image jamkrindo umkm
Login / Sign Up

Akhir Penantian Panjang Warga Gendayakan, Miliki Sumber Mata Air Sendiri Usai Puluhan Tahun Dirundung Kekeringan

Kumoro Damarjati

Image

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Padepokan Dakwah Sunan Kalijaga KH Syarif Rahmat (kanan) dan Program Manajer Bakti Sosial Djarum Foundation Budi Darmawan saat peresmian air bersih di Dusun Ngejring, Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Selasa (17/12/2019). | AKURAT.CO/Kumoro Damarjati

AKURAT.CO, Sutini (38) warga Dusun Ngejring, RT 02 RW 02, Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri, Jawa Tengah, begitu berbinar-binar matanya tatkala membawa jeriken berisi air setengah penuh pulang menuju ke rumahnya.

Senyumnya melebar seakan tak mampu membendung rasa suka di hatinya.

Bukan cuma Sutini seorang, namun ibu-ibu warga setempat lainnya pun terlihat demikian bahagianya. Sama seperti Sutini, mereka baru saja kebagian air dari dasar gua Jomblang, Ngejring, Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri

baca juga:

"Senang sekali, aduh Alhamdulillah. Akan saya pergunakan sebaik-baiknya," kata Sutini dengan nada suara bergetar, Selasa (15/12/2019).

Tak berlebihan rasanya bagi Sutini dan warga lain untuk sampai seperti itu. Pasalnya, di Gendayakan, air bisa jauh lebih berharga dari harta apapun milik mereka.

Kepala Desa Gendayakan, Heri Sutopo bercerita, puluhan tahun sudah lamanya warga di wilayah Paranggupito merasakan kesulitan mendapatkan Air Bersih.

AKURAT.CO/Kumoro Damarjati


Keadaan wilayah Paranggupito yang masuk dalam gugus karst Pegunungan Sewu menjadi penyebab, mengingat kawasan itu didominasi area berbatu gamping dan kering.

Sementara Desa Gendayakan memiliki kurang lebih 200 KK. Serta empat dusun yang terdiri dari Ngejring, Blimbing Pujong, dan Dayakan.

Kata Heri, tak jarang bagi masyarakat setempat menjamah daerah lain guna memperoleh air. Terdekat, sekitar 20 kiloan meter di sebelah utara Paranggupito, yakni Pracimantoro dan Eramoko.

Itupun tidak banyak, belasan liter sudah maksimal untuk dibawa pulang dan dipakai selama beberapa hari ke depan. Sehingga, mereka harus putar otak dengan menyediakan penampungan air sendiri.

"Warga biasanya membeli air tangki. Satu tangkinya itu 6 ribu liter itu (harganya) sekitar Rp180 ribu. Dalam 1 bulan menghabiskan 3-4 tangki untuk warga dan juga ternak," kata Heri yang belum genap sehari dilantik jadi kades ini.

Begitu mencekik kebutuhan Air Bersih ini di saat musim kemarau berkepanjangan tahun ini tak kunjung berakhir. Bahkan, kata dia, sering bagi warga sekitar untuk menjual ternak maupun hasil tani mereka untuk kemudian dibelikan Air Bersih.

"Kekeringan di Desa Gendayakan sudah berpuluh-puluh tahun dan di setiap musim kemarau langganan tidak ada (air). Dari dulu kita cuma mengandalkan air hujan. Karena belum tersentuh, ini daerah terisolir sehingga susah sekali (dijangkau)," terangnya.

Namun, setidaknya ujung dari kisah nan suram itu mulai terlihat. Wajah bahagia Sutini dan warga lain tadi adalah penandanya dan air dari dasar Gua Jomblang pula yang menjadi sumber suka cita mereka.

AKURAT.CO/Kumoro Damarjati


Selasa, tanggal 17 Desember 2019 kemarin, jadi hari bersejarah bagi mereka. Usai Pemerintah Desa Gendayakan melangsungkan Peresmian dan Serah Terima sekaligus Tasyakuran Hasil Kerja Persaudaraan Pengangkatan Sumber Air Bersih Untuk Masyarakat di Goa Jomblang Dusun Ngejring, Desa Gendayakan, Paranggupito, Wonogiri, Jateng, di Balai Desa Gendayakan.

Peresmian ini sendiri diikuti acara bagi-bagi Air Bersih kepada ibu-ibu warga setempat. Termasuk, Sutini salah satunya.

Sumber Air Bersih ini terwujud berkat hasil kolaborasi dari Tim Tanggap Darurat Paguyuban Dakwah Sunan Kalijaga (TD Padasuka), Mapala Gapadri Institut Teknologi Nasional Yogyakarta (ITNY), Pokmas Suka Tirta Gendayakan, Djarum Foundation, dan Dompet Dhuafa.

