image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Pengadilan Tipikor Vonis Empat Anggota DPRD Lampung 4 Tahun Penjara

Muslimin

Image

Ilustrasi - Penjara | AKURAT.CO/Ryan

AKURAT.CO, Empat orang anggota DPRD Lampung Tengah divonis 4 tahun Penjara ditambah denda Rp200 juta subsider 1 bulan tahanan karena terbukti menerima suap sebesar Rp9,695 miliar dari Bupati Lampung Tengah Mustafa.

"Menyatakan terdakwa I Achmad Junaidi, terdakwa II Raden Zugiri, terdakwa III Zainuddin, terdakwa IV Bunyana terbukti bersalah melakukan tindak pidana Korupsi secara bersama-sama dan berlanjut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan alternatif pertama. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa I-IV berupa pidana Penjara masing-masing selama 4 tahun dan pidana denda sebesar Rp200 juta subsider 1 bulan kurungan," kata ketua majelis hakim Ni Made Sudani di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (9/1/2020) malam.

Vonis tersebut lebih rendah dibanding tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) KPK yang menuntut agar keempatnya divonis 5 tahun Penjara ditambah denda Rp300 juta subsider 3 bulan tahanan.

baca juga:

Putusan dijatuhkan berdasarkan dakwaan pertama dari pasal 12 ayat (1) huruf a UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Manjelis hakim juga menjatuhkan pencabutan hak politik keempat terdakwa.

"Menjatuhkan pidana tambahan terhadap terdakwa I-IV berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik masing-masing selama 3 tahun sejak para terdakwa selesai menjalani pidana pokoknya," tambah hakim.

Majelis hakim juga menolak permohonan status pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum (justice collaborator) yang diajukan oleh Zainuddin dan Bunyana.

Keempatnya dinilai menerima sesuatu berupa uang sejumlah Rp1,2 miliar, Rp1,5 miliar, Rp1,5 miliar, Rp2 miliar, Rp495 juta, serta Rp1 miliar yang seluruhnya berjumlah Rp9,695 miliar dari Mustafa selaku Bupati Lampung Tengah agar menyetujui rencana pinjaman daerah kabupaten Lampung Tengah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) sejumlah Rp300 miliar serta mengesahkan APBD Lampung Tengah TA 2018.

Perkara ini diawali pada 31 Oktober 2017 pada rapat pembahasan rencana pinjaman pemerintah kabupaten (pemkab) Lampung Tengah (Lamteng) kepada PT SMI sebesar Rp300 miliar untuk struktur APBD TA 2018 hanya fraksi PKS yang sepakat. Sedangkan fraksi PDIP, Partai Demokrat, Gerindra dan Golkar menyatakan menolak sehingga sebagian besar fraksi tidak memberikan kesepakatan maka Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah dari fraksi PDIP Natalis Sinaga mengajak anggota banggar DPRD Lamteng melakukan konsultasi.

Mengetahui mayoritas fraksi DPRD Lamteng tidak setuju dilakukan pinjaman daerah maka Mustafa memanggil Natalis ke rumah dinas bupati.

Wakil Ketua DPRD Lamteng Natalis Sinaga lalu meminta Mustafa agar menyediakan uang sebesar Rp5 miliar untuk seluruh anggota DPRD Lampung. Uang tersebut akan dibagikan kepada seluruh anggota DPRD Lamteng sejumlah Rp2 miliar untuk pengesahan APBD Lamteng TA 2018.

Mustafa lalu mengusahakan uang itu melalui Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah Taufik Rahman dengan cara menghubungi para rekanan yang nantinya akan mengerjakan proyek TA 2018 yang dananya berasal dari pinjaman daerah.

Dua orang rekanan itu adalah Simon Susilo yang mendapat paket proyek senilai Rp67 miliar dengan memberikan kontribusi Rp7,5 miliar dan Budi Winarto yang mendapat satu paket proyek senilai Rp40 miliar dengan nilai komitmen Rp5 miliar.

Penerimaan uang untuk terdakwa I Achmad Junaidi Sunaidi dari fraksi Golkar adalah sejumlah Rp1,2 miliar yang diserahkan dua kali oleh Taufik Rahman.

Penerimaan untuk terdakwa II Raden Zugiri sejumlah Rp1,5 miliar juga dilakukan dua kali oleh Taufik Rahman.

Penerimaan uang oleh terdakwa III Zainuddin untuk fraksi Partai Gerindra sejumlah Rp1,5 miliar oleh Taufik Rahman.

Penerimaan uang oleh terdakwa IV Bunyana sejumlah Rp2 miliar.

Dari uang yang diterima terdakwa IV Bunyana, terdakwa I Achmad Junaidi menerima bagian sejumlah Rp55 juta, terdakwa II Raden Zugiri menerima Rp60 juta, terdakwa III Zaenuddin menerima bagian sejumlah Rp40 juta, terdakwa IV Bunyana menerima sejumlah Rp30 juta dan Natalis Sinaga menerima bagian Rp65 juta dan Rusliyanto menerima bagian sejumlah Rp20 juta sedangkan sisanya telah dibagikan kepada anggota DPRD kabupaten Lampung lainnya.

Selanjutnya penerimaan uang oleh Natalis Sinaga sejumlah Rp2 miliar dan penerimaan uang oleh terdakwa II Raden Zugiri, terdakwa III Zainuddin, Natalis Sinaga dan Rusliyanto yang seluruhnya Rp495 juta untuk kebutuhan pembahasan badan anggaran.

Setelah adanya penerimaan uang secara bertahap yang seluruhnya berjumlah Rp8,695 miliar itu atas sepertujuan seluruh fraksi di DPRD Lampung Tengah, pimpinan DPRD Lampung Tengah mengeluarkan surat tentang Persetujuan Rencana Pinjaman Daerah pemkab Lampung Tengah kepada PT SMI sebesar Rp300 miliar dan masuk struktur APBD Lampung Tengah TA 2018 yang disahkan dalam rapat paripurna.

"Para terdakwa sudah mengembalikan uang kepada KPK, uang itu yang diterima para terdakwa dari Mustafa," ungkap hakim.

Terkait perkara ini, mantan Bupati Lampung Tengah sudah divonis 3 tahun Penjara ditambah denda Rp100 juta dan subsider 3 bulan kurungan, mantan Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah dari fraksi PDI-Perjuangan Natalis Sinaga divonis 5,5 tahun Penjara, mantan anggota DPRD Lampung Tengah Rusliyanto divonis 5 tahun.[]

Editor: Deni Muhtarudin

Sumber: ANTARA

berita terkait

Image

News

Pilkada 2020

KP2IT Imbau Masyarakat KTI Pilih Calon Bebas Korupsi di Pilkada 2020

Image

News

Kejari Perintahkan Jaksa Dalami Kasus Korupsi Tribun Lapangan Merdeka Solok

Image

News

Miliki 2,75 Kg Sabu, Dua WNA Asal India Dituntut 20 Tahun Penjara

Image

News

KPK Diminta Mengusut Dugaan Korupsi Proyek Revitalisasi Pasar Kementerian Perdagangan

Image

News

Kejagung Geledah Perusahaan Milik Adik Kandung Benny Tjokrosaputro Diduga Terkait Jiwasraya

Image

News

Selama 2019, KPK Klaim Telah Selamatkan Uang Negara Hingga Rp18 Triliun

Image

News

Soal Kasus Suap Izin Revisi Alih Fungsi Hutan di Riau Tahun 2014, Zulhas: Sampai Kemenhut Semua Ditolak

Image

News

Korupsi Proyek Multi Years di Bengkalis, KPK Panggil Quantity Surveyor Wijaya Karya

Image

News

Korupsi Pembangunan Gedung IPDN di Sultra, KPK Panggil Direktur Cakra Manggilingan Jaya

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Dianggap Efektif, Dokter dan Pengacara AS Gunakan TikTok untuk Edukasi Masyarakat

Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat luas

Image
News

Hujan Lebat, 2000 Lebih Rumah di Bantaran Sungai Cisanggarung Cirebon Terendam Banjir

Menurut dia, saat ini banjir sudah surut dan warga mulai membersihkan rumah dari bekas banjir.

Image
News

Mahfud MD: Intoleransi Hambat Indonesia Emas 2045

"Saat ini, gangguan kita adalah kekurang bersatuan kita."

Image
News

Pramono Larang Presiden ke Kediri, Ruhut: Enggak Usah Pada Sewot

"Apa yang disampaikan Mas Pram itu Feeling Politik," kata Ruhut.

Image
News

DPR Minta Pemerintah Cermat Mengelola Limbah Radioaktif

Tercecernya limbah radioaktif ini cukup berbahaya bukan hanya pada kesehatan dan keamanan warga di sekitar wilayah terdampak radiasi.

Image
News

KAMMI Minta Erick Tohir Dan OJK Bertanggung Jawab Atas Korupsi Jiwasraya

Elevan menilai kasus skandal Jiwasraya menjadi pintu masuk untuk mengevaluasi BUMN yang lain

Image
News

KPK Minta Bantuan Masyarakat untuk Menangkap Harun Masiku

KPK mengajak publik untuk melaporkan jika mengetahui keberadaan buronan tersangka kasus suap PAW yang menyeret Komisioner KPU WSE

Image
News

Beredar Selebaran Pembuatan SIM Kolektif Bulan Maret, Kasie SIM: Itu 100 Persen Hoaks

Kasie SIM Daan Mogot Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin membantah soal pembuatan SIM secara kolektif pada bulan Maret 2020

Image
News

Berpakaian Lengkap, Wanita 24 Tahun Tewas Terbujur Kaku di Kamar Kostan

Korban terlihat mengenakan kemeja putih dengan rok panjang warna hitam. Kedua tangan korban terlihat kaku dengan bibir yang mulai membiru

Image
News
Wabah Corona

Kematian Akibat Virus Corona Capai Lebih dari 1.700, Tim Medis Militer Bergabung dalam Penanganan Pasien

terpopuler

  1. Bertemu Saat Peresmian Stadion Manahan Solo, Ini yang Dibisikkan Purnomo ke Gibran

  2. Survei Indo Barometer: Anies Baswedan Gubernur DKI Paling Wanprestasi

  3. Kota Suci Bagan Jadi Lokasi Syuting Film Porno, Rakyat Myanmar Geram!

  4. 5 Muslimah Ini Sukses Jadi Selebriti Chef Terkenal Dunia, Ada yang Bikin Kue Ulang Tahun untuk Ratu Inggris

  5. Gara-gara KUR, 'Mas Toge' Sukses Jadi Juragan

  6. Ditolak Inggris, Amerika Serikat Cari Dukungan Sekutu Eropa Lainnya.

  7. Rustam: Heran, Sekarang Pertarungan antara Cebong dan Kadrun Sudah Mulai, Berkisar Soal Gubernur Anies Baswedan

  8. Liverpool Unggul 25 Poin, Klopp Justru Kebingungan

  9. Adu Baper 5 Keromantisan Dua Kapten Tampan dalam Serial Drama Korea

  10. Gerindra Usung Kadernya Sendiri di Pilgub Sumbar 2020

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Image
Ahmad Irawan

Menanti Kehadiran Omnibus Law, Menyongsong Indonesia Maju

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Sosok

Image
News

10 Potret Putri Ketum PAN Zita Anjani dan Suami, Romantis di Berbagai Kesempatan

Image
News

Tutup Usia, 7 Fakta Penting Romo Gregorius Utomo Pr, Penggerak Pertanian dan Pedesaan Lestari

Image
News

10 Pesona Zita Anjani, Anak Ketum PAN Zulkifli Hasan yang Jadi Waketu DPRD DKI Jakarta