image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Ini Syarat Pengajuan DTH dan Stimulan Rumah yang Diajukan ke BNPB

Yudi Permana

Image

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo mengikuti rapat kerja dengan komisi VIII di Nusantara II, Kompleks Parlmen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (17/6/2019). Dalam rapat ini kepala BNPB membahas pendahuluan RAPBN TA 2020 dan RKP Tahun 2020. Juga dibahas mengenai evaluasi penanganan bencana selama tahun 2018 dan bencana yang terjadi tahun 2019. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mewajibkan lampiran Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat yang ditandatangani oleh Bupati atau Walikota dalam prosedur pengajuan pendanaan Dana Tunggu Hunian (DTH) dan Stimulan Rumah.             

"Anggaran yang digunakan untuk DTH dan Stimulan Rumah adalah Dana Siap Pakai (DSP) sehingga salah satu syarat pengajuan yang harus ada adalah Surat Keputusan Tanggap Darurat yang ditandatangani oleh Bupati atau Walikota," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Agus Wibowo di Jakarta, Senin (13/1/2020).                   

Ia mengatakan bahwa pada hari ke-12 penanganan bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Indonesia, BNPB lebih memfokuskan penanganan dengan melakukan pembersihan jalan, rumah, lingkungan, perbaikan dan pembukaan akses jalan, pemenuhan kebutuhan pengungsi dan pekerjaan pemulihan darurat lainnya.          

baca juga:

Upaya pemulihan darurat tersebut, dikatakan Agus, meliputi inventarisasi kerusakan rumah dan infrastruktur yang akan dilakukan segera.          

Dalam upaya menginventarisasi rumah-rumah yang rusak akibat terjangan banjir, BNPB memberi kewenangan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dengan membentuk tim inventarisasi lintas sektor.

"Dalam hal ini BNPB bisa diminta untuk mendampingi," sambungnya.    

Untuk pelaksanaannya, Tim Inventarisasi akan melakukan survei terhadap kerusakan rumah warga dan mengklasifikasikannya ke dalam tiga jenis kerusakan, yaitu rusak berat (RB), rusak sedang (RS) dan rusak ringan (RB) dengan dilengkapi nama dan alamat pemilik rumah.      

Kemudian, Bupati atau Walikota membuat surat keputusan (SK) yang berisi daftar nama dan alamat serta klasifikasi tingkat kerusakan rumah.       

"Selanjutnya SK ini dilampirkan dalam surat pengajuan pendanaan Dana Tunggu Hunian (DTH) dan Stimulan Rumah ke BNPB," ujarnya.     

Sementara itu, dalam beberapa kesempatan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Kepala BNPB Doni Monardo menyampaikan bahwa warga yang rumahnya rusak mendapat dana stimulan sebesar Rp50 juta untuk rumah dengan kategori rusak berat, Rp25 juta untuk yang rusak sedang dan Rp10 juta untuk yang rusak ringan.    

Lebih lanjut, Agus menjelaskan kebijakan pemerintah bahwa warga yang rumahnya rusak berat tidak ditempatkan di hunian sementara, tetapi langsung dibangunkan hunian tetap (Huntap).

Selama menunggu penyelesaian proses pembangunan hunian tetap, warga akan menerima dana tunggu harian (DTH) sebesar Rp500 ribu per kepala keluarga (KK).    

Ia menekankan bahwa anggaran yang digunakan untuk dana tunggu harian dan Stimulan Rumah adalah dana siap pakai, karena itu salah satu syarat pengajuan yang harus ada adalah Surat Keputusan Tanggap Darurat yang ditandatangani oleh Bupati atau Walikota.              

Selanjutnya Bupati atau Walikota mengajukan permohonan pengajuan DTP dan Stimulan Rumah ke BNPB dengan lampiran SK nama, alamat dan tingkat kerusakan rumah dan SK tanggap darurat serta kelengkapan lainnya.          

Setelah menerima surat permohonan tersebut, BNPB akan meneliti dan memverifikasi dokumen pengajuan serta melakukan pengecekan lapangan. Hasil verifikasi kemudian diajukan ke Kepala BNPB untuk mendapat persetujuan.               

Sementara itu, pencairan bantuan akan dilakukan setelah syarat administrasi dipenuhi BPBD, seperti nomor rekening, usulan PPK/BPP, MOU dan syarat lainnya.                   