Bukan kerja singkat, tapi sesuatu yang membutuhkan jatuh bangun sedari pertengahan tahun ini. Hingga pada akhirnya 12 Oktober lalu, Pokmas Suka Tirta Gendayakan dan Tim TDP bekerjasama dengan Tim Mapala Gapadri ITNY berhasil menaikkan kandungan Air Bersih dari dalam perut bumi di luweng atau gua vertikal di dasar Gua Jomblang.

Wakil Rektor III ITNY, Hill Gendoet Hartono berkisah, penemuan sumber Air Bersih ini berawal dari laporan Mapala Gapadri yang melacak sumber air sampai ke dalam Goa Jomblang.

Survei Tim Teknis dan Tim Ahli ITNY selanjutnya menyatakan kandungan air yang berhasil ditemukan layak dieksplorasi untuk kepentingan masyarakat.

"Dengan berani namun penuh perhitungan, masuk ke dalam perut bumi yang sangat berbahaya. Sepuluh meter saja itu sudah sangat menakutkan dan gelap, apalagi Tim Mapala Gapadri masuk sampai kedalaman 200 meter," beber Hill.

Katanya, pengoptimalan kegiatan pencarian Air Bersih ini terus dilakukan dengan menjamah titik lain dalam gua. Rencananya, akan dilanjutkan dengan pemetaan oleh Prodi Geologi ITNY bahkan sampai ke kedalaman 400 meter sekalipun.

"Untuk pertama kalinya sejak para leluhur mendirikan Desa Gendayakan, sumber Air Bersih bisa mengalir di desa ini. Maka benar nasehat orang tua, yakni Sopo sing tekun golek teken, bakal tekan. Bisa juga diartikan siapa yang rajin menuntut ilmu, akan berhasil," ungkap Hill.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Padasuka Jateng yang juga menjadi Ketua Tim Tanggap Darurat dalam kegiatan ini Mohammad Wiyanto menerangkan, setelah ini akan dilakukan pipanisasi dari sumber air yang memiliki debit 48 ribu liter air lebih per harinya ini. Dialirkan ke empat dusun lain di Gendayakan yang juga dilanda kekeringan.

"Sumber air ini ke depan harus menjadi sumber berkah dan jangan menjadi sumber perselisihan," kata pria yang karib disapa Gus Yayan ini.

Sementara Program Manajer Bakti Sosial Djarum Foundation Budi Darmawan menambahkan, mata rantai kelangkaan Air Bersih harus segera diputus. Mengingat ini bukan kebutuhan yang bisa ditawar-tawar lagi.

Budi menjelaskan bahwa awal mula berdirinya Djarum, tahun 1951 di Kudus juga sempat dirundung permasalahan serupa hingga akhirnya muncul solusi penyediaan air sumur.

Oleh karenanya, Djarum Foundation dengan senang hati mengulurkan tangan ke Gendayakan melalui sumbangsih sosial Djarum Foundation.

"Sumber Air Bersih ini bisa terwujud secara optimal karena alam sudah menyediakan. Kemudian ada orang atau komunitas yang tergerak untuk membantu, berikutnya ada orang yang memiliki kompetensi dari akademisi seperti dari Mapala Gapadri ITNY, dan selanjutnya kami dari Djarum Foundation yang mendukung penuh melalui program CSR-nya," terangnya.

AKURAT.CO/Kumoro Damarjati


Setelah ini, Budi berharap masih bisa membantu lagi lewat pemberian masukan atau gagasan soal konfigurasi pipa dan pengadaan meteran air demi kepentingan pengelolaan sumber Air Bersih ini. Tapi, sebelum itu diuapayakan agar bagaimana air ini bisa langsung masuk ke rumah-rumah warga.

"Insyaallah ke depan kita siap untuk mengoptimapkan lagi ini. Ini sudah berhasil, tapi akan lebih optimal," pungkasnya.[]



Editor: Sugeng Wahyudi

berita terkait

Image

News

FOTO Terima PM Hungaria, Presiden Jokowi Bahas Kerja Sama Bilateral

Image

News

INFOGRAFIS Ketahanan Air Kuat, Stunting Menurun

Image

Hiburan

Bak Saudara Kandung, 10 Potret Keakraban Chelsea Islan dan Asistennya yang Bikin Iri Warganet

Image

News

FOTO Warga Terdampak Banjir di Banten Sulit Mendapatkan Air Bersih

Image

News

Tidak Ada Masalah Pengadaan Air Bersih di Sejumlah Daerah Terdampak Banjir

Image

Gaya Hidup

Sarah Sechan : Air Bersih Sesuatu yang Mewah

Image

News

Pascabanjir Bandang, Layanan Air Bersih di Sentani Masih dalam Keadaan Darurat

Image

News

Bupati Wonogiri Nilai Ganjar Pranowo Lamban Soal Penyelesaian Masalah Lingkungan

Image

News

Cerita dari Paranggupito, Berpuluh Tahun Lamanya Kesulitan Air kini Menemukan Sumber Air dari Perut Bumi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Rusak Dimakan Rayap, Rumah Nenek Mariam Diperbaiki Kodim Malinau

"Kami sekeluarga tidak bisa membalas apa-apa, hanya doa yang bisa kami panjatkan, semoga kebaikan akan dibalas oleh Tuhan Yang Maha Esa"

Image
News

BNNP Banten Sita 50 Kilogram Ganja dari Bus AKAP asal Sumatera

Saat ini kami masih lakukan pengembangan lebih lanjut terkait hendak menuju kemana barang ini diedarkan.

