image
Login / Sign Up

Sudah Masuk dalam Undang-undang, Mahfud Minta Istilah Radikalisme Tak Perlu Lagi Diperdebatkan

Melly Kartika Adelia

Image

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD saat memberikan sambutan di depan nelayan yang akan berangkat ke Natuna di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (6/1/2020). Mahfud MD menyatakan, pemerintah akan mengirim 120 nelayan yang berasal dari Pantai Utara Jawa (Pantura) untuk mencari ikan di Perairan Natuna. Nelayan tersebut akan difasilitasi oleh pemerintah untuk melaut dan mencari ikan di perairan Natuna. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD meminta istilah radikal dalam konteks hukum tidak perlu diperdebatkan karena telah diatur dalam Undang-Undang.

Ia menyinggung hal itu karena belakangan banyak yang memperdebatkan bahwa radikal memiliki makna yang baik dan makna yang buruk.

"Silakan, benar semua. Akan tetapi dalam konteks hukum yang mana yang dianggap kata radikal adalah apa yang dikatakan dalam Undang-Undang," kata Mahfud saat menyampaikan pidato pembuka dalam dialog kebangsaan dengan tema "Merawat Persatuan, Menghargai Perbedaan" di Auditorium Prof. K.H. Kahar Mudzakkir, Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, Selasa (14/1/2020). 

Mahfud kemudian menjelaskan bahwa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ada penjelasan mengenai radikal yang bermakna baik dan ada yang bermakna buruk.

"Dalam pemaknaan yang baik, Radikalisme dijabarkan sebagai suatu paham yang menyelesaikan segala sesuatu secara mendasar sehingga memperoleh solusi yang secara filosofi baik," jelasnya.

Akan tetapi, di dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Perubahan atas UU No. 15/2003 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme menjadi Undang-Undang, kata dia, yang dimaksud radikal adalah sikap mau mengubah sistem yang sudah mapan atau telah disepakati dengan cara kekerasan, bukan dengan cara yang gradual.

"Bentuknya anti-NKRI, anti-Pancasila, antipersatuan. Nah, kalau itu terpenuhi itulah radikal dalam arti hukum kita," katanya.

Oleh sebab itu, dia berharap pemaknaan radikal tidak perlu diributkan jika telah bersentuhan dengan konteks hukum normatif di Indonesia.

"Kalau ada yang mengatakan jangan radikal , (artinya) jangan melawan sistem yang sudah disepakati," terangnya.[]

baca juga:

Editor: Siswanto

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Mahfud MD Pastikan Belum Ada Napi Koruptor yang Dibebaskan di Tengah Covid-19

Image

News

Wabah Corona

Mahfud Md Tegaskan Pemerintah Pusat dan Daerah Kompak Hadapi COVID-19

Image

News

Wabah Corona

Tengku: Masalahnya Mau Lockdown, Tapi Tidak Berani Kucurkan Uang, Terus Rakyat yang Stay At Home Makan Apa...?

Image

News

Wabah Corona

Giliran Sulawesi Barat Tutup Akses Masuk dan Keluar Wilayah

Image

News

Peraturan Pemerintah tentang Karantina Wilayah Segera Diterbitkan, Seperti Ini Kisi-kisinya

Image

News

Wabah Corona

Politikus Demokrat: Pak Jokowi, Apa yang Membuat Bapak Jadi Peragu untuk Putuskan Lockdown atau Tidak, Jelaskan Saja Pada Rakyat

Image

News

Wabah Corona

Pemerintah Akan Terbitkan Regulasi Cegah Penyebaran Virus Corona, Mahfud: Lockdown dan Karantina Wilayah Beda

Image

News

Menkopolhukam: Pastikan Tidak Ada Lockdown Tapi Karantina Wilayah

Image

News

APD Virus Corona Belum Cukup, Pemerintah Akan Impor dan Genjot Produksi Dalam Negeri

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Bupati Bogor Periksa Kendaraan Plat B yang Masuk Jalur Puncak

"Kami harus waspadai orang-orang eksodus dari Jakarta untuk diam di vila,"

Image
News

Dana Desa di Garut Digunakan Untuk Pangan Warga Selama Darurat Corona

"Dana kompensasi dari pemerintah desa ini kami fokuskan untuk penanganan wabah corona,"

