image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Oknum Pembina yang Ajarkan Tepuk dan Yel-yel Pramuka Berbau SARA Dinyatakan Tak Lulus KML

Kumoro Damarjati

Image

SDN Timuran, Prawirotaman, Brontokusuman, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Senin (13/1/2020) | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO, Oknum pembina Pramuka yang disebut menyampaikan materi berbau SARA di SD Negeri Timuran, Kota Yogyakarta, dinyatakan tidak lulus Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML). Dia dianggap tak memahami materi dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka.

Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Yogyakarta, Suraji Widarta mengatakan, pembina berinisial E yang merupakan peserta KML dari Kwarcab Gunungkidul telah diberi teguran sesaat setelah menyampaikan materi tepuk dan Yel-yel bernada SARA kemarin.

"Kami sudah memberikan teguran secara lisan dan ini pun kami juga akan menindaklanjutinya dengan apa yang telah menjadi arahan dari komisi D tentang ijazah (KML) yang tadi disampaikan kepada peserta untuk kita tarik. Atau kita tunda atau tidak kita sampaikan pada yang bersangkutan," kata Wakil Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kota Yogyakarta Suraji Widarta usai menemui jajaran Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Selasa (14/1/2020).

baca juga:

Suraji mengatakan, E menyampaikan tepuk dan Yel-yel itu secara spontan kepada peserta didik golongan siaga putri saat kegiatan KML di SD Negeri Timuran, Prawirotaman, Brontokusuman, Jumat (10/1/2020) lalu. Dalam rencana pembelajaran milik E, materi itu juga tidak tercantum.

"Kemudian kita sudah meluruskan kepada peserta didik golongan siaga putri yang menjadi praktikan dari kakak peserta kursus tadi (E). Sehingga kita langsung mengklarifikasi, meluruskan, membenarkan apa yang telah disampaikan adalah tidak benar kepada peserta didik saat itu juga," tuturnya.

Ia pun menyampaikan permintaan maaf kepada publik. Lantaran, timbulnya kegaduhan bersumber dari kegiatan KML kemarin.

Sementara Wakil Ketua Kwarda DIY sekaligus Kepala Dispora Kota Yogyakarta, Edi Heri Suasana, mengatakan bahwa pihaknya turut merekomendasikan agar E tidak lulus dalam KML.

"Selaku peserta kursus harus berhenti. Saya sudah sarankan untuk dinyatakan tidak lulus," kata Edi.

Alasannya, E dianggap tak mampu memahami materi baku KML dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Pramuka mengenai penanaman nasionalisme. "Kalau kemudian ada isu SARA seperti itu dimunculkan di Pramuka, itu artinya tidak memahami materi itu," lanjut Edi.

"Satu (tindakan) saja dia menyampaikan itu, berarti dia tidak memahami konsep nasionalisme. Maka selayaknyalah dia dinyatakan tidak lulus," ucap Edi.

Pernyataan ketidaklulusan E itu dibuat berdasar laporan masuk ke kwarcab. Kemudian ditembuskan ke kwarda. "Kalau perlu ditembuskan ke seluruh cabang di DIY. Dengan demikian, yang bersangkutan tentu tidak akan mendapatkan ijazah mahir (KML)," tandasnya. []

Editor: Dian Dwi Anisa

berita terkait

Image

News

Susur Sungai Sempor

Orang Tua Korban Susur Sungai Sempor: Sepeda Gunung Saya Janjikan Bulan Depan, Tapi Dia Keburu Nggak Ada

Image

News

Pramuka di Kendari Diminta Tangkal Radikalisme dan Narkoba

Image

News

BPBD: Seluruh Korban Tragedi Susur Sungai SMPN 1 Turi Berhasil Ditemukan

Image

News

Pencarian Dua Korban Insiden SMPN 1 Turi Dihentikan Sementara

Image

News

Susur Sungai Sempor

Sejumlah Palung Disinyalir Jadi Lokasi Hilangnya Korban Siswa SMP N 1 Turi

Image

News

Susur Sungai Sempor

Seluruh Korban Siswa SMP N 1 Turi Terseret Arus di Sleman Perempuan, Ini Analisa Basarnas

