image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Kejagung Masih Kaji Audit Kerugian Negara dalam Kasus Dugaan Korupsi BTN

Kosim Rahman

Image

Jaksa Agung ST Burhanuddin bersama Wakil Jaksa Agung Arminsyah memberikan keterangan pers terkait paparan kinerja Kejaksaan Agung selama 2019 di Komplek Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2019). Dalam paparannya, kejaksaan menerima 765 laporan masyarakat sepanjang 2019. Dari laporan itu, terdapat 174 oknum jaksa yang diproses oleh Bagian Pengawasan. Adapun sanksi yang mereka terima mulai dari hukuman ringan hingga berat. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI disebut telah menerima hasil Audit Kerugian Negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait kasus dugaan tindak pidana Korupsi di bank pelat merah, Bank Tabungan Negara (BTN).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Hari Setiono, mengungkapkan bahwa hasil Audit tersebut sudah diterima sejak Kamis (26/12/2019) lalu. Kini, menurut Hari, tim penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung tengah meneliti dan mengkaji hasil Audit Kerugian Negara tersebut.

"Memang benar, hasil Audit kerugian negaranya sudah kami terima beberapa waktu lalu. Kini, tim sedang mengkajinya," ungkapnya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (3/1/2020).

baca juga:

Hari juga menjelaskan bahwa masih ada beberapa tahapan yang akan dilakukan tim penyidik sebelum menetapkan tersangka dalam kasus yang diduga telah merugikan keuangan negara sebesar Rp300 miliar itu.

"Nanti, masih ada prosesnya untuk sampai ke sana (penetapan tersangka)," ujarnya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Adi Toegarisman menjelaskan perkara tersebut berawal ketika terjadi jual beli piutang (cessie) kredit macet PT Batam Island Marina (BIM) dari BTN ke PT Pusat Pengelola Asset (Persero), di mana dana pembelian berasal dari kredit yang diberikan oleh BTN kepada PT Pusat Pengelola Asset (PPA).

Menurut Adi, terjadi pelanggaran prosedur karena piutang Cessie PT BIM itu tidak ada jaminan dan pada saat cessie, posisi kredit dalam kondisi pailit, jaminan dibatalkan kepemilikannya oleh Mahkamah Agung.

"Orang itu mengajukan kredit KMK (Kredit Modal Kerja), lalu prosedurnya banyak yang dilanggar, penggunaan uang kreditnya tidak sesuai dengan yang dimohonkan dan kenyataannya kreditnya juga tidak terbayar, sekitar Rp300 miliar," katanya kepada wartawan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).

Kucuran kredit ke PT BIM sebesar Rp100 miliar yang seharusnya digunakan untuk pembelian Villa di Pulau Manis, Batam, ternyata tidak dilaksanakan, tetapi dana KMK yang diperoleh pada 24 Desember 2014 itu dipergunakan untuk refinancing hutang pihak istimewa yaitu Ade Soehari selaku Direktur Utama PT BIM dan Luky Winata selaku Komisaris Utama PT BIM.

Belakangan, PT BIM minta tambahan kucuran dana kredit sebesar Rp200 miliar. Namun kredit macet dan PT BIM minta direstrukturisasi hutangnya.

"Saya pikir ini tidak terlalu lama untuk menetapkan tersangka, karena peristiwanya itu real. Itu kan KMK jadikan jaminannya layak atau tidak. Lalu ternyata uang hasil KMK digunakan untuk apa. Kan jelas ada pelanggaran di situ," ujar Adi.[]

Editor: Deni Muhtarudin

berita terkait

Image

News

KPK Dalami Aliran Dana Kasus Sukamiskin

Image

News

Kejagung Periksa 22 Saksi terkait Korupsi Jiwasraya

Image

News

Ini Cara Dunia Usaha Perangi Korupsi di Indonesia

Image

News

Kembali Gelar Aksi, ATMAJA Desak DPR Sahkan Pansus Hak Angket Kasus Jiwasraya

Image

News

Kejagung Kembali Periksa Sejumlah Saksi Terkait Korupsi Jiwasraya, Tiga Diantaranya Pihak Internal

Image

News

KPK Panggil Tiga Saksi Terkait Kasus Korupsi Proyek di Kemenag

Image

Ekonomi

Erick Thohir Pastikan Tutup Celah BUMN Lakukan Korupsi

Image

News

Tim Tabur Kejagung Tangkap DPO Kasus Korupsi Pengadaan Kapal Tangkap Ikan

Image

News

Tambahan Enam Jaksa Baru akan Memperkuat Mesin Penindakan KPK

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kisah Pilu 6 Anak yang Jadi Yatim Piatu karena Orangtuanya Meninggal Bersamaan

Semoga mereka diberikan ketegaran.

