image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Dukung Mahasiswa UKI Gugat UU LLAJ, KNPI: Tak Ada Kepentingan Politiknya

Aricho Hutagalung

Image

Suasana perdana Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Jumat, (14/6/2019). Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana sengketa hasil Pilpres 2019 hari ini. Sidang digelar setelah permohonan dari pemohon pasangan capres cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno diterima MK pada 25 Mei 2019 lalu. | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta mengapresiasi Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI) yang menggugat Undang-Undang (UU) Lalu Lintas ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Teofilus Tampubolon selaku Pengurus Bidang Pelajar dan Mahasiswa KNPI DKI Jakarta mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung tindakan Ruben Saputra Nababan dan Eliadi Hulu yang merupakan kedua Mahasiswa penggugat UU tersebut.

"Mereka melakukan pengujian pasti ada alasan kuat, bukan hanya karena alasan ditilang, kita kan tahu dalam hal pengujian Undang-Undang di MK pasti enggak segampang yang kita kira," ungkapnya kepada AKURAT.CO, Jakarta, Senin (13/1/2020).

baca juga:

Teofilus menilai, kedua pemuda itu merupakan kaum milenial Mahasiswa yang peduli dan peka terhadap hal-hal yang ambigu yang terjadi di tengah masyarakat.

"Mahasiswa itu kan identik dengan Pemuda, memang sudah menjadi kewajiban pemuda bangsa ini memperhatikan hal-hal ambigu yang terjadi di masyarakat. Sesama pemuda, saya sangat mengapresiasi tindakan yang mereka lakukan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KNPI DKI Jakarta Gusti Arif, mengatakan bahwa Indonesia adalah negara hukum dimana setiap warga negara memiliki hak dalam pandangan hukum, dalam hal ini meninjau sebuah perundang-undangan.

"Saya melihat apa yang dilakukan Mahasiswa UKI adalah hal yang wajar dan mereka mempergunakan hak mereka di jalur yang benar dan tepat," katanya.

Terkait hal itu, Gusti mengharapkan, kepada semua pihak agar tidak menilai apa yang dilakukan kedua Mahasiswa tersebut merupakan sebuah kesalahan, tapi harus dilihat sebagai suatu langkah tepat sebagai warga negara Indonesia yang sadar akan haknya.

"Mahasiswa selalu ingin mencari jawaban atas rasa penasaran mereka, saya apresiasi dilakukan dengan cara dan wadah yang tepat, saya tidak melihat ini sebagai suatu tindakan yang salah dan tidak ada kepentingan politiknya," ungkapnya.

Seperti diketahui, dua Mahasiswa FH UKI mengajukan permohonan uji materi pasal 107 ayat (2) dan pasal 239 ayat (2) UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) ke MK.

Awalnya gugatan ini diakibatkan ketika Mahasiswa yang bernama Eliadi Hulu dan Ruben Saputra itu ditilang oleh aparat kepolisian akibat tidak menggunakan Lampu pada siang hari.

Hal tersebut memang seringkali membingungkan pengendara. Mengapa di siang yang begitu terang, pengendara kendaraan, khususnya pengendara kendaraan roda 2 masih wajib untuk menyalakan Lampu utama.

Pada dasarnya, pemerintah telah mengatur penggunaan Lampu utama pada kendaraan beroda melalui Pasal 107 UU Nomor 20 Tahun 2009. Pasal dalam UU tersebut mengatur tentang penggunaan Lampu utama pada kendaraan bermotor.

Dijelaskan di ayat 1, pengemudi kendaraan bermotor wajib menyalakan Lampu utama kendaraan bermotor yang digunakan di jalan pada malam hari dan pada kondisi tertentu.

Berikutnya di ayat ke-2, ada penjelasan khusus untuk para pengendara sepeda motor.

Bunyi ayat 2 yaitu, pengemudi motor selain mematuhi ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib menyalakan Lampu utama pada siang hari.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Datangi KPAI, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda: Polemik Hamil di Dalam Kolam Harus Dihentikan

Image

News

KNPI Tolak Observasi Corona di Pulau Sebaru

Image

News

Perludem Minta Pemilu Serentak Nasional dan Daerah Dipisah

Image

Ekonomi

AJI: Kehadiran Omnibus Law Hanya Akan Makin Gencet Jurnalis!

