jika dilihat dari 127 orang dalam satuan tugas yang merancang Undang-undang tersebut juga tidak ada satupun dari kelas Pekerja.

Yang ada, kata dia, hanya orang-orang kaya yang sejak dulu sudah memutar kapitalnya di dunia tambang, media, hingga telekomunikasi.

"Jadi yang mereka lakukan adalah membuat produk Undang-undang yang bisa menjaga kondisi mereka untuk bisa terus mengakumulasi kapitalis," ungkapnya.

Apabila hal itu terjadi, lanjut Ellena, tentu masyarakat Indonesia nantinya juga akan jadi tumbal akan krisis yang dihadapi oleh negara-negara imparsial yang sudah berinvestasi di Indonesia. 

"Jokowi misalnya berkali-kali ngomong kedaulatan, tapi sebenarnya sedang mengobral negara sendiri. Bukan hanya SDA, tapi silalakan ambil saya punya tenaga kerja banyak sekali, kita jual sangat murah. Itu yang sedang dilakukan rezim saat ini, apalagi kalau Omnibus Law ini disahkan," kata dia. 

Oleh sebab itu, ia mengatakan bahwa permasalahan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja ini harus menjadi urusan semua pihak, termasuk mahasiswa yang beberapa tahun lagi akan menjadi Pekerja

"Tidak hanya buruh, ini urusan kita semua, orang yang hari ini harus menukar waktu dan tenaga untuk mendapat upah untuk bisa makan," ungkap dia.

Diketahui, Presiden Joko Widodo memastikan draf rancangan Omnibus Law bakal diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat pada pekan depan.

Jokowi berharap, pemerintah bersama DPR dapat segera membahas isi Undang-undang sapu jagat tersebut.

Namun, puluhan ribu serikat buruh rencananya bakal mendatangi Gedung DPR RI, Senin (20/1/2020). Hal itu merupakan bagian dari upaya untuk menentang RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. 

"Senin 20 Januari 2020 Insya Allah 30 ribu masa akan begerak menuju DPR RI," kata Ketua Harian Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia Muhammad Rusdi saat konferensi pers di LBH Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (18/1/2020).[]

baca juga:

Editor: Dedi Ermansyah

berita terkait

Image

News

DPR Janji Libatkan Komunitas Ojol Bahas RUU Omnibus Law

Image

News

Masih Tergolong Baru, DPR Akan Kaji RUU Omnibus Law Secara Mendalam

Image

Ekonomi

Omnibus Law: Tsunami Bagi Pengusaha Pelayaran Nasional

Image

Ekonomi

AJI: Kehadiran Omnibus Law Hanya Akan Makin Gencet Jurnalis!

Image

Ekonomi

Kritik Omnibus Law, Faisal Basri: Jauh Panggang dari Api

Image

Ekonomi

Genjot Investasi Lewat Omnibus Law, Faisal Basri: Buat Apa?

Image

Ekonomi

Bos Pajak Sebut Fasilitas Insentif Perpajakan Belum Banyak Diketahui oleh WP

Image

Ekonomi

Pekerja ke Erick Thohir: Masa' Harus Viral Dulu Baru Dieksekusi!

Image

Ekonomi

Ratusan Karyawan BUMN Geruduk Kantor Erick Thohir, Mau Apa?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kejagung Incar Tambang Emas dan Penangkaran Arwana Milik Heru Hidayat

Perusahaan itu menjadi incaran Kejagung dalam rangka mengembalikan kerugian negara akibat kasus Jiwasraya.

Image
News

Menag Kecam Ketidak Adilan India Atas Umat Muslim

India memberikan status kewarganegaraan kepada semua imigran bermacam-macam agama, kecuali beragama Islam

Image
News

Biro Perjalanan Umrah di Banjarmasin Sayangkan Atas Penundaan Umrah

kami terkejut dan sangat menyayangkan dengan berita tersebut

Image
News

DPD Golkar Kendari Solid Dukung AJP di Pilkada

Kita hanya memperkokoh soliditas kader partai yang ada di Kota Kendari

Image
News

Kemlu Diminta Perhatikan Konflik di India, DPR: Demi Keselamatan WNI

harus segera memperhatikan eskalasi konflik di India demi keselamatan dan keamanan Warga Negara Indonesia

Image
News

Antara Takut dan Berharap kepada Allah, Mana yang Lebih Didahulukan?

Dalam kehidupan ini, kita pasti pernah mengalami rasa takut (khauf) dan rasa penuh harap (raja')

Image
News

Kemenkes Sebut Belum Ada Kasus Virus Corona di Indonesia

Total kasus yang spesimennya dikirim ke laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan sebanyak 136 kasus.

Image
News

Supir Truk Dikroyok Hingga Tewas, Bupati Dogiyai Minta Maaf

Pemkab Dogiyai atas nama para pelaku pengeroyokan dan pembunuhan serta seluruh masyarakat menyampaikan turut berduka dan permohonan maaf

Image
News

DPR Berharap Arab Saudi Dapat Selesaikan Virus Corona Sebelum Ibadah Haji

Kita berharap Arab Saudi betul-betul bisa mengantisipasi (virus corona) ini

Image
News

Dampak Penangguhan, Kemenag Larang Agen Umroh Tarik Biaya Tambahan

itu sudah ada kesepakatan dengan asosiasi penyelenggara umrah

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Harta Tak Habis hingga Jaminan Surga, Ini 5 Keutamaan Orang Dermawan Menurut Islam

  3. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  4. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  5. Tidak Mau Tinggalkan Buah Hati, 7 Artis Ini Ajak Anak Ikut Umrah

  6. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  7. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  8. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  9. Presiden PKS: Umat Islam di India Harus Dihormati secara Layak

  10. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan