image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Satu Tersangka Kabur, ini 5 Fakta Perkembangan Kasus Suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Silvia Nur Fajri

Image

Komisioner KPU Wahyu Setiawan (kedua kiri) mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/1/2020) dini hari. KPK menetapkan empat orang tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020) yakni WSE Komisioner KPU, ATF mantan anggota Bawaslu serta HAR dan SAE dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji penetapan anggota DPR Terpilih 2019-2024 dengan barang bukti uang sekitar Rp400 juta dalam bentuk mata uang dolar Singapura dan buku rekening. | ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

<p><b>AKURAT.CO, b>Belakangan ini, <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Komisi+Pemilihan+Umum' class='related-tag'>Komisi Pemilihan Umuma> (KPU) sedang hangat diperbincangkan oleh publik. Salah satu anggotanya yakni <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Komisioner+KPU' class='related-tag'>Komisioner KPUa> <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Wahyu+Setiawan' class='related-tag'>Wahyu Setiawana>, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (8/1).<br /><br />Saat ini, KPK telah resmi menetapkan Wahyu sebagai tersangka, karena telah terbukti menerima suap dari anggota DPR RI 2019-2024 <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Harun+Masiku' class='related-tag'>Harun Masikua>. Dalam penangkapannya, KPK juga telah menyita barang bukti berupa uang tunai senilai Rp400 juta.<br /><br />Uang tersebut diduga diberikan oleh Harun kepada Wahyu, untuk memuluskan jalan agar dirinya menjadi anggota DPR pergantian antarwaktu (PAW), menggantikan DPR PDIP terpilih <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Nazarudin+Kiemas' class='related-tag'>Nazarudin Kiemasa> yang meninggal dunia.<br /><br />Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, berikut 5 fakta kasus korupsi <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Komisioner+KPU' class='related-tag'>Komisioner KPUa> <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Wahyu+Setiawan' class='related-tag'>Wahyu Setiawana>.<br /><br /><strong>1. Wahyu minta dana Rp900 jutastrong><br /><br />Wahyu ditangkap oleh KPK saat dirinya hendak bertolak ke Bangka Belitung untuk melakukan kunjungan kerja. Saat dilakukan pemeriksaan, KPK berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp400 juta sebagai barang bukti. Setelah dilakukan penyelidikan, Wahyu rupanya meminta dana operasional sebesar Rp900 juta kepada <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Harun+Masiku' class='related-tag'>Harun Masikua>. Saat ini, Wahyu pun diduga telah menerima uang total sebesar Rp600 juta.<br /><br /><strong>2. Mendapat suap sebanyak dua kalistrong><br /><br />Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh KPK, Wahyu diduga mendapatkan uang suap tersebut sebanyak dua kali. Yakni yang pertama pada pertengahan Desember 2019 sebesar Rp200 juta, serta yang kedua pada akhir Desember sebesar Rp450 juta. Namun, saat dilakukan penggeledahan, tim penyidik hanya menemukan barang bukti sebesar Rp400 juta.<br /><br /><strong>3. KPK tangkap 3 orang lainnyastrong><br /><br />Dalam kasusnya, KPK juga telah menetapkan tiga orang tersangka lainnya. Adapun tiga orang tersebut ialah mantan anggota Badan Pengawas Pemilu (<a href='http://akurat.co/indeks?tag=Bawaslu' class='related-tag'>Bawaslua>) <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Agustiani+Tio+Fridelina' class='related-tag'>Agustiani Tio Fridelinaa>, calon anggota legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Harun+Masiku' class='related-tag'>Harun Masikua>, serta seorang pihak swasta bernama Saeful.<br /><br /><strong>4. <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Harun+Masiku' class='related-tag'>Harun Masikua> kaburstrong><br /><br />Saat ini, KPK masih memburu politisi PDI-P <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Harun+Masiku' class='related-tag'>Harun Masikua> yang sedang bersembunyi. Harun diduga melarikan diri usai dirinya ditetapkan sebagai tersangka, karena telah terbukti memberikan suap kepada <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Komisioner+KPU' class='related-tag'>Komisioner KPUa> <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Wahyu+Setiawan' class='related-tag'>Wahyu Setiawana>. Lembaga antirasuah tersebut pun mengeluarkan mengimbau kepada Harun agar kooperatif dan mau menyerahkan diri kepada KPK.<br /><br /><strong>5. Tersangka dijerat pasal KUHPstrong><br /><br />Atas perbuatannya tersebut, Wahyu dan Agustiani selaku penerima suap terancam dikenai Pasal 12 Ayat (1) huruf a atau Pasal 12 Ayat (1) huruf b atau Pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.<br /><br />Sementara sang pemberi suap yakni <a href='http://akurat.co/indeks?tag=Harun+Masiku' class='related-tag'>Harun Masikua> dan Saeful dikenai Pasal 5 Ayat (1) huruf a atau Pasal 5 Ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.[]p>

baca juga:

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

Video

VIDEO Kunjungan Kapal Perang Iran di Perairan Indonesia

Image

News

Sekitar 84 Ribu Jemaah Asal Jatim Terancam Gagal Berangkat ke Tanah Suci

Image

News

Mahfud MD: Tak Ada Pertentangan Antara Pancasila dan Agama

Image

News

Polsek Banjarmasin Selatan Selidiki Penyebab Mayat Membusuk dalam Rumah

Image

News

84.855 Calon Jamaah Asal Jatim Terancam Gagal Berangkat Umrah

Image

Iptek

Mendikbud Nadiem Dorong Microsoft Bantu Program Merdeka Belajar

Image

News

Santuy Abis, Emak-emak Pemotor Ini Bermain HP di Tengah Hujan Lebat

Image

News

Wabah Corona

Kasus Virus Corona di Jepang Melonjak, Semua Sekolah Bakal Ditutup

Image

Ekonomi

Genjot Investasi Lewat Omnibus Law, Faisal Basri: Buat Apa?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sekitar 84 Ribu Jemaah Asal Jatim Terancam Gagal Berangkat ke Tanah Suci

"Kami belum bertemu untuk menyikapi masalah ini. Semestinya nanti akan ada petunjuk melalui surat semacam edaran dari Kementerian Agama"

Image
News

Mahfud MD: Tak Ada Pertentangan Antara Pancasila dan Agama

Pancasila merupakan sebuah ideologi yang meramu semua nilai-nilai agama dan melindungi pemeluknya

Image
News

Polsek Banjarmasin Selatan Selidiki Penyebab Mayat Membusuk dalam Rumah

"Jadi kami saat ini sedang menunggu hasil Visum Et Repertum oleh Tim Dokter Forensik RSUD Ulin Banjarmasin"

Image
News

84.855 Calon Jamaah Asal Jatim Terancam Gagal Berangkat Umrah

Kanwil Kemenag Jatim hingga kini masih menunggu arahan dari Kantor Kemenag Pusat untuk selanjutnya berkoordinasi dengan pihak terkait.

Image
News

Santuy Abis, Emak-emak Pemotor Ini Bermain HP di Tengah Hujan Lebat

Ada-ada saja kelakuan warga di negara yang sudah tak lagi ber-flower lagi.

Image
News
Wabah Corona

Kasus Virus Corona di Jepang Melonjak, Semua Sekolah Bakal Ditutup

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe meminta seluruh SD, SMP, dan SMA ditutup hingga liburan musim semi yang dimulai akhir Maret.

Image
News
Pilkada 2020

KPU Makassar Perpanjang Masa Pendaftaran PPS

Diperpanjangnya masa pendaftaran PPS itu karena ada sejumlah kelurahan yang belum memenuhi dua kali jumlah kebutuhan.

Image
News

Warga Setuju Jika Jalan di Sawangan Dilebarkan, Asal Ganti Ruginya Sesuai

Saya kira kalau jalan itu kebaikan bersama ya, tapi kalau nantinya digusur kita rela yang penting ada ganti rugi

Image
News

Cegah Politik Uang, Polri Turut Awasi Pilkada Serentak 2020

Fenomena ini dikhawatirkan bakal terjadi lagi di Pilkada 2020

Image
News

Gantikan Wahyu Setiawan, Kadek Wiarsa Komitmen Perkuat Kemajuan Demokrasi

Salah satu isu penting bagi lembaga penyelenggara Pemilu khususnya KPU adalah aspek integritas dan kepercayaan publik.

terpopuler

  1. Jakarta Dikepung Banjir, Tengku Zulkarnain: Baru di Era Anies, Gubernurnya Dibully Habis-habisan

  2. Jokowi: Ini Sudah Menjalar ke Banyak Negara, Tiongkok, Korsel,  Jepang, Iran, Italia, Semua Keputusan Harus Hati-hati

  3. Bela Anies yang Diserang Bertubi-tubi Gegara Banjir, Tengku: Sosok Begini Mau dijegal? Gile Ndro

  4. Emosi Lihat Nasib Guru di Sleman, Tengku: Guru Dibotaki dan Dipermalukan? Sementara Koruptor Ramai-ramai ke Penjara Bisa Bawa Koper Pakaian

  5. Anies Baswedan Turunkan Jabatan Kelik dari Kepala Dinas Jadi Anggota TGUPP

  6. Aspal Sirkuit Ujicoba Formula E Dibongkar, Komisi Pengarah: Ini Tidak Semulus yang Dinyatakan

  7. Mantan Anggota Polisi yang Tembak Atasannya di Polsek Cimanggis Bebas dari Dakwaan Primer

  8. 5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan

  9. Pelaku Sudah Diamankan, Begini Kronologis Sopir Ambulans Dipukul Saat Bawa Jenazah

  10. Ketidakjelasan Penempatan Kompol Rossa, Masinton: Kasihan Deh Lu!

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan

Image
News

5 Fakta Penting Maruli Simanjuntak, Komandan Paspampres Menantu Luhut Pandjaitan