Image
News

Gelar Aksi di Gedung DPR, Ribuan Pengemudi Minta Ojek Dilegalkan

Kita minta agar angkutan roda dua ini bisa dilegalkan jadi angkutan transportasi khusus

Image
News

Pancaran Karamah Abah Guru Sekumpul

Dialah KH. Muhammad Zaini Abdul Ghani atau yang populer dengan nama Abah Guru Sekumpul, seorang ulama kharismatik asal Kalimantan Selatan.

Image
News

Anies Baswedan Dinilai Eksploitasi Banjir Jakarta untuk Genjot Elektabilitas

Kalau kita perhatikan, Pak Anies hanya bereaksi setelah banjir terjadi.

Image
News

Kawanan Perampok Bersenjata Beraksi di Toko Emas Tamansari

Para perampok kabarnya membawa senjata api dan salah satu orang ada yang ditembak oleh perampok tersebut

Image
News

Pemerintah Diminta Terus Melobi Arab Saudi Soal Kebijakan Penghentian Sementara Visa Umrah

Ia mengaku sudah terbiasa dengan kebiasaan Pemerintah Arab Saudi yang membuat kebijakan mendadak dan berlaku saat itu juga.

Image
News

Sejumlah Desa di Kalbar Terendam Banjir

Banjir ini menyebabkan terganggunya aktifitas masyarakat karena beberapa ruas jalan terendam air dengan arus yang cukup kuat.

Image
News

Pabrik Masker Ilegal Digerebek Polda Metro Jaya

Yusri menjelaskan, meski tidak memiliki izin secara legal, tapi pabrik ini memilik nama PT yaitu Unotech Mega Persada

Image
News

Mantan Jenderal Israel: Netanyahu Bikin Israel Kacau Total

Malka pun menganggap bahwa Netanyahu telah menempatkan dirinya seperti 'korban politik'

Image
News

DPR Minta Pemerintah Cari Solusi Terkait Penundaan Umrah

Hingga saat ini kan belum ada masyarakat Indonesia yang terjangkit

terpopuler

  1. Ingin Tebus Dosa, Tiga Tersangka Kasus Susur Sungai di Sleman Tolak Penangguhan Penahanan

  2. Setiap Malam Jumat Ahli Kubur Pulang ke Rumah, Benarkah Demikian?

  3. Abu Janda Cs Kenakan Kaos 'My Governor Is An Idiot', Jansen: Untuk Alasan Apapun Saya Tidak Setuju

  4. Anak Buah Anies Terpapar Paham Radikal

  5. Dipanggil Terkait Kasus Pembobolan Kartu Kredit, Gisella Anastasia Ngaku Awalnya Hanya Berniat Membantu

  6. Jadi Salah Satu Film Legendaris Bollywood, 5 Fakta Menarik 'Mohabbatein' yang Jarang Diketahui Publik

  7. Viral Ibu Hamil Tertabrak Emak-emak Belajar Nyetir hingga Tewas, Begini Faktanya

  8. Terungkap, Kadis Perumahan DKI Hengkang Lantaran Tak Bisa Jual Rumah Dp Rp0

  9. Mahathir Mohamad Tolak Hadiri Rapat, Pakatan Harapan Ajukan Anwar Ibrahim sebagai PM Malaysia

  10. CEO Microsoft Sebut Masa Depan Indonesia akan Ditentukan Golongan Ini

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Ujang Komarudin

Banjir Jakarta: Menenggelamkan atau Menaikkan Popularitas Anies?

Image
Zainul A. Sukrin

Membaca Hambatan Anies di 2024

Image
Achsanul Qosasi

Memimpin Tanpa Menyalahkan

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Banjir Jakarta Menghanyutkan Elektabilitas Anies Baswedan?

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kala Buku, Akses dan Minat Baca Orang Indonesia Belum Sinkron

Image
Gaya Hidup

Literasi

Kepala Perpusnas: Budaya Baca Bangsa Indonesia Tidak Rendah

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakornas Perpusnas, Penguatan Budaya Literasi Wajib untuk SDM Indonesia Unggul

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Agus Maftuh Abegebriel, Dosen UIN Sunan Kalijaga yang Jadi Dubes RI untuk Arab Saudi

Image
News

6 Potret Danpaspampres Maruli Simanjuntak Bareng Putrinya, Kompak di Berbagai Kesempatan

Image
News

Santap Menu Angkringan hingga Nikmati Es Teh Plastikan, 10 Aksi Gibran Rakabuming Kulineran di Pinggir Jalan