image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Warga Adukan Pencemaran Lingkungan ke Sudin LH Jaksel

Yohanes Antonius

Image

5 Negara Pengekspor Sampah Plastik Terbesar di Dunia | Hipparis

AKURAT.CO, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Selatan menerima dan menindaklanjuti dua laporan warga terkait pencemaran lingkungan yang terjadi di wilayah Pasar Minggu dan Pasar Manggis.

"Ada dua laporan yang kami terima dari warga melalui surat langsung dan CRM, keduanya melaporkan adanya pencemaran lingkungan dari aktivitas usaha," kata Enrile Indro Prasetyo, Staf Peran Serta Masyarakat dan Penaatan Hukum Sudin LH Jakarta Selatan saat dihubungi Jumat (17/1/2020).

Enrile mengatakan kedua laporan tersebut telah ditindaklanjuti oleh petugas Sudin LH dengan mendatangi langsung tempat usaha yang diduga mencemari lingkungan.

baca juga:

Lokasi pencemaran lingkungan pertama ada di RW 02, Kelurahan Pasar Minggu, Kecamatan Pasar Minggu. Pencemaran lingkungan berasal dari industri tahu tempe ilegal.

"Kami sudah mendatangi lokasi dan mengambil sampel air di lokasi tersebut dan dikirim ke laboratorium untuk mengecek baku mutu airnya apakah melampaui ambang batas atau tidak," kata Enrile.

Ia menyebutkan, warga setempat melaporkan melalui aplikasi CRM milik Pemkot Jakarta Selatan bahwa ada pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas usaha pembuatan tahu tempe di Pasar Minggu.

Menurut dia, sejumlah warga mendirikan usaha tahu tempe di tengah pemukiman warga yang menyalahi izin peruntukkan bangunan.

Laporan kedua dilayangkan langsung oleh warga terkait saluran air yang tercemar limbah katering di RT 009/RW 12, Kelurahan Pasar Manggis, Kecamatan Setiabudi.

"Sebelumnya petugas LH Kecamatan Setiabudi sudah mendatangi lokasi untuk menindaklanjuti laporan, Kamis (16/1) kemarin tim kami turun mengecek lokasi," kata Enrile.

Dari hasil pengecekan di lapangan, lanjut Enrile, ditemukan pemilik usaha tidak memiliki bak tangkapan minyak atau lemak (grease trap) sehingga limbah cucian alat masak yang dihasilkan dibuang ke saluran pembuangan warga.

Enrile menjelaskan, grease trap adalah sebuah wadah penangkap lemak dan minyak yang terletak di tempat pembuangan air. Apabila limbah yang dihasilkan tidak disaring, maka akan berbahaya dalam waktu yang cukup lama.

Ia mengatakan endapan lemak bisa mengendap dan menghasilkan gumpalan sehingga menghambat jalur pembuangan di pipa.

Dan jika dibiarkan bisa terjadi sedimentasi atau pendangkalan yang bisa berdampak pada banjir.

"Kami sudah bikin berita acara dan memberikan waktu sebulan kepada pemilik usaha untuk membuat grease trap," kata Enrile.

Menurut dia, jika sampai batas waktu ditentukan pemilik usaha tidak mengindahkan instruksi petugas. Maka Sudin LH Jakarta Selatan akan berkirim surat kepada Dinas LH DKI Jakarta untuk memberikan sanksi kepada pemilik usaha.

"Sanksi pasti ada, karena sesuai aturan pemilik usaha harus melengkapi diri dengan grease trap, sanksi bisa diberikan oleh Dinas LH DKI Jakarta," kata Enrile.[] 

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Pria Difabel Jadi Korban Bully di Tanah Kusir Jakarta Selatan

Image

News

Identitas Pelaku Begal Warteg di Tanjung Duren Diketahui

Image

News

Seekor Kucing Kampung Terjebak di Sela Beton Flyover Diselamatkan Petugas Damkar

Image

News

Tiga Tukang Ojek Pangkalan Jadi Tersangka Pemerasan, Polisi: Kami Duga Ada Korban Lain

Image

News

Pekerja Gali Lobang di Kalideres Tewas, Empat Saksi Diperiksa

Image

News

Kuatkan Soliditas Bhayangkari, Istri Kapolres Metro Jakbar Adakan Pertemuan di Polsek Kalideres

