image
Login / Sign Up

PDIP Tak Ajukan PAW ke KPU, Tapi Pengajuan Penetapan Calon Terpilih

Kosim Rahman

Image

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (kedua kiri) bersama Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat (kiri), Ketua DPP PDIP Bidang Hukum Andreas Pereira (kedua kanan) dan Wasekjen PDIP Ericko Sotarduga (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan mengenai Kongres V PDI di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Kamis (1/8/2019). PDI Perjuangan akan menggelar Kongres V pada 8-11 Agustus 2019 di Bali dengan tema 'Solid Bergerak Untuk Indonesia Raya'. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, DPP PDI Perjuangan (PDIP) disebut tidak pernah mengajukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Caleg DPR RI Riezky Aprilia dengan Caleg Harun Masiku. Yang benar adalah pengajuan penetapan calon terpilih setelah wafatnya Caleg atas nama Nazaruddin Kiemas.

Koordinator Tim Pengacara DPP PDIP, Teguh Samudra, mengungkapkan bahwa persoalan penetapan calon terpilih berdasarkan Permohonan Pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung RI yang biasa dilakukan oleh partai politik adalah persoalan sederhana.

"Yakni sebagai bagian dari kedaulatan parpol, yang pengaturannya telah diatur secara tegas dan rigid dalam peraturan perundang-undangan," ungkapnya dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (25/1/2020) malam.

baca juga:

Pengajuan Penetapan Calon Terpilih yang dimohonkan kepada KPU oleh PDIP adalah berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI No: 57P/HUM/2019. Tertanggal 19 Juli 2019 terhadap uji materi Peraturan KPU dan juga Fatwa Mahkamah Agung RI.

"Sehingga tidak ada pihak manapun baik Parpol atau KPU yang dapat menegosiasikan hukum positif dimaksud," ujar Teguh.

Terminologi PAW dengan pengajuan penetapan calon terpilih itu berbeda. Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto, yang juga ikut dalam konferensi pers itu, menyatakan meluruskan terminologi 'PAW' itu menjadi penting. Sehingga semua pihak tahu bahwa surat-surat yang diajukan partainya ke KPU adalah sebagai pemenuhan ketentuan legalitas terkait dengan perundang-undangan sebelum penetapan anggota legislatif terpilih.

"Dimana kursi itu adalah kursi milik partai. Maka kami telah menetapkan berdasarkan keputusan MA bahwa calon terpilih itu adalah Saudara Harun Masiku. Hanya saja ini tidak dijalankan oleh KPU," kata Hasto.

Teguh lalu menjelaskan lebih jauh, setelah ada putusan MA terkait hasil judicial review Peraturan KPU yang mengabulkan permohonan PDIP, maka pimpinan partai meminta agar KPU mengabulkan permohonan agar lembaga penyelenggara pemilu itu melaksanakannya. Yakni memasukkan suara yang diperoleh Almarhum Nazaruddin Kiemas ke perolehan suara calon nomor urut 5, Harun Masiku. Dengan itu, seharusnya KPU menetapkan Harun sebagai peraih suara terbesar di dapil dimaksud.

Tapi KPU menafsirkan lain dan menyatakan tidak bisa demikian. Sehingga PDIP kembali meminta kepada MA untuk mengeluarkan fatwa tentang makna sebenarnya putusan itu secara hukum yuridis. Dikeluarkanlah fatwa, dan oleh PDIP diminta lagi kepada KPU untuk melaksanakannya. Semuanya dalam konteks pengajuan penetapan calon terpilih, bukan PAW.

"Sudah dilandasi atau dikuatkan dengan fatwa, KPU lagi-lagi menolaknya, itu yang terjadi seperti itu," ungkapnya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

KPK Periksa Advokat PDIP Donny untuk Konfirmasi Aliran Uang Kepada Wahyu Setiawan

Image

News

Sang Istri Akui Harun Sudah di Jakarta Sejak 7 Januari, Jansen Senggol Yasonna

Image

News

KPU Panggil Komisioner KPUD Provinsi Pasca OTT Wahyu Setiawan

Image

News

Kolom

Negara Sengketa

Image

News

Megawati Sindir Calon Kepala Daerah Lewat Pintu Belakang, Ini Kata Rudy

Image

News

Sebut Harun Masiku Masih di Luar Negeri, Jansen: Hallo Pak Yasonna, Sudah Baca Pernyataan Istri Harun?

Image

News

Istri Harun Masiku Akui Suaminya Berada di Tanah Air Sejak 7 Januari, Ferdinand: Akankah Yasonna Mundur dari Menkumham?

Image

News

Pilkada 2020

Senator Ingatkan KPU dan Pihak Keamanan Netral di Pilkada 2020

Image

News

Sudah Masuk DPO, KPK akan Buru Harun Masiku

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polisi Tahan Dua Tersangka Kasus Tewasnya Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Dari hasil gelar perkara kami jerat dengan Pasal 359 KUHP, karena telah lalai hingga menyebabkan seseorang meninggal dunia.

Image
News

Dari Staf Pengajar hingga Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB, 5 Fakta Penting Reini Wirahadikusumah

Reini lahir di Jakarta 25 Oktober 1968

Image
News

Siap Maju di Pilkada Bima, Maman: Pasangan Syafru- Ady Belum Dapat Rekomendasi dari DPP PAN

Memang sudah ada rencana dan rancangan bersama bung Nimran, sembari kita juga lakukan silaturrahim dengan tokoh politik lainnya.

Image
News

Kasus Jiwasraya, Jaksa Agung: Pernyataan BPK Bahwa Terjadi Kerugian Negara

Meski demikian, jumlah kerugian negara dalam kasus Jiwasraya masih dihitung BPK.

Image
News

PVMBG Sebut Gunung Semeru Alami Gempa Letusan 20 Kali, Status Waspada

Rata-rata per hari gempa letusan mencapai 20 kali, namun sesekali saja yang secara visual terlihat muncul.

Image
News

Berhasil Diidentifikasi, Polisi Buru Pelaku Begal di Pesanggrahan Jaksel

Dari hasil pemeriksaan di TKP dan keterangan saksi, pelaku telah berhasil diidentifikasi dan sekarang sedang dicari untuk ditangkap.

Image
News

KPK Klaim LHKPN Menteri dan Wamen Capai 100 Persen

Sisanya sebanyak 29 orang atau sekitar 57 persen merupakan wajib lapor jenis pelaporan periodik dengan batas waktu pelaporan 31 Maret 2020.

Image
News

Kereta Api Anjlok di Lintasan KM 9+9 Jakarta Timur, Perjalanan KRL Terganggu

Sehubungan kendala operasional tersebut, untuk sementara PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan rekayasa pola operasi.

Image
News

Ombudsman Ngadu ke Menko Polhukam Karena Rekomendasi Tidak Dipatuhi Kementerian

Karena kalau kita berbicara pencapaian-pencapaian yang ingin dicapai oleh negara ini, kalau tidak ada 'good governance', ya, tidak tercapai.

Image
News

19 Permohonan Izin Poligami Tercatat di Pengadilan Agama Semarang Sepanjang 2019

Tidak ada pemohon yang berlatar belakang PNS atau dari TNI/ Polri.

terpopuler

  1. Ferdinand: Tak Kusangka Desmon Sangat Cepat Berubah saat Berenang di Kolam Kekuasaan

  2. Sah Jadi Cawagub DKI, Ahmad Riza Patria Siap Tinggalkan Senayan

  3. Menang Tender Revitalisasi Monas Rp71,3 Miliar PT Buana Sewa Alamat Seharga Rp6 Juta Pertahun

  4. Bergaji Rp3,6 Miliar per Minggu, Ini 5 Potret Sederhana Sadio Mane

  5. Peringatan Keras Faizal Assegaf: Sebaiknya Bung Rocky Jangan Bermain Api dengan Isu-isu Sensitif

  6. Tak Kuasa Menahan Tangis, Ibu Eksekutor Pembunuhan Hakim Jamaluddin: Anak Saya Orangnya Penyayang

  7. Alamat Kontraktor Pemenang Tender Revitalisasi Monas Senilai Rp71,3 Miliar Dipertanyakan

  8. Soal ‘Alamat Palsu’ Kontraktor Pemenang Tender Revitalisasi Monas, Pemprov: yang Penting Pekerjaannya Bagus

  9. Sederet Penampakan Bus Jurusan Jeneponto-Makassar Bikin Heran, Muatannya Dahsyat

  10. Ananda: Ah Kokoh Idolaku Ahok Dipuja Dunia Internasional, Aku Bangga Selalu Koh!

fokus

Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota
Masa Depan Buruh

kolom

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
News

Dari Staf Pengajar hingga Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB, 5 Fakta Penting Reini Wirahadikusumah

Image
News

5 Fakta Penting Ahmad Riza Patria, Politisi Gerindra yang Jadi Cawagub DKI Jakarta

Image
News

Buka Kedai Kopi hingga Jadi Cawagub DKI Jakarta, 5 Fakta Perjalanan Karier Nurmansjah Lubis