image
Login / Sign Up

Buktikan Tak Terlibat Kasus Wahyu Setiawan, Hasto Kristiyanto Disarankan Datangi KPK

Dedi Ermansyah

Image

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto saat dijumpai usai pengukuhan gelar guru besar terhadap Haedar Nashir di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Bantul, DIY, Kamis (12/12/2019). | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO, Kasus suap yang melibatkan mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan telah menyeret nama Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.

Sementara itu, publik sudah ramai 'menghakimi' Hasto karena orang dekatnya SAE dan DON yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pegiat media sosial (medsos) Darmansyah menilai muncul sejumlah spekulasi terkait dugaan keterlibatan Hasto. Termasuk adanya desakan di media sosial agar KPK memeriksa dan jika terbukti menangkap Hasto.

baca juga:

Spekulasi lain yang berkembang di publik mengatakan, ada skenario untuk menyelamatkan Hasto dari persoalan ini dengan memberikan tugas baru kepada Hasto, antara lain disebut-sebut sebagai duta besar.

Sementara Hasto tetap membantah dalam kasus dugaan suap tersebut, Darmansyah menilai hal yang wajar untuk membela diri. Karena siapapun tidak ingin masuk dalam kejahatan dan akhirnya masuk penjara. Terbukti atau tidak Hasto dalam kasus dugaan suap tersebut maka ikuti saja proses hukum. Apalagi semua pihak baik petinggi atau rakyat biasa adalah sama di hadapan hukum.

"Buktikan saja bila dirinya tidak terlibat dan Hasto datang saja memenuhi panggilan KPK jika diperlukan keterangannya. Bahkan saran saya, tak perlu menunggu panggilan KPK, Hasto datangi saja KPK untuk memberikan keterangan, biar dilihat publik bahwa Hasto memang tidak terlibat seperti pengakuan Saeful Bahri," tandasnya.

Sebelumnya Hasto Kristiyanto mengakui menandatangani perihal surat Pergantian Antar Waktu (PAW) Harun Masiku kepada KPU. Sebab PAW DPR adalah kedaulatan partai politik.

Disisi lain, dia mengaku siap hadir memberikan keterangan kepada KPK bila dibutuhkan lembaga anti rasuah itu.

"Kami, beberapa kali berdialog.  Ketika kami mengundang KPK, KPK datang di dalam membahas bagaimana membangun sebuah sistem keuangan partai yang transparan, yang baik. Ketika KPK mengundang kami pun, saya akan datang," kata Hasto di JIEXpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (12/1/2020).

Disisi lain, Hasto merasa ada ada yang menggiring opini bahwa dirinya telah menerima dana haram dan menyalahgunakan kekuasaannya di PDI-P.

"Ada yang mem-framing saya menerima dana, ada yang mem-framing bahwa saya diperlakukan sebagai bentuk-bentuk penggunaan kekuasaan itu secara sembarangan," kata Hasto.

Diketahui, Rabu 8 Januari 2020, KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap salah seorang komisioner Komisi Pemilihan Umum RI yaitu WSE.

Wahyu diketahui meminta dana operasional Rp900 juta untuk membantu Harun Masiku menjadi anggota DPR RI lewat pengganti antarwaktu (PAW).

Komisioner KPK Lili Pintauli menjelaskan kasus ini bermula saat DPP PDI-P mengajukan Harun menjadi pengganti Nazarudin Kiemas sebagai anggota DPR RI, yang meninggal pada Maret 2019.

Namun, pada 31 Agustus 2019, KPU menggelar rapat pleno dan menetapkan Riezky Aprilia sebagai pengganti Nazarudin Kiemas.

Wahyu Setiawan kemudian menyanggupi untuk membantu Harun Masiku untuk menjadi anggota DPR terpilih melalui mekanisme PAW.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Komisi I DPR Panggil Dewas-Direksi TVRI Pekan Depan