Image
News
Wabah Corona

Favilavir, Obat Anti Virus Pertama untuk Perangi Infeksi COVID-19

Pemerintah China akhirnya memberikan ijin pemasaran Favilavir sebagai obat anti-virus untuk memerangi infeksi virus COVID-19

Image
News

Penyediaan Lahan Melebihi Kapasitas, Bekasi Mulai Batasi Pembangunan Apartemen

Jadi di apartemen itu hanya untuk tidur, model transit karena tinggal di Jakarta lebih mahal.

Image
News

Rapat di Semarang, Tito Tekankan Lagi Dana Desa Ditransfer Langsung ke Rekening Desa

"Tujuannya agar tidak ada hambatan birokrasi dan memotong birokrasi kalau lewat provinsi dan kabupaten/kota."

Image
News

Rektor UIC Minta Pemerintah Buka RUU Omnibus Law ke Publik

Omnibus Law paling ramai diprotes.

Image
News

Komisi II DPR Sebut Kehadiran BPIP Sangat Dibutuhkan Guna Membumikan Pancasila

Komisi II menyarankan agar BPIP bisa lebih fokus bekerja dibandingkan banyak mengeluarkan statement.

Image
News

Petugas Gagalkan Penyelundupan Narkotika Jenis Sabu dan Ekstasi di Lapas Banceuy

Petugas menemukan 31 butir pil ekstasi, 30 gram sabu, 15 buah telepon genggam, 21 headset, 17 charger, serta 40 kartu perdana.

Image
News

Tujuh Inovasi Kemenag dalam Peningkatan Layanan Haji

"Manasik sepanjang tahun pada 2020 ditargetkan bisa dilaksanakan di 34 provinsi"

Image
News

DPD RI dan Pemda Jateng Dorong Pihak Swasta Terlibat Dalam Meningkatkan Olahraga Indonesia

Dalam kunjungannya, Komisi III DPD RI menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen

terpopuler

  1. Geng Motor Beraksi di Cempaka Putih, Pedagang Pecel Lele Tewas dengan Luka Tusukan

  2. Kisah Ketika Mbah Maimoen Zubair Rembang dapat Melipat Waktu

  3. Tengah Hamil Muda, Ini 10 Potret Baby Bump Vanessa Angel yang Memesona

  4. Hanya Seorang Diri Bermodalkan Borgol, Brigadir Kepala Asep Somantri Berhasil Bekuk Pelaku Curanmor

  5. Washington jadi Kota Pertama yang Legalkan Pengomposan Manusia

  6. Jadi Sorotan, 6 Artis Bollywood Ini Disebut Berpenampilan Terbaik di Filmfare Awards 2020

  7. Beranjak Remaja, 10 Potret Cantik Asila Maisa Putri Ramzi yang Pandai Modeling

  8. 5 Fakta Menarik Simeone Inzaghi, Fanatik Pola 3-5-2 dan Kini Lebih Tenar dari Kakaknya Pippo Inzaghi

  9. Berada Ribuan Meter di Bawah Tanah, Ini 5 Fakta Unik Masjid Baabul Munawwar

  10. Arcandra Tahar: Cadangan Minyak RI Hanya Tersisa 0,2 Persen

fokus

Hutan Kecil Terarium
Target SDGs
Catatan 100 hari Jokowi-Ma'ruf Amin

kolom

Image
Abdul Aziz SR

Menanti Kebangkitan PPP

Image
Achmad Fachrudin

Paska Penolakan Pemulangan Mantan ISIS

Image
Hasan Aoni

PETIR

Image
Ujang Komarudin

Formula E yang Jadi Rame

Wawancara

Image
Gaya Hidup

Bintangi Get Married Series, Prilly Latuconsina Ragu Tak Bisa Seperti Nirina Zubir

Image
Gaya Hidup

Literasi

Rakerpus Perpusnas: Penguatan Indeks Literasi untuk SDM Indonesia Unggul

Image
Video

VIDEO Jejak Sepotong Roti Jakarta

Sosok

Image
News

Ceritakan Kisah Perjalanan Psikologi di Mako Brimob, 5 Fakta Menarik Buku 'Panggil Saya BTP'

Image
News

20 Tahun Berkarier hingga Jadi Direktur Freeport, 5 Fakta Penting Claus Wamafma

Image
News

Angkat BTP Jadi Bos Pertamina hingga Pecat Dirut Garuda, 5 Kinerja Erick Thohir Ini Sukses Curi Perhatian