"Apabila semuanya selesai, maka DTH dan Stimulan Rumah akan ditransfer ke rekening BPBD. Setelah itu masyarakat wajib membentuk Pokmas dan membuka Rekening Bank baru kemudian BPBD dapat mentransfer dana ke rekening Pokmas sehingga warga dapat segera membangun kembali rumah dengan dibantu oleh fasilitator pembangunan rumah," katanya. []

Editor: Ridwansyah Rakhman

Sumber: Antara

berita terkait

Image

News

Penanggulangan Bencana Urusan Bersama

Image

News

Gempa 4,9 SR Picu Longsor Tebing Palasari, Warga Hati-Hatilah Kalau Lewati Jalan Raya Limbangan – Nagreg

Image

Iptek

Gojek Teken MoU Penanggulangan Bencana dengan BNPB

Image

News

BNPB: Kami Percaya Kolaborasi Bersama Gojek Bisa Bantu Tetapkan Strategi Penanggulangan Bencana

Image

News

Sempat Ada Kesalahpahaman Saat Pemulangan WNI dari Wuhan, Pemerintah Terimakasih ke Masyarakat Natuna

Image

News

Terawan ke WNI yang Selesai Dikarantina: Saya Harap Kalian Jadi Agen-agen Kesehatan Bagi Masyarakat dan Lingkungan

Image

News

Dukungan Penanganan Potensi Wabah Covid-19

Image

News

Foto-foto yang Mengesankan Ketika Satgas Garuda Bantu Bersih-bersih Usai Kebakaran Lahan Australia

Image

News

Wabah Corona

Menkes Bersama Kepala BNPB Jemput WNI dari Wuhan yang Diobservasi di Natuna

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Dua Gedung di RSCM Tergenang Air Akibat Hujan Lebat Semalam

Ardi mengatakan ada tiga ruangan yang terlihat tergenang.

Image
News

Pramugari Malaysia Dipecat karena Kelebihan Berat Badan 0,7 Kg

berdalih bahwa aturan tersebut adalah syarat mutlak untuk 'mempertahankan citra maskapai sebagai penerbangan premium'

Image
News

Kontroversi Ucapan Kehamilan di Kolam Renang, Komisioner KPAI: Saya Minta Maaf kepada Publik karena Berikan Statement yang Tidak Tepat

"Dengan ini saya mencabut statemen tersebut," katanya.

Image
News

Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Perjudian Koprok

12 orang ditangkap.

Image
News

Banjir Selutut Orang Dewasa Genangi Kawasan Petamburan II

Pantauan AKURAT.CO di lokasi, banjir di daerah tersebut setinggi lutut orang dewasa atau sekitar 120 cm.

Image
News

Gempa 5,2 SR Guncang Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Image
News

Pengarang Buku 'Facebook: The Inside Story' Klaim Mark Zuckerberg Kerap Suruh Staf Lap Keringat di Ketiak

Penulis menuturkan bahwa staf yang diminta Zuckerberg untuk mengelap keringatnya tidak lain adalah seorang eksekutif komunikasi.

Image
News

Wayan Koster: Jangan Percaya Berita yang Sebut Bali Jadi Kota Hantu, Saya Tegaskan Itu Tidak Benar

"Ini menunjukkan bahwa Bali masih sebagai destinasi pariwisata terbaik di dunia."

Image
News

Gempa Bermagnitudo 5,2 Guncang Bolaang Mongondow Timur Sulut, Tak Berpotensi Tsunami

BMKG telah menganalisis dan menyebutkan gempa bumi itu memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (thrust fault).

Image
News

Sindir Anies Usai Jadi Korban Banjir, Yunarto: Makasih dan Silakan Lanjutkan Tiktoknya Pak, Ditunggu Kata-kata Ajaibnya untuk Menyurutkan Air

Yunarto juga mengatakan: "Ini kalau ke pakar fengshui di-check, gubernur DKI kayaknya lahir dari unsur air..."

terpopuler

  1. Ditemui Dengan Ojek Pangkalan yang Perasnya, Korban: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan

  2. Cerita Pengusaha Mobil Bekas yang Merasa Diperas Jajaran Polda Kaltim

  3. Fachrul Razi Copot Sekjen Kementerian Agama

  4. Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

  5. Mahfud MD: Masih Suasana Berkabung, Husnudzon Dulu

  6. 5 Pose Seksi Atlet Jerman Alica Scmidt, Bikin Kamu Megap-megap

  7. Kabareskrim Pastikan Polsek Masih Diperbolehkan Lakukan Upaya Penegakan Hukum

  8. Akademisi UIN Jakarta Heran Pemerintah Ngotot Ingin Sahkan RUU Omnibus Law

  9. Bikin Gerakan Tidak Elok, Abraham Sampaikan Permintaan Maaf

  10. Ternyata, Pemain Timnas Indonesia yang Dipanggil Latihan Bukan Pilihan Shin Tae-yong

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Agama dan Pancasila

Image
Achsanul Qosasi

Ujian Tak Mudah Bagi Pancasila

Image
Girindra Sandino

Tujuh Analisa dan Persoalan Urgen Pilkada 2020

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

Jarang Tersorot, 10 Potret Romantis Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo Bersama Istri

Image
News

Hidup di Kontrakan, 5 Fakta Tak Terduga Naniel Yakin Pencipta Lagu 'Bento' Iwan Fals

Image
News

Pernah Digugat Rp1 Triliun, 5 Fakta Penting Marwan Batubara Orator di Aksi 212