Image

News

PPP Hormati MK Putuskan Pilpres dan Pileg Digelar Serentak

Image

Iptek

Sambut Investasi Data Center Microsoft, Jokowi Imingi Regulasi dalam Seminggu

Image

News

Cegah Korupsi Dana Desa, Mahasiswa Aceh Barat Latih Puluhan Perangkat Desa Kelola Anggaran

Image

News

Masa Jabatan Hakim MA dan MK Beda, Saldi Isra: Politik Hukum Apa Yang Sedang Dibangun Pemerintah?

Image

News

PJI Gugat UU Jabatan Notaris ke MK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kejagung Ajukan Pembukaan Blokir 25 SID Kepada OJK Terkait Korupsi Jiwasraya

Penyidik tak menemukan hal mencurigakan.

Image
News

Ciptakan Riliv, Dua Pemuda Indonesia Ini Masuk Forbes Asia

Riliv adalah aplikasi meditasi dan konseling online dengan psikolog profesional.

Image
News

Kisruh Revitalisasi TIM Mestinya Tak Sampai Libatkan DPR, Fikri: Itu Aset DKI, Biarkan Gubernur dan DPRD Selesaikan

“Ada lima pendekatan dalam hal perencanaan pembangunan oleh para pengampu,” kata dia.

Image
News

Optimis Dapat Solusi Terbaik, Biro Perjalanan Umrah: Pasti Ada Jalan Keluar

tak mungkin pemerintah berdiam diri saja

Image
News

Kerusuhan di India, Sohibul: Kami Berharap Umat Islam di Sana Dihormati Secara Layak

"Bagaimana pihak India bisa mengatasi dan menyelesaikan masalah ini dengan sebaik-sebaiknya," ujar Sohibul.

Image
News

Wali Kota Baubau: Jangan Ikut-ikutan Kalau Tidak Tahu Permasalahan, Jangan Terpancing Isu-isu yang Disebarkan Orang Tak Bertanggungjawab

Pascainsiden yang memprihatinkan tersebut, kata Tamrin, akan diselenggarakan silaturahim antara Forkopimda.

Image
News

Dampak Wabah Virus Corona di Indonesia

“Dua sub sektor ini yang akan berdampak langsung secara signifikan,” kata Agus.

Image
News

FPI, PA 212, dan GNPFU Ajak Warga Muslim Demo Kedutaan Besar India di Jakarta pada 6 Maret 2020

Menteri Agama Fachrul Razi Batubara juga mengecam keras perlakuan pemerintah India terhadap umat Islam.

Image
News

Simpan Zat Radio Aktif Ilegal, Pegawai Batan Terancam Pidana

Meski masih menjadi saksi, lanjut Asep, tidak menutup kemungkinan SM menjadi tersangka karena menyimpan zat radioaktif ilegal

Image
News

Belajar dari Sikap Orang-orang Cina Hadapi Corona, Rustam: Andaikan Kita Punya Tekad Seperti Ini, Bukannya Saling Membully

"Andaikan bangsa Indonesia bersikap seperti ini," kata Rustam.

terpopuler

  1. Pakistan Diserang Hama Belalang, China Kirim Bantuan 100 Ribu Ekor Pasukan Bebek

  2. Sempat Tak Mendapat Restu hingga 21 Tahun Menikah, 5 Fakta Tak Terduga Asmara Kajol dan Ajay Devgan

  3. Sindir Fahira Idris: Kadang Gak Cuma Tugas Polisi, Tugas Satpol PP Juga Diambil Alih

  4. Penabrak Ibu Hamil di Palmerah Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban

  5. Tak Menunggu Lama, 5 Artis Ini Hamil Setelah Menikah, Tokcer Banget!

  6. Ombudsman Bakal Periksa Gubernur DKI Terkait Dugaan Maladministrasi Revitalisasi Monas

  7. Sekda DKI Harap Warga Nikmati Banjir, Abdillah Toha: Apa Tidak Kacau Negeri Ini Kalau Banyak Pejabat Seperti Ini

  8. Presiden PKS: Umat Islam di India Harus Dihormati secara Layak

  9. Positif Terjangkit Corona, WNI di Taiwan Malah Bikin Video TikTok

  10. Mantan Jenderal Israel: Netanyahu Bikin Israel Kacau Total

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan