image
Login / Sign Up
Image

Zainul An. Suma

Direktur Eksekutif Politika Istitute

Gagang Politik Trump

Kolom

Image

Donald Trump berpidato pada Rabu (8/1) di Gedung Putih terkait serangan Iran di markas tentara AS di Irak | VOA News

AKURAT.CO, Donald Trump membuka tahun baru 2020 dengan status politik lalim. Jenderal penting Iran, Qassem Sulaemani dibunuhnya secara brutal dengan Drone di Bandara Baghdad Irak. Situasi pun kian memanas. Iran mengusung misi balas dendam ke Amerika. Mengancam akan menyerang Gedung Putih dan akan menghadiahkan 1,1 Triliun Rupiah untuk batok kepala Trump.

Kebijakan politik kontroversi Trump sudah menjadi rahasia umum. Namun respon yang berbeda dengan terbunuhnya Qassem Sulaemani pada 3 Januari 2020. Peristiwa tersebut seperti sambaran petir di siang bolong. Dan menjadi tranding topik dunia. Perdamaian pun dikwatirkan kian surut. Karena Trump dinilai menggebosi perang. Terkhusus memantik perang dunia ke III atau Perang Nuklir.

Menurut penulis, hembusan spekulasi tersebut adalah kepanikan semata. Karena perdamaian dan persaudaraan kemanusian masih diutamakan saat ini.

baca juga:

Berangkat dari kebijakan politik Trump, penulis harus menarik diskusi pergeseran kekuasaan 29 tahun yang lalu. Tepatnya tahun 1991, Trump sudah diramalkan akan menjadi presiden Amerika oleh pemikir sosial kaliber dunia, Alvin Toffler. Oleh sebabnya ada geneologi dan atau gagang politik yang membangun status politik Trump saat ini.

Istilah Toffler untuk menyebutkan dinamika saat ini yaitu abad gemerlap. Sistem politik yang dibentuk bertujuan untuk menciptakan kekayaan baru. Dan kekuasaan politik ditentukan dan dikendalikan oleh koorporasi/pebisnis. Otot, uang, dan pikiran merupakan sumber daya politik yang diberdayakan. Penulis menyebutnya sebagai gagang politiknya Trump. Antara gagang politik tersebut terintegral dalam satu kepentingan yaitu untuk mencentak uang, termasuk ditempuh dengan kekerasan.

Dan Trump sendiri merupakan cetusan dari sistem tersebut. Trump menjunjung tinggi gagang politik tersebut. Maka tidak heran konflik sengaja disulut untuk memberikan pesan politik secara simbolis.

Moncong Drone American MQ-9 Reapear yang merengut nyawa Qassem tanda pesan. Trump menyampaikan pesan bahwa dominasi Amerika harus terus bercokol sebagai negara adidaya termasuk di bidang ekonomi, politik, alusista dan atau menjadi polisi dunia. Motivasi politik Trump tentu selaras dengan visi "make American great again" yang diusungnya. Dan saat ini masih terus digoyang oleh Cina.

Akan tetapi pesan tersebut disampaikan untuk semua, tidak terkecuali Cina. Secara umum kita benci dengan Trump, akan tetapi kita mengakui kebesaran Amerika. Dan secara tidak langsung kita terhegemoni dalam situasi ini. Otot (milter/alutista) dan pikiran (data/informasi) merupakan landasan politik Trump. Persepsi kita saat ini, telah tertampung dalam Bank datanya Trump. Maka tidak salah jika Drone yang mencabik martir Iran tersebut untuk mengkapitalisasi segala peluang politik Amerika dan Trump sendiri.

Karena setidaknya moncong Drone membuka mata dunia bagaimana kecanggihan alusista Amerika. Termasuk untuk dikoleksi oleh Indonesia sendiri untuk menjaga wilayah laut seperti Wilayah ZEE Natuna yang sedang konfrontasi degan Cina saat ini. Artinya Trump telah menghitung dengan matang baik dan buruk atas kuputusan politiknya.

Karena jangan salah, Trump status politiknya dibentuk oleh data. Kemudian sudah sejak lama Trump dilingkari oleh penulis best sellers dunia, tidak terkecuali Toffler. Oleh sebabnya simbol Trump yaitu Amerika yang akan terus disimbolkan negara adidaya. [].

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

News

Kolom

Negara Sengketa

Image

News

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image

News

Kolom

Menimbang Tes DNA dalam Penetapan Hak Waris

Image

News

Kolom

Kerusakan Moral dalam Politik

Image

News

Kolom

Unjuk Gigi Pimpinan KPK Baru

Image

News

Kolom

Mempertahankan Kadaulatan NKRI di Natuna

Image

News

Jaminan Electoral Justice dalam Pilkada

Image

News

Kolom

Rekening Gendut Pejabat Negara

Image

News

Banjir, Kepala Daerah dan Jokowi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Pohon di Kawasan Monas Dipindah Pemprov DKI

Dinas kehutanan yang ambil. Akarnya diangkat karena mau ditanam kembali, jadi bukan ditebang

Image
News

Kontraktor Sebut akan Dibangun Kolam dan Plaza di Area Revitalisasi Monas

pembuatan kolam dan plaza untuk upacara di Monas itu, menjadi dua fokus pekerjaan yang digarap

Image
News

Lemkapi Ragukan Pernyataan Lutfi Soal Dianiaya Polisi

Setelah melihat fakta di lapangan, kami meragukan pengakuan yang bersangkutan

Image
News

Siap Amankan Imlek, Polda Babel Kerahkan 300 Personel

300 personel yang dikerahkan tersebut merupakan gabungan personel Polda dan Polres jajaran

Image
News

Penasihat Hukum Soetikno Akan Hadirkan Sofyan Djalil Sebagai Saksi

mewacanakan untuk menghadirkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (2007-2009) Sofyan Djalil sebagai saksi

Image
News

Kejagung Periksa Lima Saksi Terkait Tindak Pidana Korupsi Jiwasraya

"Lima saksi diperiksa hari ini,"

Image
News

Polda Jatim Periksa Saksi Kunci Investasi Bodong "MeMiles"

"Dia banyak mengetahui karena bagian keuangan,"

Image
News

"Jakarta Imlekan" Jadi Hiburan Tersendiri Bagi Warga Saat Jam Pulang Kerja

"Semarak Perayaan Jakarta Imlekan" hadir di sejumlah ruang publik di Kota Jakarta

Image
News

Polisi Menduga Pembunuh Pelajar Miliki Prilaku Seks Menyimpang

tersangka YA (32), kerap melakukan panggilan telepon melalui video call dengan memperlihatkan alat kelaminnya

Image
News

Firli Imbau Masyarakat Laporkan Keberadaan Harun Masiku

Saya juga imbau kepada seluruh masyarakat yang tahu tentang keberadaan saudara tersangka (Harun Masiku) untuk memberitahukan

terpopuler

  1. Dari Cleaning Service hingga Jadi Artis Terkenal, 5 Fakta Perjalanan Karier Dede Sunandar

  2. Dibuka Lowongan Kerja untuk Tinggal di Irlandia Gratis, Ini Syaratnya

  3. Dengan Wajah Babak Belur, Donald "Cowboy" Cerrone Masih Sempatkan Diri Berpesta

  4. Tren Selebritas Hijrah Meningkat, ini 4 Kelompok Pengajian Artis Terpopuler di Indonesia

  5. Dari Call Center hingga Jadi Wadirut Garuda, 5 Fakta Perjalanan Karier Dony Oskaria

  6. Mawar Eva de Jongh Akui Nyaman dengan Bryan Domani, Resmi Pacaran?

  7. Baru Diangkat Jadi Komisaris, Yenny Wahid: Garuda Utangnya Banyak

  8. Utusan AS untuk Iran: Pengganti Soleimani Hadapi Nasib Sama Jika Bunuh Warga Amerika

  9. Capai Rp3,1 M! Ini 10 Senjata Api Paling Mahal di Dunia

  10. Bawa Barang Bukti Ganja, Anggota Polres Jakbar Nyaris Dibegal di Lampung

fokus

Menyambut Shio Tikus Logam
Toleransi vs intoleransi
Problematika Kota

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Negeri Darurat Korupsi

Image
Zainul A. Sukrin

Negara Sengketa

Image
Ujang Komarudin

Dicari Pimpinan KPK Bernyali Tinggi

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Politik Dinasti Jokowi dalam Pilkada 2020

Wawancara

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Image
Sea Games

Milos Sakovic

"Polo Air Indonesia Butuh Liga dan Banyak Turnamen"

Image
Gaya Hidup

Pertama Kali Akting Bareng, Giorgino Abraham Langsung Nyaman dengan Sophia Latjuba

Sosok

Image
Iptek

Di Davos, Johnny Plate Paparkan Strategi Komprehensif Dukung Ekosistem Digital

Image
Gaya Hidup

Najwa Shibab Bawa Perpusnas Rangkul Generasi Muda Cinta Literasi

Image
News

Pilih Jadi Seniman daripada Politisi, 5 Fakta Menarik Putri Bungsu Gus Dur Inayah Wahid