Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

Jarnas Anti TPPO Sebut Sinergi Diperlukan untuk Akhiri Masalah Perdagangan Orang

Aricho Hutagalung

Jarnas Anti TPPO Sebut Sinergi Diperlukan untuk Akhiri Masalah Perdagangan Orang

Ketua Jarnas Anti TPPO, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, saat bertemu dengan Menaker Ida Fauziah membahas permasalahan perdagangan orang di Kantor Kemenaker, Jakarta, Senin (13/1/2020) | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Sinergi bersama antara pihak terkait, dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) dan Jaringan Nasional (Jarnas) Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), diperlukan untuk menyelesaikan segala permasalahan terkait perdagangan orang.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Jarnas Anti TPPO, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, usai melakukan pertemuan dengan Menaker Ida Fauziah di Kantor Kemenaker, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Wanita yang akrab disapa Sara itu mengungkapkan bahwa Kemenaker memiliki tugas dan tanggung jawab diantaranya adalah untuk penempatan tenaga kerja dan perluasan kesempatan kerja, peningkatan peran hubungan industrial dan jaminan sosial tenaga kerja, pembinaan pengawasan ketenagakerjaan serta keselamatan dan kesehatan kerja, koordinasi pelaksanaan tugas, pembinaan dan pemberian dukungan administrasi kepada seluruh unsur organisasi di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan.

baca juga:

"Untuk menjalankan fungsi penempatan tenaga kerja, Kemenaker memiliki peran yang sangat penting untuk melakukan pengawasan penempatan tenaga kerja baik yang dalam negeri maupun di luar negeri," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Selain itu, menurut Sara, dalam rangka menjalankan tugas pengawasan penempatan tenaga kerja, maka Kemenaker juga menjadi bagian dari Sub Gugus Tugas TPPO yang terdiri dari berbagai Kementerian dan lembaga terkait.

Sara menegaskan bahwa masalah perdagangan orang merupakan masalah yang sangat serius dan sangat memerlukan perhatian khusus dari pemerintah. Maka dalam rangka mendukung Kemenaker, Sara mengatakan, pihaknya pun melakukan pertemuan dengan Menaker untuk memberikan dukungan dan melakukan koordinasi terkait dengan berbagai persoalan yang dihadapi oleh para pekerja migran indonesia yang berada di luar negeri.

"Selain itu memberikan informasi terkait dengan banyaknya masalah perdagangan orang, baik yang terjadi di dalam negeri maupun yang diluar negeri," katanya.

Menurut Sara, JarNas Anti TPPO memberi masukan agar Undang-Undang Ketenagakerjaan dapat digunakan sebagai wadah untuk semua aspek ketenagakerjaan, baik untuk sektor formal maupun non formal, termasuk untuk perlindungannya agar tidak perlu ada lagi undang-undang lain yang harus dirancang sehingga terkesan ego-sektoral.

"Itu pun seharusnya dapat digunakan sebagai dasar dalam memberikan perlindungan bagi tenaga kerja mulai dari upah dan kesejahteraan tenaga kerja, jaminan sosial, pelatihan kerja, penyiapan lembaga latihan kerja, sampai ke pemagangan dan praktik kerja bagi anak-anak muda dan prakerja," ujarnya.

Sara juga menuturkan bahwa JarNas Anti TPPO siap untuk memberikan dukungan di 21 titik intervensi untuk melakukan pencegahan tenaga kerja non prosedural, terutama bagi yang masih di bawah batas usia 18 tahun guna mencegah TPPO.

Mantan Anggota DPR RI dan Badan Kerja Sama Antar Parlemen itu juga meminta agar pemerintah dapat memperhatikan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan negara-negara tujuan terutama yang seringkali menjadi tujuan permasalahan TPPO bagi masyarakat dari Indonesia.

"MoU-MoU tersebut terutama dengan negara-negara Timur Tengah dan Malaysia harus pro rakyat Indonesia. Kita harus berani memperjuangkan kepentingan rakyat kita," ungkapnya tegas.

Sementara Sekretaris II JarNas Anti TPPO, Gabriel Goa, meminta agar Menaker dapat membawa isu perdagangan orang itu ke dalam rapat kabinet berikutnya. Hal itu, menurut Gabriel, agar pemerintah dapat segera melakukan perbaikan basis data kependudukan di Indonesia.

"Hal ini sangat penting untuk tidak membuka celah terjadinya TPPO oleh oknum," ujarnya.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

Temui Menkumham, Kabareskrim Bahas Kasus Perdagangan WNI di Luar Negeri

Image

Ekonomi

Insentif PPN Rumah Disebut Bakal Serap Tenaga Kerja Lebih Optimal

Image

News

Korban TPPO Kapal Long Xing 629 Dapat Restitusi Sebesar Rp176 Juta

Image

News

Cegah Peran Besar Calo TKI, Kemenaker Bikin LTSA

Image

Ekonomi

BKPM: Penggunaan TKA di Proyek Smelter Nikel Weda Bay Dipastikan Sesuai Aturan

Image

Ekonomi

Produktivitas Diakui Mampu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Suatu Negara

Image

News

LBH Bandarlampung Desak Polisi dan Jaksa Segera Usut Tuntas Kasus Perdagangan Orang!