Image

News

Susur Sungai Sempor

Kasus Siswa SMP di Sleman Hanyut Terbawa Arus, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Image

News

Susur Sungai Sempor

Mahfud MD: Masih Suasana Berkabung, Husnudzon Dulu

Image

News

Susur Sungai Sempor

Mensos Santuni Keluarga Korban Siswa SMP Hanyut di Sleman

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

BNPB Imbau Masyarakat Jabodetabek Tingkatkan Waspada Hadapi Potensi Hujan Ekstrem

Potensi hujan tersebut diprakirakan terjadi mulai pukul 21.15 WIB pada Minggu dan diperkirakan berlangsung hingga Senin (24/2) pukul 00.15.

Image
News

Pilkada 2020, PKB dan PDIP Berkoalisi di Empat Kabupaten di Jateng

Kami berkoalisi dengan PDIP di empat pilkada kabupaten di Jateng.

Image
News

Gelar Sayembara Berhadiah Rp1 M, Mario Lasut Tantang Suami Karen Idol Ungkap Fakta Hukum

Ceritakan fakta dari ketiga peristiwa hukum ini.

Image
News

Resmikan Army Cycling Club, Wakasad Kembangkan Olahraga Sepeda di Tanah Air

peresmian Army Cycling Club oleh Wakasad dihadiri 45 klub sepeda dari seluruh Kotama dan Balakpus.

Image
News

Bareskrim Polri Tangkap Penipu Putri Arab di Palembang

Evie akan dibawa ke Bareskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Image
News

Survei: DPR Periode 2019-2024 Berkinerja Baik

Kok DPR ini agak bagus ya.

Image
News

Survei PRC dan PPI Sebut Elektabilitas PDIP Tertinggi, Golkar Urutan Kedua

PDIP menjadi partai politik dengan elektabilitas tertinggi, dengan persentase 27,2 persen.

Image
News

Disebur Rasul 'Hak Sesama Muslim', Ini 7 Hadis tentang Keutamaan Mengucap Salam

Ucapan salam "assalamualaikum warahmatullahi wa barakaatuh", merupakan bukti bahwa agama Islam senantiasa menebar kasih sayang.

Image
News

Sambangi Kampung Budaya Polowijen, Pertamina Berikan 'Solusi' Kembangkan Kampung Tematik

“Bagaimana caranya kami mendapatkan dana CSR dan bantuan pemerintah?” tanya Ki Demang.

Image
News

Survei Indo Barometer: Prabowo Menteri Paling Dikenal Publik

Pengenalan sangat penting dalam konteks pemilihan langsung karena tidak dikenal maka tidak akan disukai dan karena itu tidak akan dipilih

terpopuler

  1. Dianggap Bermain Mata Dengan Bupati Bima, Bawaslu Kabupaten Bima Dilaporkan Ke DKPP dan Bawaslu RI

  2. Dibungkam Levante, Real Madrid Kehilangan Puncak Klasemen

  3. Ditahan, Tersangka Penyebab Hanyutnya Siswa SMPN 1 Turi Diduga Gagal Paham Manajemen Risiko

  4. Unggah Foto Rumahnya yang Baru Pertama Kali Banjir, Yunarto Wijaya Ngadu ke Anies Baswedan

  5. Polisi Cari Alamat Pemilik Akun Instagram @pedulijakarta

  6. Sonic The Hedgehog Catat Sejarah Sebagai Film Video Games dengan Opening Terbesar

  7. Indonesia Darurat Narkoba, Kapolda Metro Jaya: Kami Lakukan Pencegahan dan Penindakan

  8. Semasa Hamil Tantri Kotak Selalu Diingatkan Sang Anak Untuk Minum Vitamin

  9. Seorang Ibu Jambak dan Tampar Cewek di KRL Gara-gara Kursi Prioritas

  10. 4 Hal Ini Harus Disiapkan, Jika Ingin Terjun Ke Agribisnis

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212