Image

News

Agar Lolos, Anggota DPRD Jabar Diduga Palsukan Tanggal Lahir

Image

News

Kejar Harun Masiku, KPK Gandeng Polri

Image

News

Mantan Ketua IPNU Minta Romahurmuziy Diperlakukan Adil

Image

News

Ketua KPK Yakin Harun Masiku Bakal Balik ke Indonesia

Image

News

Pekan Depan, Komisi I DPR Panggil Dewas TVRI dan Helmy Yahya

Image

News

Polri Siap Gendeng Interpol untuk Buru Harun Masiku di Singapura

Image

News

Kuasa Hukum SAT Sebut Pengajuan PK oleh KPK Inkonstitusional

Image

News

Yakin Tak Bersalah, Eks Bos Lippo Cikarang Siap Hadapi KPK di Meja Hijau

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Polda Metro Bekuk Tiga Perampok Sopir Taksi Daring

"Pelaku memesan dengan akun palsu, di tengah jalan para pelaku dengan peran masing-masing, membekap korban,"

Image
News

Kasus Memiles, 3 Anggota Keluarga Cendana Dipanggil Polisi

"Surat sudah dilayangkan, kemungkinan Senin dan Selasa, tanggal 20 dan 21 Januari 2020,"

Image
News

Lapangan Empang Kota Bogor Akan Dibangun Jadi Alun-alun

"Lapangan Empang ini aset milik swasta dan akan dibangun oleh swasta dari dana CSR Rumah Sakit UMMI,"

Image
News

Polisi Tangkap Pengedar Narkoba Jaringan lapas

"Dari kasus yang kita tangani ada sembilan tersangka yang kita amankan, kebanyakan para tersangka dari wilayah Malang Raya,"

Image
News

Ini Kata Sejarawan Soal Raja Keraton Agung Sejagat Toto Santoso

"Saya perhatikan dari pidatonya sebelum ditangkap polisi, banyak yang disampaikan itu ahistori, tidak sesuai sejarah,"

Image
News

Mahfud MD Cari Cara Penyelesaian Tragedi Semanggi I dan II

"Nantilah saya mau diskusi dulu dengan Pak Jaksa Agung dan Komnas HAM,"

Image
News

Tim Hukum PDIP Konsultasi Hukum Dengan Ditsiber Bareskrim

"Kami diterima Direktur Siber,

Image
News

Polisi Tangkap Enam Pelaku Asusila Terhadap Gadis Remaja di Garut

"Para pelaku ini melakukan aksi pencabulan secara bergiliran terhadap korban,"

Image
News

Polres Cirebon Kota Bekuk Empat Pengedar Narkoba Termasuk Wanita Hamil

"Ada empat orang tersangka yang kita tangkap, karena terbukti mengendarkan narkoba dan obat terlarang,"

Image
News

Warga Adukan Pencemaran Lingkungan ke Sudin LH Jaksel

"Ada dua laporan yang kami terima dari warga melalui surat langsung dan CRM,"

terpopuler

  1. Tokoh Besar ISIS Penghancur Makam Nabi Yunus Ditangkap di Irak

  2. Benny: Sekarang Aku Paham Mengapa Rezim ini Habis-habisan Melumpuhkan KPK

  3. 5 Meme Keraton Agung Sejagat yang Kocaknya Mengocok Perut

  4. Berkat Sindiran Jokowi, Rupiah Langsung Terpeleset

  5. Demi Kesehatan, Dhini Aminarti Bakal Hentikan Konsumsi Daging Sapi

  6. Kepolisian Bakal Minta Penjelasan Pemprov DKI Soal Aturan Mobil Wajib Garasi

  7. Rustam: Jika Mencuri Rp 17 Ribu Dihukum 2 Bulan Penjara, Koruptor Minimal Seumur Hidup!

  8. BPK: TVRI Adalah Raksasa yang Harus Tetap Tidur

  9. 5 Fakta Menarik Penghancuran Makam Nabi Yunus oleh ISIS, Tak Sengaja Temukan Istana Abad 7 SM

  10. Politisi PKS: Saya Doakan 2024 Anies Baswedan Jadi Presiden RI

fokus

Problematika Kota
Masa Depan Buruh
Waspada Hoaks

kolom

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Image
Harmaini Sitorus

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image
Abdul Aziz SR

Kerusakan Moral dalam Politik

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Ekonomi

Dirikan Startup di Usia 21 Tahun hingga Raih Women in Tech, 10 Fakta Menarik Alamanda Shantika

Image
Hiburan

Lama Tak Terdengar Kabarnya, 'Dukun Cilik' Ponari Akan Segera Menikah

Image
News

Didukung Amien Rais Jadi Caketum PAN, 5 Fakta Sepak Terjang Karier Mulfachri Harahap