Image

Ekonomi

Menaker Klaim Penerapan SPSK Bagi PMI Beri Perlindungan Pekerja

Image

Ekonomi

Menaker: Subsidi Upah Tidak Ada, Konsentrasinya Kartu Prakerja

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Pemerintah Dorong Inovasi Pembiayaan Proyek Penyediaan Air Minum, Seperti Apa?

Kementerian PUPR mendorong inovasi pembiayaan infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) melalui skema KPBU.

Image
Ekonomi

Bangun 56 GW Pembangkit Energi Hijau, RI Butuh Dana Investasi US$167 Miliar

Indonesia membutuhkan total dana investasi sebanyak US$167 miliar untuk pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Image
Ekonomi

Praktisi Kehumasan Wajib Beradaptasi dengan Pandemi agar Bisnis Berkelanjutan

semua sektor pun dipaksa untuk melakukan adaptasi. Tak terkecuali aktivitas-aktivitas kehumasan

Image
Ekonomi

Erick Thohir: Banyak Pengusaha Tumbuh Karena Peluang dan Kapabilitas

Menteri BUMN Erick Thohir menilai saat ini banyak pengusaha tumbuh bukan karena mengandalkan keberpihakan saja, melainkan melihat peluang

Image
Ekonomi

Erick Thohir Tegaskan Perusahaan Rintisan Perlu Didukung Infrastruktur Digital

Menteri BUMN Erick Thohir: Upaya membantu perusahaan rintisan atau startup perlu didukung infrastruktur digital dan pusat data.

Image
Ekonomi

Ekonom Beberkan Satu Solusi Tumbuhkan Inflasi, Apakah Itu?

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, salah satu solusi untuk menumbuhkan inflasi.

Image
Ekonomi
DPR RI

Ketua DPR: Di Tengah Tantangan Ekonomi, Ada Peluang yang Bisa Dimanfaatkan

Puan Maharani: Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi akibat pandemi, selalu ada peluang untuk dimanfaatkan menjadi solusi.

Image
Ekonomi

Mentan Ingin Boyolali Jadi Lokomotif Pertanian Bagi Daerah Lain

Mentan Syahrul Yasin Limpo berharap Kabupaten Boyolali menjadi lokomotif bagi daerah lain di Indonesia

Image
Ekonomi

Faisal Basri: Penurunan Rasio Pajak RI Terparah, 8 Tahun Berturut-turut!

Ekonom Senior Faisal Basri mengatakan, rasio pajak (tax ratio) Indonesia nyaris selama delapan tahun mengalami penurunan hingga satu digit.

Image
Ekonomi

Jokowi Serukan Benci Produk Asing, Tengku Zul: Untung Bukan Saya yang Bilang

Ustadz Tengku Zulkarnain menyindir pernyataan Presiden Joko Widodo soal seruan untuk benci produk-produk asing.

terpopuler

  1. Ramai KLB Demokrat, Akun Anas Urbaningrum Bagikan Foto saat Makan Durian

  2. Beredar Foto Wasekjen Demokrat Bertemu Marzuki Alie, Para Kader Beri Sindiran Keras

  3. Mantan Kalapas Sukamiskin Deddy Handoko Kembali ke Lapasnya sebagai Terpidana

  4. Dicuekin! Anies Baswedan Cs Sudah 4 Kali Minta Restu DPRD Jual Saham Perusahaan Bir

  5. Moeldoko Ketum Demokrat versi KLB, Pengamat: Refleksi Kegagalan AHY Pimpin Partai

  6. 7 Potret Transformasi Raline Shah, Cantik Sedari Kecil!

  7. "Jika Badannya Lebih Besar, Canelo Bisa Mengalahkan Anthony Joshua"

  8. Pengamat Sebut KLB Demokrat untuk Muluskan Agenda Terselubung Moeldoko

  9. Zulhas Ungkap Ada Pihak Ingin Ubah Indonesia Jadi Negara Agama

  10. Waktunya Serok Saham yang Bikin Investor Berjaya di Jumat Berkah

fokus

Mendorong Pemerataan Ekonomi Secara Digital
Kaleidoskop 2020
Akurat Solusi: Kenaikan Cukai Tembakau
Lawan Covid-19

kolom

Image
Ali Zulfugaroghlu, Elnur Elturk

Genosida Khojaly: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Image
Ujang Komarudin

Takut Mengkritik

Image
Roosdinal Salim

Mimpi atau Realistis Mencapai 20.000 Kampung Iklim di 2024?

Image
Poetra Adi Soerjo

Pemuda Sumbawa Akui Pemikiran Prof Din Syamsuddin Radikal

Wawancara

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Duh! Laki-laki Sering Jadi Tersangka Toxic di Hubungan, Padahal Mah… | Akurat Talk (3/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Hubungan yang Tidak Sehat Bisa 'Disembuhkan' | Akurat Talk (2/3)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Toxic Relationship: Ini Salah Aku atau Dia? | Akurat Talk (1/3)

Sosok

Image
News

5 Fakta Menarik Said Aqil Siroj yang Ditunjuk Jadi Komisaris Utama PT KAI

Image
News

Sederhana! Begini Penampakan Kamar Belva Devara yang Jauh dari Kemewahan

Image
News

8 Potret Adu Gaya Sporty AHY dan Ibas saat Berolahraga