image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Mahfud MD Cari Cara Penyelesaian Tragedi Semanggi I dan II

Yohanes Antonius

Image

Menko Polhukam, Mahfud MD memberikan sambutan saat pemberian bantuan kompensasi kepada keluarga korban terorisme di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat, (13/12/2019). Pemerintah menyalurkan bantuan kompensasi kepada empat korban tindak pidana terorisme yang terjadi di Tol Kanci-Pejagan, korban di Cirebon dan satu orang korban penyerangan terorisme di Pasar Blimbing, Lamongan yang terjadi tahun 2018. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD masih mencari cara untuk menyelesaikan tragedi Semanggi I dan II meski terjadi perbedaan pandangan antara Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin dan Komnas HAM.

"Nantilah saya mau diskusi dulu dengan Pak Jaksa Agung dan Komnas HAM. Inikan sejak dulu selalu beda Kejaksaan dan Komnas HAM. Nanti saya mau diskusi dulu secara terpisah dengan keduanya," kata Mahfud di lingkungan istana kepresidenan Jakarta, Jumat (17/1/2020).

Pada Selasa (16/1/2020), Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan rapat kerja dengan Komisi III DPR RI. Dalam pertemuan itu, merujuk hasil Rapat Paripurna DPR tahun 2001, ia menyebut bahwa tragedi Semanggi I dan II bukanlah pelanggaran HAM berat, seperti yang disebutkan dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

baca juga:

"Wah saya belum dengar tuh (pernyataan Jaksa Agung), nanti saya tanya dulu. Kan memang ada kriteria ya pelanggaran HAM berat, oleh sebab itu saya belum tahu apa yang dimaksud karena pelanggaran HAM berat itu memang ada dua toh, ada kejahatan kemanusiaan, ada genosida itu yang standar," tutur Mahfud menambahkan.

Mahfud mengaku belum mendengar penjelasan langsung dari Jaksa Agung mengenai hal tersebut.

Sebelumnya Amnesty International Indonesia menyatakan pernyataan Jaksa Agung itu bertentangan dengan temuan Komnas HAM.

Komnas telah menyerahkan laporan penyelidikan pro-justitia kepada Kejaksaan Agung, dengan temuan bahwa kejahatan terhadap kemanusiaan benar-benar terjadi dan merekomendasikan pembentukan pengadilan HAM ad-hoc, yang tidak pernah terlaksana.

Pada 2018, dalam pertemuan dengan Komnas HAM, Presiden Jokowi menyebut bahwa pemerintahannya akan memastikan pelaku pelanggaran HAM berat akan diadili.

Tragedi Semanggi I dan II sendiri terjadi sepanjang aksi protes mahasiswa di bulan November 1998 dan September 1999 setelah kejatuhan Soeharto. Sebanyak 17 warga sipil tewas dan 109 lainnya terluka dalam insiden Semanggi I. Sementara dalam tragedi Semanggi II, 11 warga sipil tewas dan 217 lainnya menjadi korban luka.

Sejumlah polisi dan tentara diadili akibat insiden penembakan itu, namun banyak pihak mengklaim pengadilan terhadap mereka gagal memenuhi keadilan bagi para korban dan gagal mengungkap dalang di balik penembakan.[]

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Mahfud MD Bantah Penataran P4 Akan Dihidupkan Kembali

Image

News

Menkopolhukam Gelar Rakor Terkait Pengadaan Alutsista

Image

News

Mabes Polri Kaji Wacana Mahfud MD Soal Dihilangkannya Proses Penyelidikan di Polsek

Image

News

Ma'ruf Amin: Soal Kepulangan Anak WNI Eks ISIS Masih Dipertimbangkan

Image

News

Menko Polhukam Usul ke Jokowi Penegakkan Hukum Tak Terganggu Pertimbangan Politik

Image

News

Menkopolhukam Pastikan Pemerintah Bakal Usut Pelanggaran Berat HAM di Paniai

Image

News

Polemik Omnibus Law, Mahfud Persilakan Masyarakat Beri Masukan ke DPR

Image

News

Mahfud MD: Kesalahan Ketik dalam RUU Omnibus Law Diperbaiki di DPR

Image

News

Pelanggaran HAM Berat dalam Kasus Paniai Ujian Kasus Aktual Bagi Jokowi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kericuhan di Pendapa Rumah Dinas, Bupati Aceh Barat: Saya Melihat dari Gerak-gerik Mereka Memang Berniat Memeras Saya

"Saya pikir mereka tamu yang menyenangkan, namun, terakhir menjadi tidak menyenangkan bagi saya," kata Ramli.

Image
News

Film Korea Selatan 'Parasite' Rajai Oscar, Donald Trump Tak Terima

Presiden AS Donald Trump mengkritik Academy Awards saat berkampanye pada Kamis (20/2)

Image
News

2.414 Personel Diterjunkan ke Lokasi Aksi 212

Polisi siap mengamankan Aksi 212.

Image
News

Philips J Vermonte Kembali Jadi Ketua Umum PERSEPI

Philips J Vermonte kembali terpilih sebagai Ketua Umum Perkumpulan Survei Opini Publik Indonesia (PERSEPI) periode 2019-2024.

Image
News

Seorang Warga Ngamuk di Nagan Raya, Polisi: Saat Kami Tanya Alamatnya, Dia Menjawab Rumahnya di Rumah Sakit Jiwa

“Kasus ini masih kita selidiki, agar menjadi jelas,” kata Mahliadi.

Image
News

Gara-Gara Fim Parasite, Pemerintah Seoul Salurkan Bantuan ke Warga Berpenghasilan Rendah

Pemerintah kota Seoul menggelontorkan bantuan kepada 1.500 keluarga yang tinggal di apartemen semi-basement

Image
News

Gempa 4,6 SR Guncang Tenggara Waingapu Beberapa Menit yang Lalu

Sampai sekarang belum ada informasi terkait ada tidaknya kerusakan ataupun korban dampak dari gempa tersebut.

Image
News

Ilmuwan ini Klaim Mustahil Ada Kehidupan Setelah Mati

Pernyataan ini dibuat bukan tanpa pengujian terhadap adanya kehidupan setelah mati

Image
News

6 Potret Sandiaga Uno Kondangan ke Pernikahan Cucu PM Malaysia Mahathir Mohamad

Sandiaga berkesempatan untuk menghadiri acara pernikahan putri Menteri Besar Kedah Mukhriz Mahathir, Meera Alyanna

Image
News

Muazin Masjid Pusat London Ditikam, Pelaku Bermodus Ikut Salat Berjemaah

Aksi ini belum disebut sebagai tindak terorisme

terpopuler

  1. Istri Menikah Lagi Setelah Suaminya Meninggal, Begini Pandangan Islam

  2. Jarang Tersorot, 10 Potret Kehangatan Kaka 'Slank' dan Keluarga

  3. Ramai Kasus Pinjaman Online, Ini Chat Antara DC dan Pengutang Pinjol yang Viral

  4. Taspen Beberkan Syarat Agar Pensiunan PNS Dapat Dana Rp1 Miliar

  5. Yudian Sibuk Jadi Kepala BPIP, Ijazah Wisudawan UIN Sunan Kalijaga Jogja Telat

  6. Jawab Kritikan Megawati Soal Formula E, Pemprov DKI: Kalau Mau Terkenal Jangan Tanggung-tanggung

  7. Hamil 10 Minggu, Ussy Sulistiawaty Pingsan Hingga Kejang

  8. Hore, Gudeg Yu Djum kini Hadir di 12 Kota Besar Indonesia

  9. Cerita dari Dapur Gudeg Yu Djum, Kini Masak Pakai Kayu Bakar Lebih Mahal dari Gas

  10. Simpulkan Kinerja Ahok Lebih Baik Ketimbang Anies, Syarif Pertanyakan Responden Survei Indo Barometer

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

6 Potret Sandiaga Uno Kondangan ke Pernikahan Cucu PM Malaysia Mahathir Mohamad

Image
Iptek

Penemu Konsep Copy-Paste, Larry Paster Meninggal Dunia

Image
News

8 Potret Kompak Prabowo Subianto dan Sakti Wahyu Trenggono Jamu Tamu dari Negara Sahabat