Image
News

Polres Biak Numfor Gelar Patroli Bubarkan Kerumunan Massa

Kegiatan ini dilakukan untuk memantau situasi masyarakat agar tidak ada lagi keramaian/kerumunan orang demi mencegah penyebaran virus corona

Image
News

Asops Kapolri: Mudik Berpotensi Sebarkan Virus Corona ke Daerah

“Jadi kami imbau untuk tidak pulang kampung, tidak mudik. Bersama-sama kita mencegah penyebaran COVID-19 ini,”

Image
News

Kajari Bantul yang Positif COVID-19 Dinyatakan Sembuh

"Hasil lab (laboratorium) terakhir beliau (Kajari Bantul) hari ini negatif.,"

Image
News

Bali Siapkan Rp85 Miliar Cadangan Anggaran Penanganan COVID-19

"Sampai saat ini, kami sudah menyediakan cadangan anggaran untuk persediaan anggaran mengatasi COVID-19 di angka Rp85 miliar,"

Image
News

KSAD Sediakan Toilet Portabel Khusus Tenaga Medis RSPAD Gatot Subroto

"Kamar mandi itu juga harus di bawah pengawasan agar tidak dipakai oleh umum,"

Image
News

Anies Serukan Penggunaan Masker untuk Cegah COVID-19

Seruan tersebut juga merupakan respon atas mulai terjadinya kekurangan persediaan masker medis untuk tenaga medis di ibu kota.

Image
News

Masduki Sebut Yusril Negarawan Sejati di Tengah Wabah COVID-19

Salah satu masalah yang menjadi sorotan Yusril adalah masalah pandemi global COVID-19.

Image
News

DPRD: Warga Terdampak Wabah Perlu Perhatian Pemprov

"Itu dulu penting. Kita juga bisa lihat anggaran-anggaran yang dikeluarkan pemda berapa yang digelontorkan untuk warga Jakarta,"

terpopuler

  1. Bela Luhut, Muannas Alaidid: Tolonglah Said Didu Jangan Memanfaatkan Situasi di Tengah Wabah

  2. Sohibul Iman ke Jokowi: Jangan Dengarkan Orang-orang yang Hanya Mau Menjilat Bapak dan Bersikap Asal Bapak Senang!

  3. Kanada Ancam Lakukan Tindakan Balasan jika AS Hentikan Ekspor Masker N95

  4. Babe Haikal Ogah Tanggapi Ade Armando yang Sebutnya 'Berhati Busuk'

  5. Said Didu Vs Menteri Luhut, Politikus NasDem: Ngapain Main Ancam?

  6. Said Didu Terancam Dipidanakan Luhut, Ruhut Sitompul: Mulutmu Harimaumu

  7. Tagar #WeAllStandWithSaidDidu Trending Topik, Netizen Sindir Luhut Anti Kritik

  8. Said Didu Diancam Luhut, Politisi PAN: Sabar Bro, Anda Pasti Telah Diincar Banyak Pihak

  9. Refly Harun: Seorang Pejabat Negara Harusnya Tidak Marah Kalau Dikritik

  10. Gantung Mi Instan di Pintu Gerbang, Deretan Momen Indah Saling Berbagi Warga RI di Tengah Pandemi Corona

fokus

Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona
Hutan Kecil Terarium

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

COVID-19 dan Kita

Image
Dr. Idham Holik

Sebuah Harapan Pribadi: PERPPU Pemilihan Segera Terbit dan Opsi A Jadi Pilihan

Image
Achsanul Qosasi

Corona, Subsistensi dan Kredit

Image
Bisman Bhaktiar

Aspek Hukum Perpanjangan Pengusahaan Pertambangan Batubara PKP2B

Wawancara

Image
Video

Terapi Musik

VIDEO Pulih dengan Terapi Musik

Image
Asian Games

Pria Paruh Baya Diduga Epilepsi Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Majalaya

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 8 Potret Istri Wakil Bupati Luwu Timur, Anny Ali

Image
News

Siapkan Akomodasi Bagi Tim Medis, 8 Potret Wali Kota Bandung Turun Langsung Perangi Virus Corona

Image
News

Sister Goals! 8 Potret Najwa Shihab Bersama Kakak dan Adik Perempuannya