Image

News

Ini Penyebab Tukang Gali Tanah PAM Tewas di Kalideres

Image

News

Daerah Terdampak Banjir Tertinggi Ada di Jakarta Timur

Image

News

Kali Sunter Meluap, Ratusan Rumah Warga di Cipinang Melayu Terendam Banjir

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

MPR Minta BNPT Tingkatkan Pencegahan Meluasnya Radikalisme dan Terorisme

Upaya pencegahannya dengan memberikan edukasi mengenai penjelasan terorisme, radikalisme, dan intoleransi, dan cara untuk mencegahnya

Image
News

Mahfud MD: Kemenkumham Segera Blokir Paspor Anggota ISIS eks WNI

Sejak bergabung dengan ISIS, itu sudah mulai disetor ke Kemenkumham agar paspornya diblokir

Image
News

Mahfud MD Tegaskan Presiden Jokowi Tak Pernah Bicara Reshuffle Kabinet

Presiden tidak pernah bicara reshuffle, tidak pernah memberikan isyarat-isyarat reshuffle

Image
News

Dibuka Kembali Setelah 40 Tahun, 5 Fakta Menarik Rumah Bordil Kuno 'House of Lovers' di Pompeii

Ada beberapa ruangan yang masih utuh

Image
News

Survei Median Sebut 55,4 Publik Puas Dengan Kinerja Jokowi-Ma'ruf

Ada 55,4 persen responden yang merasa puas terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia,

Image
News

Pimpinan KPK Tolak Keberatan Penyidik Kompol Rossa

Pada prinsipnya berisi bahwa keberatan dari Rossa tersebut tidak dapat diterima karena di sini disebutkan salah alamat

Image
News

RUU Omnibus Law Dikritik Sebagai Cipta Tenaga Kerja Asing

Judul omnibusnya saja sudah salah. Seharusnya bukan Omnibus UU Cipta Kerja tapi Cipta Tenaga Kerja Asing

Image
News

Mendagri Ingin Budaya Amplop Hilang Dari Pelayanan Publik Pemerintah

Budaya amplop yang masih banyak melekat di perilaku aparat benar-benar hilang terkikis

Image
News

Antisipasi Bonus Demografi, Kemendagri Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Kita menghadapi fenomena yang bisa positif dan bisa negatif.

Image
News

DPR Minta Menkumham Yasonna Segera Benahi SIMKIM

Saya menggarisbawahi kejadian ini, ini ada satu sistem perekrutan yang salah. Perekrutan vendor yang tidak profesional

terpopuler

  1. Ajak Masyarakat Jegal Anies Maju Pilpres 2024, Said Didu ke PSI: Jangan Salahkan jika Pihak yang Tidak Searah Bersatu

  2. Jepang Ingin Impor Limbah Sawit Indonesia Untuk Penuhi Produksi Listrik

  3. 5 Fakta Penting Gatot Nurmantyo, Mantan Panglima TNI yang Masuk Daftar Capres Unggulan 2024-2029

  4. Perkembangan Politik di Malaysia, Anwar Ibrahim Merasa Ada Pengkhianatan Terhadap Pemerintah

  5. Liburan Bareng, Ranty Maria- Ryan Wijaya Dikabarkan Resmi Pacaran

  6. Dibanding Ahok, SOP Pengendalian Banjir Era Anies Tidak JelasĀ 

  7. Masyarakat Minoritas yang Dulu Dukung di Pilpres Kini Sedang Menunggu Kebijakan Jokowi untuk Lawan Intoleransi

  8. Gegara Ketahuan Nikah Siri, Siswi Kelas 1 SMK Swasta di Depok Dikeluarkan, Orang Tua Kecewa

  9. Kibarkan Sang Merah Putih di Puncak Gunung Es, 10 Potret Nikita Willy Mendaki Himalaya

  10. RSCM Kebanjiran, Ferdinand: Baru di Zaman Anies Baswedan

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Politik Dinasti, Oligarki dan Anomali Demokrasi

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
Hiburan

5 Fakta Vera Dijkmans, Putus Sekolah hingga Dilamar 50 Pria Setiap Hari

Image
News

Pernah Jadi Dosen hingga Tenaga Ahli MPR, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Komisioner KPAI Sitti Hikmawatty

Image
News

5 Fakta Menarik Faye Simanjuntak, Cucu Luhut Binsar Pandjaitan yang Masuk 30 Under 30 Majalah Forbes 2020